Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Sepekan Tragedi Robohnya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Basarnas temukan Satu Jenazah Lagi, Total 54 Meninggal Dunia, 104 Selamat

Redaksi • Senin, 6 Oktober 2025 | 13:23 WIB
Tragedi ambruknya musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo tercatat 54 meninggal dunia, 104 selamat.
Tragedi ambruknya musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo tercatat 54 meninggal dunia, 104 selamat.

SIDOARJO (RIAUPOS.CO) - Setelah tragedi robohnya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Kabupaten Sidoarjo, Senin (29/9/2025) lalu, operasi pencarian, pertolongan, dan penyelamatan (SAR), sudah berjalan sepekan.

"Update terakhir pada Senin (6/10/2025) pukul 03.34 WIB, kita sudah menemukan satu jenazah lagi sehingga menurut hitungan kami sudah diperoleh 54 jenazah," ujar Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Yudhi Bramantyo, Senin (6/10/2025).

Dari 54 jenazah yang berhasil dievakuasi, 5 di antaranya berupa potongan tubuh (body part), seperti bagian tubuh tanpa kaki kanan, pinggul sampai kiri, badan, kaki kiri, tangan kanan,badan dan kaki kiri, serta bagian tubuh tanpa kaki kanan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Pak Dandim terkait sisi bangunan yang ada di sisi Selatan yang masih menempel. Mudah-mudahan bisa selesai hari ini, lalu nanti kita bersihkan semua, kami akan tetap maksimal," imbuhnya.

Bramantyo menyebut total korban yang berhasil dievakuasi hingga Senin (6/10/2025) pukul 03.34 WIB adalah 158 orang, dengan rincian 104 korban selamat, 54 korban meninggal, dan diduga belasan orang masih hilang.

Sementara itu, Deputi Penanganan Darurat BNPB Budi Irawan mengatakan, korban meninggal dalam tragedi runtuhnya bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo ini terbanyak dibanding bencana yang terjadi 2025.

"Dari bencana-bencana alam maupun nonalam yang terjadi tahun 2025, itu tidak ada korban yang meninggal sebanyak yang ada di Sidoarjo. Di sini adalah yang terbesar dan kita turut prihatin," ucap Budi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menargetkan proses pengangkatan material reruntuhan bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo, bisa rampung hari ini.

"Hari ini bukan sampai matahari terbenam, tetapi hari ini sampai jam 00.00 wib nanti malam. Jadi target saya semuanya sudah rata. Mudah-mudahan kita bisa temukan jenazah yang terpisah," tukasnya.

Bangunan empat lantai yang difungsikan sebagai musala di area Pondok Pesantren Al Khoziny, tiba-tiba ambruk pada Senin (29/9/2025) sekitar pukul 15.35 WIB.

Insiden tragis ini terjadi saat para santri sedang melakukan Salat Asar berjamaah pada rakaat kedua. Akibatnya, banyak santri yang terjebak dalam reruntuhan bangunan. (*)

Editor : M. Erizal
#Ponpes Al Khoziny #korban #sidoarjo #musala roboh #Musala Ambruk