Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

JCH Mulai Bergerak ke Arafah Hari Ini

Tim Redaksi • Senin, 25 Mei 2026 | 11:44 WIB
JCH. (JPG)
JCH. (JPG)

 

MAKKAH (RIAUPOS.CO) - Persiapan layanan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) terus dimatangkan. Seluruh jemaah haji Indonesia saat ini telah tiba di Makkah dan mulai bergerak menuju Arafah, Senin (25/5) hari ini.

Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff, mengatakan pergerakan jemaah dari hotel menuju Arafah secara bertahap dalam tiga trip, yaitu pukul 07.00, 11.30, dan 16.30 Waktu Arab Saudi (WAS). 

“Besok (hari ini, red), 8 Zulhijah, pendorongan jemaah calon haji Indonesia dari hotel menuju Arafah mulai dilakukan bertahap. Kami mengimbau seluruh jemaah untuk mematuhi jadwal, mengikuti arahan petugas, tidak bergerak sendiri, dan tidak terpisah dari rombongan,” ujarnya dikutip dari https://haji.go.id, Ahad (24/5).

Baca Juga: Sembilan WNI Relawan Global Sumud Flotilla yang Ditangkap Israel Disambut dengan Gemuruh Takbir saat Tiba di Bandara Soetta

Maria menjelaskan, sejak kemarin, pukul 07.00 waktu Arab Saudi, Satuan Tugas Arafah mulai diberangkatkan ke lokasi untuk memastikan kesiapan layanan Armuzna, mulai dari pengecekan akhir tenda, konsumsi, transportasi, kesehatan, bimbingan ibadah, pelindungan jemaah, hingga proses penerimaan jemaah di Arafah.

Maria juga mengajak jemaah dan petugas untuk saling peduli, terutama kepada jemaah lansia, disabilitas, perempuan, dan jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu. 

“Jika melihat jemaah berjalan sendiri, tampak kebingungan, kelelahan, atau terpisah dari rombongan, segera arahkan kepada petugas terdekat. Keselamatan jemaah adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Petugas Haji Daerah (PHD) Indragiri Hilir (Inhil) Riau, Akbar Jumady, mengatakan berbagai persiapan terus dimatangkan. Mulai dari kesiapan transportasi hingga distribusi konsumsi bagi jemaah menjadi perhatian utama petugas. “Persiapan Armuzna dan pembagian makanan untuk jemaah di Mina pada 12 dan 13 Zulhijah terus dilakukan,” ujarnya, Ahad (24/5).

Baca Juga: Biaya Pengobatan Membengkak, BPJS Rogoh Rp151,4 T, Penderita Diabetes Militus Usia Muda Meningkat

Wukuf di Arafah yang dilaksanakan pada 9 Zulhijah dan wajib diikuti seluruh jemaah. Setelah itu, jemaah akan bergerak menuju Muzdalifah sebelum melanjutkan perjalanan ke Mina untuk menjalani rangkaian ibadah lempar jumrah. “Kami berharap seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, tertib dan lancar,” tuturnya.

Sementara menjelang Armuzna, beberapa JCH Kuantan Singingi terserang batuk dan pilek karena cuaca, mencapai 43-47 derajat Celcius. Namun tidak ada yang dirawat. “In sya Allah, besok (hari ini, red) semua jemaah bertolak ke Arafah untuk wukuf,” ujar Petugas Haji Daerah (PHD) Kuansing Bidang Kesehatan, dr R Natalia Dedetuwitri, Ahad (24/5). 

Kloter BTH 3 Lengkap di Makkah

Seluruh jemaah haji Kloter BTH 3 telah lengkap berada di Makkah setelah satu JCH yang sebelumnya dirawat di Madinah kembali bergabung dengan rombongan. Jemaah atas nama Syafrudin tiba di Makkah Kamis (22/5) usai menjalani perawatan di RS Saudi Germany.

Ketua Kloter BTH 3, Paulina Riska mengatakan, kondisi seluruh jemaah saat ini dalam keadaan baik. “Alhamdulillah, jemaah atas nama Syafrudin yang sebelumnya dirawat sudah kembali bersama rombongan di Makkah. Dengan demikian seluruh jemaah BTH 3 saat ini lengkap,” ujarnya.

Paulina menyebutkan, bersama koordinator Armuzna sektor dan pihak Syarikah Al Bait Guest telah melakukan survei lokasi tenda Armuzna di Markaz 86. Hasilnya, tenda Mina telah disiapkan sesuai manifes sebanyak 443 jemaah. Sedangkan tenda Arafah saat ini tersedia untuk 405 jemaah dan sisanya akan segera ditambah oleh pihak penyedia layanan.

Baca Juga: Mentan Amran Sulaiman Komitmen Terus Berantas Mafia Pangan dan Koruptor demi Petani Indonesia

Dapat Porsi, Sejumlah Warga Meranti Tunda Berangkat 

Di tengah panjangnya antrean JCH di Indonesia, tiga warga Kabupaten Kepulauan Meranti justru memilih menunda keberangkatan meski telah mendapat porsi. Mereka adalah Irwan dan Nirwanasari asal Kecamatan Tebingtinggi, serta Sahril asal Kecamatan Rangsang. Dua nama pertama tercatat sudah tiga tahun menunda keberangkatan, sementara satu lainnya telah menunda selama dua tahun.

Kepala Kantor Kemenhaj Meranti H Surasman mengatakan, penundaan dilakukan dengan berbagai alasan. “Irwan dan Nirwanasari menunda keberangkatan karena merasa belum siap. Sedangkan Sahril kabarnya ingin menarik diri dari keberangkatan,” cerita Surasman, Ahad (24/5).

Menurutnya, khusus untuk calon jemaah yang ingin mengundurkan diri, pihaknya meminta agar mengajukan surat pernyataan resmi sebelum dana setoran dikembalikan dan kursi antrean dilepas. “Setelah proses selesai, baru dana setoran bisa dikembalikan,” jelasnya.(das/*2/ilo/wir)

Editor : Arif Oktafian
#haji2026 #jch #arafah