Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Fundamental Internal Jaga Peluang Penguatan IHSG 

Tim Redaksi • Senin, 6 April 2026 | 14:19 WIB
HANS KWEE. (JPG)
HANS KWEE. (JPG)

 

JAKARTA (RIAUPOS) - Tekanan geopolitik global masih membayangi pasar keuangan. Namun, peluang penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dinilai tetap terbuka seiring fundamental ekonomi domestik yang relatif solid.

Pengamat Pasar Modal Hans Kwee menilai, volatilitas pasar saham saat ini lebih banyak dipicu faktor eksternal, terutama eskalasi konflik geopolitik dan dinamika ekonomi global. “Gangguan distribusi energi bahkan disebut dapat menguras cadangan dan memicu potensi kelangkaan minyak dan gas di sejumlah negara,” tuturnya.

Sejumlah lembaga keuangan internasional memperkirakan harga minyak akan tetap berada pada level tinggi dalam waktu dekat. Meskipun demikian, fundamental ekonomi Indonesia dinilai masih cukup kuat. Pemerintah juga menunda kenaikan harga BBM untuk menjaga inflasi sekaligus stabilitas sosial.

Baca Juga: Imbas Krisis Timur Tengah, IHSG Terkoreksi 4,57 Persen

Defisit fiskal pun tetap dikendalikan melalui efisiensi belanja serta optimalisasi penerimaan negara, termasuk dari pajak ekspor batu bara. Dari sisi pasar modal, otoritas juga terus memperkuat struktur pasar. 

OJK, BEI, serta Self-Regulatory Organization (SRO) telah merampungkan berbagai inisiatif yang diminta penyedia indeks global. “Perbaikan struktural ini menjadi katalis positif jangka panjang bagi pasar saham Indonesia,” kata Hans.

Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak konsolidatif dengan kecenderungan menguat. Level support berada pada kisaran 6.917 hingga 6.800, sementara resistance berada di rentang 7.207 sampai 7.323.(mim/dio/jpg) 

Editor : Arif Oktafian
#ihsg #fundamental ekonomi indonesia #geopolitik