PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Riau mengikuti kegiatan Pelatihan Mediator yang diselenggarakan oleh Pusat Pelatihan Pengembangan Pendayagunaan Mediasi (P4M), Rabu (29/4/2026).
Digelar di Hotel Grand Mercure Harmoni Jakarta, kegiatan ini diikuti Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Riau. Terkait keikutsertaan ini, Kepala Kanwil Kemenkum Riau Rudy Hendra menekankan, kegiatan merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang mediasi sebagai alternatif penyelesaian sengketa yang efektif dan berkeadilan.
"Melalui kegiatan ini kita berharap kompetensi mediator di lingkungan Kanwil Kemenkum Riau semakin meningkat, sehingga mampu memberikan kontribusi dalam penyelesaian sengketa secara damai, profesional dan berintegritas," ungkapnya.
Baca Juga: Gerak Cepat Usai Desk Evaluasi, Kemenkum Riau Tuntaskan Perbaikan WBBM
Dalam kegiatan itu para peserta mendapatkan materi terkait persiapan teknis perundingan mediasi yang meliputi penentuan waktu dan tempat. Penyiapan ruang mediasi yang netral dan kondusif, penjadwalan sesi, serta penyiapan dokumen pendukung. Hal ini bertujuan untuk memastikan proses mediasi berjalan secara tertib, sistematis, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, peserta juga dibekali dengan strategi mediasi yang mencakup identifikasi isu utama, penyusunan alur pembahasan, serta teknik komunikasi dalam menghadapi dinamika konflik. Pendekatan mediasi P4M menekankan pentingnya akuntabilitas, dokumentasi yang baik, serta kepatuhan terhadap kode etik mediator dalam setiap tahapan proses mediasi.
Pelatihan ini menekankan bahwa keberhasilan mediasi tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis. Tetapi juga kesiapan psikologis para pihak serta kemampuan mediator dalam menciptakan suasana yang kondusif.
Baca Juga: Audiensi Bersama PLN, Pemasangan Kabel Bawah Laut di Kuala Kampar Ditargetkan Rampung Mei 2026
Dengan demikian, proses mediasi diharapkan mampu menghasilkan solusi yang saling menguntungkan atau win-win solution, dan menjaga hubungan baik antar pihak.
Editor : Rinaldi