BUKITTINGGI (RIAUPOS.CO) -- Berbagai instansi pemerintah datang ke Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana banjir bandang.
Beberapa di antaranya, BNPB, TNI-Polri, Polda Riau, Basarnas, hingga beberapa kementerian. Namun ada bagian dari pemerintah daerah yang datang justru hanya untuk berswafoto. Hal ini diungkapkan beberapa warga di Kecamatan Palembayan, Rabu (3/12/2025).
Fitri (44) bercerita, 5 hari pasca bencana, sejumlah instansi datang ke lokasi. Hari pertama bencana, TNI-Polri datang untuk memberi bantuan dan evakuasi. "Besoknya datang rombongan Pak Bupati. Tapi cuma sehari saja," tuturnya.
Diakui dia, memang ada beberapa mobil Pemda plat merah BA datang ke lokasi. Namun hanya untuk melihat-lihat saja. Bersawafoto lalu pergi. "Datang selfie-selfie, lalu pergi. Kadang bikin macet juga. Karena mobil logistik besar-besar, mobilnya berhenti di pinggir menghalangi jalan," ungkapnya.
Riaupos.co yang sudah tiga hari berada di Kecamatan Palembayan, memang belum ada melihat bantuan diberikan oleh Pemda setempat. Mobil plat merah yang hadir, hanya hilir mudik. Bahkan ada sama sekali yang tidak turun.
Hingga kini masih banyak masyarakat yang terisolir. Terutama warga di Nagari Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan. Disana ada 1.000 lebih masyarakat yang terisolasi. Tim gabungan Brimob tengah berupaya membuka akses lokasj jalan.
Editor : Rinaldi