Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

79 Rumah Warga di Pulau Kijang Terbakar

Tim Redaksi • Kamis, 9 April 2026 | 11:41 WIB
Warga berusaha menyelamatkan barang saat kebakaran di kawasan Pasar Bom, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (8/4/2026). (WARGA UNTUK RIAU POS)
Warga berusaha menyelamatkan barang saat kebakaran di kawasan Pasar Bom, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (8/4/2026). (WARGA UNTUK RIAU POS)

 
TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Siang yang bia­sanya tenang di kawasan Pasar Bom, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir berubah menjadi kepanikan, Rabu (8/4). Kobaran api tiba-tiba membesar  dan melalap permukiman padat penduduk sekitar pukul 11.10 WIB.

Dalam hitungan jam, sedikitnya 79 rumah warga hangus terbakar. Api menjalar cepat di antara bangunan semipermanen yang saling menempel di Jalan Pahlawan Pasar Bom, Jalan Tengah hingga Jalan Tepi Laut, RT 01 dan 02 RW 04.

Asap hitam membubung tinggi dan terlihat dari kejauhan. Warga berlarian menyelamatkan diri serta harta benda seadanya saat api semakin tak terkendali.  Safrizal, warga setempat, menyebut api pertama kali terlihat dari salah satu rumah di kawasan Pasar Bom dalam kondisi sudah membesar. “Api sudah tinggi, asap hitam langsung mengepul. Tak lama api merambat ke rumah lain,” ujarnya.

Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, keterbatasan peralatan membuat kobaran api sulit dikendalikan. Dalam kejadian itu, satu warga mengalami luka ringan akibat tertimpa seng.

Baca Juga: Mutiara Faiza Lukman, Siswa MAN Insan Cendekia Siak Lolos 7 Kampus Ternama Luar Negeri 

Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi dan berjibaku memadamkan api bersama masyarakat. Setelah beberapa jam, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 14.00 WIB.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Inhil Junaidi Ismail memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, satu warga bernama Mulyadi mengalami luka ringan. “Korban jiwa nihil. Satu warga mengalami luka ringan akibat tertimpa seng,” jelasnya.

Ia menambahkan, petugas Damkar Reteh yang saat itu berada di kegiatan masyarakat langsung menuju lokasi begitu menerima laporan. “Personel segera turun ke lokasi dan melakukan pemadaman bersama Damkar Inhil, dibantu masyarakat,” katanya.

Proses pendinginan kemudian dilanjutkan hingga sore hari untuk memastikan tidak ada lagi titik api. “Sumber air diambil dari sungai terdekat. Hingga pukul 16.00 WIB, proses pendinginan masih berlangsung,” tambahnya.

Baca Juga: Panen Raya Jagung 2026, Kolaborasi Multi Pihak Wujudkan Kemandirian Pangan Berkelanjutan

Camat Reteh Hasnur Rasidi menyampaikan, berdasarkan data sementara hingga malam hari, sebanyak 79 rumah hangus terbakar, 9 unit rusak berat dan 19 unit rusak ringan. “Data ini masih bersifat sementara dan akan didata ulang agar tidak ada yang terlewat,” ujarnya.

Selain itu lanjutnya, pihak peemerintah kecamatan juga telah menyediakan tempat tinggal sementara bagi warga yang rumahnya terbakar. “Ada juga korban yang rumahnya terbakar ngungsi untuk semenatara ke rumah sanak saudara,” tuturnya.

Terpisah, Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora SIK melalui Kapolsek Reteh AKP Syahril saat dikonfirmasi mengatakan penyebab kebakaran hingga saat ini masih dalam penyelidikan. “Penyebab belum diketahui, masih dalam penyelidikan. Kerugian juga belum dapat ditaksir,”singkatnya.(*2)

Editor : Arif Oktafian
#indragiri hilir #Kapolres Inhil #tembilahan #dpkp #kebakaran