Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Imbas Krisis Timur Tengah, IHSG Terkoreksi 4,57 Persen

T
Penulis: Tim Redaksi❯

Ilustrasi IHSG anjlok 4,57 persen ke level 7.577 dipicu sentimen negatif Fitch dan konflik Timur Tengah pada perdagangan Rabu (4/3/2026).
Ilustrasi IHSG anjlok 4,57 persen ke level 7.577 dipicu sentimen negatif Fitch dan konflik Timur Tengah pada perdagangan Rabu (4/3/2026).

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Tekanan geopolitik langsung mengguncang pasar keuangan domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi hingga 4,57 persen pada perdagangan Rabu (4/3). Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebut pelemahan ini tak berdiri sendiri, melainkan sejalan dengan koreksi tajam di pasar regional.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa (BEI) Irvan Susandy menjelaskan, indeks-indeks Asia seperti Kospi, SET, Kosdaq, Nikkei, Taiwan TAEIX, hingga ASX juga tertekan. Bahkan, Korea Selatan sempat mengalami trading halt setelah indeksnya turun lebih dari 8 persen.

“Hal ini merupakan dampak eskalasi tensi geopolitik di Timur Tengah yang terus memanas, termasuk penutupan Selat Hormuz oleh Iran yang memicu kekhawatiran krisis energi,” ujar Irvan.

Waspadai Harga Minyak Tembus 100 Dolar AS per Barel Head of Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata menambahkan, konflik Timur Tengah membuat pasar energi global dalam mode waspada. Ancaman terhadap Selat Hormuz memicu lonjakan harga minyak dan meningkatkan risiko inflasi energi global.


Advertisement
Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Presiden Turki Erdogan Sebut Pemicu Utama Krisis di Timur Tengah Disebabkan Provokasi Israel

Presiden Turki Erdogan Sebut Pemicu Utama Krisis di Timur Tengah Disebabkan Provokasi Israel

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pemicu utama terjadinya krisis di Timur Tengah disebabkan Provokasi Israel.

Rudal Iran Hantam Pusat Intelijen AS di Teluk dan Irak

Rudal Iran Hantam Pusat Intelijen AS di Teluk dan Irak

IRGC Iran klaim rudal mereka hantam pusat intelijen AS di Teluk dan Irak, serta pastikan Selat Hormuz akan tetap ditutup ketat.

Perang Picu Lonjakan Harga Minyak

Perang Picu Lonjakan Harga Minyak

Perang AS-Iran memicu penutupan Selat Hormuz dan membuat harga minyak dunia melonjak 5 persen, mengancam pasokan energi global.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer