Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Curhatan Susi Pudjiastuti Viral! Laporan Terkait Serangan Brutal Anjing Liar Diduga Rabies di Peternakan Rusa Miliknya Tak Ditanggapi Polres

Redaksi • Selasa, 18 November 2025 | 09:25 WIB

Curhatan Susi Pudjiastuti di X
Curhatan Susi Pudjiastuti di X


RIAUPOS.CO – Curhatan Susi Pudjiastuti di X (dulu Twitter) vira. Susi Pudjiastuti mengungkap tragedi di peternakan pribadinya.

Ia merasa dikhianati oleh mereka yang acuh hewan-hewan rusa milik Susi Pudjiastuti. Banyak yang mati setelah diserang anjing-anjing liar, yang diduga terinfeksi rabies.

Susi menyatakan bahwa dalam beberapa hari terakhir, rusa-rusanya diserang secara brutal. Ada yang awalnya hanya terluka, namun kemudian meninggal beberapa hari kemudian. Dugaan kuatnya: serangan datang dari anjing liar yang “mengeroyok” kawanan rusa tersebut.

Tak hanya kehilangan hewan berharga, rasa frustasi Pudjis semakin dalam karena laporan resminya ke polisi (Polres) serta dinas terkait tampaknya lewat begitu saja.

Menurut dia, tidak ada tindak lanjut yang berarti. Ketika dia bersama tim mengajak pihak berwenang. Untuk berburu anjing-anjing pelaku, jawabannya justru mengecewakan “menunggu arahan atasan.”

Kasus ini membuka persoalan serius soal populasi anjing liar di lingkungan pedesaan dan potensi risiko rabies.

Rabies sendiri adalah penyakit virus yang menyerang sistem saraf pusat hewan dan manusia, dan umumnya ditularkan lewat gigitan hewan, terutama anjing.

Beberapa daerah mencatat lonjakan kasus gigitan anjing liar yang diduga rabies.

Misalnya, di Buleleng, Bali, satu warga meninggal setelah digigit anjing liar dan tak sempat mendapatkan vaksinasi anti-rabies (VAR).

Kasus serupa muncul di Kupang, di mana lima warga dilaporkan digigit oleh anjing luar dan langsung mendapatkan perawatan VAR.

Di Pekanbaru Riau pada Agustus 2025 lalu, sedikitnya, sembilan orang menjadi korban gigitan, termasuk seorang balita berusia 2 tahun. Anjing liar tersebut berjumlah tiga ekor, satu di antaranya berhasil dibunuh warga.

Dinas terkait sering menggelar vaksinasi massal atau operasi darurat saat kasus gigitan meningkat pesat. Namun, di sisi lain, kontrol terhadap populasi hewan liar tetap menjadi tantangan utama.

Kisah Susi Pudjiastuti memperlihatkan bagaimana kelalaian bisa menelan korban tidak hanya manusia. Tetapi juga hewan peliharaan yang rentan. Selain kerugian materi, dampak emosional bagi pemilik tentu sangat berat.

Apa yang diharapkan Susi bukan hanya kompensasi, tetapi tindakan nyata agar tragedi serupa tak terulang.

Editor : M. Erizal
#viral #anjing rabies #anjing liar #susi pudjiastuti #gigitan anjing rabies