Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Komcad Indonesia Sudah 50 Ribu Orang, Hari Ini 1.733 ASN Kembali Ikuti Latihan Dasar Kemiliteran 

Redaksi • Rabu, 22 April 2026 | 13:44 WIB
Kepala Bacadnas Kemhan Letjen TNI Gabriel Lema foto bersama ribuan ASN dari 55 kementerian dan lembaga yang akan mengikuti Latsarmil pembentukan Komcad ASN. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
Kepala Bacadnas Kemhan Letjen TNI Gabriel Lema foto bersama ribuan ASN dari 55 kementerian dan lembaga yang akan mengikuti Latsarmil pembentukan Komcad ASN. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Saat ini tercatat sudah ada sebanyak 50 ribu Komponen Cadangan (Komcad) Indonesia. Jumlah itu dibentuk oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) sejak 2021. Mereka ini terdiri dari berbagai latar belakang. Baik Komcad reguler maupun Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sebanyak 55 kementerian dan lembaga, ikut dalam pembentukan Komcad ini. Mereka adalah ASN. Namun Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) Kemhan ternyata sudah lebih dulu membentuk Komcad dari ASN Kemhan. 

Hari ini, ada sebanyak 1.733 ASN kembali dilepas untuk mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) dalam rangka pembentukan Komcad. "Jumlah sekarang mendekati 50 ribu anggota Komponen Cadangan. Terstruktur, terkomposisi, baik itu Komponen Cadangan yang bersifat reguler, Komponen Cadangan yang bersifat dari ASN yang sudah didahului oleh ASN Kementerian Pertahanan, sekarang seluruh kementerian dan lembaga," ucap Kepala Bacadnas Kemhan Letjen TNI Gabriel Lema.

Baca Juga: Kemhan Tak Akan Izinkan Asing Buat Pangkalan Militer di RI

Menurut Gabriel, ASN adalah potensi besar dalam ikhtiar pembentukan Komcad. Sebab, jumlah ASN se-Indonesia mencapai 5 juta orang. Menurut dia, angka itu menunjukkan potensi kekuatan yang besar. Sehingga Kemhan terus mengajak agar para ASN di level pusat dan daerah untuk bergabung dalam program pembentukan Komcad.

"ASN ini kurang lebih jumlah sekitar hampir 5 juta di seluruh Indonesia. Itu potensi kekuatan pertahanan yang terbesar. Tentunya proses penyiapannya harus dilalui dan disiapkan oleh kita semua," kata dia.

Meski jumlahnya sudah 50 ribu, pembentukan Komcad terus berlanjut. Khusus ASN di level pusat, Kemhan menarget 4 ribu Komcad tahun ini. Karena itu kekurangan 2.227 ASN kementerian dan lembaga akan diupayakan terpenuhi dalam pembentukan ASN Komcad gelombang kedua.

Baca Juga: Didampingi Seratusan Kader Pemuda Pancasila, Anto Rachman Hadiri Sidang Gubri Nonaktif Abdul Wahid

"Sebagaimana awal tahun, menteri pertahanan sudah menegaskan bahwa tahun 2026, 4.000 ASN akan kami bentuk dalam Komcad. Gelombang pertama belum memenuhi 2.000 ASN, tetapi ini nanti akan kami lengkapi di gelombang kedua nanti," kata dia.

Sebanyak 1.773 calon Komcad ASN sudah dilepas oleh Gabriel melalui upacara pelepasan ribuan ASN di Base Ops Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur (Jaktim), hari ini. Dia menyebut, 1.773 calon ASN Komcad itu berasal dari 2.000 lebih ASN yang ikut seleksi.

Pembentukan Komcad berlatar belakangan ASN merupakan salah satu bagian dari pelaksanaan agenda nasional. Yakni bela negara untuk memperkuat karakter kebangsaan dan mewujudkan sistem pertahanan keamanan rakyat semesta (sishankamrata). "Program ini sudah menjadi suatu agenda nasional, bahwa akan dilaksanakan di lingkup Aparatur Sipil Negara, baik kementerian maupun lembaga," ucap Gabriel.

Sumber: Jawapos.com

Editor : Rinaldi
#latihan dasar kemiliteran #kementerian pertahanan #Komcad