34 Penerbangan di SSK II Pekanbaru Dibatalkan

Tim Redaksi • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 10:27 WIB
Suasana ruang tunggu keberangkatan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru terlihat sepi. Hal ini dampak pembatalan penerbangan pesawat ke bandara Soekarno- Hatta maupun sebaliknya, Senin (7/9/2026). (MHD AKHWAN/RIAU POS)
Suasana ruang tunggu keberangkatan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru terlihat sepi. Hal ini dampak pembatalan penerbangan pesawat ke bandara Soekarno- Hatta maupun sebaliknya, Senin (7/9/2026). (MHD AKHWAN/RIAU POS)

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau masih mengganggu penerbangan di Jawa dan Sumatera. Hingga Senin (7/9) pukul 18.00 WIB, tujuh bandara masih ditutup sementara karena abu vulkanik berada di jalur penerbangan.

Berdasarkan Notam (Notice to Airmen), tujuh bandara yang ditutup adalah Soekarno-Hatta di Banten, Halim Perdanakusuma di Jakarta, Radin Inten II di Lampung, Husein Sastranegara di Jawa Barat, Pondok Cabe dan Budiarto di Banten, serta Muhammad Taufiq Kiemas di Lampung. 

Penutupan Bandara Soekar­no-Hatta juga berdampak terhadap keberangkatan enumpang pesawat dari Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru menuju Jakarta dan sebaliknya. Pada Senin (7/9) hingga pukul 20.00 WIB tercatat 34 penerbangan mengalami pembatalan.

Baca Juga: Minta Penanganan Erupsi Gunung Anak Krakatau Dilakukan Terpadu

General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad mengatakan  pembatalan penerbangan ini dilakukan mengingat aspek keselamatan baik penumpang maupun kru pesawat adalah yang utama. “Tim operasional Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II telah berkoordinasi dengan pihak maskapai dan instansi terkait,’’ ujarnya.

‘’Ini untuk memastikan penanganan terhadap penumpang yang mengalami penundaan penerbangan. Kami juga  secara rutin melakukan pembaharuan informasi terkait jadwal penerbangan yang terdampak erupsi Anak Gunung Krakatau,” tambahnya.

Bagi masyarakat yang akan bepergian melalui Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II diimbau untuk memantau jadwal penerbangannya dan berkoordinasi dengan pihak maskapai guna memastikan jadwal penerbangannya.

Baca Juga: Hukum Jangan Lagi Jadi Alat Penguasa 

Sementara itu, PGS General Manager Bandara SSK II Pekanbatu, Imamura Ginting menjelaskan, pembatalan selama 2 hari tersebut memberikan dampak signifikan pada Bandara SSK II Pekanbaru. “Kalau dari total penumpang pastinya lebih banyak yang menuju ke Jakarta atau ke Halim dibandingkan yang tadi kami sebutkan, yakni Batam, Kuala Lumpur, Singapura ataupun Kuala Namu,’’ jelasnya.

Ia menegaskan sejauh ini hanya penerbangan dari dan menuju Jakarta yang terdampak erupsi. Sedangkan tujuan lain masih  aman dan lancar. “Jadi, penerbangan yang dibatalkan hanya ke arah Pulau Jawa, sesuai dengan notam yang disampaikan kepada kami,’’ ujarnya.

‘’Jadi untuk pembatalan selain Jakarta itu sampai dengan saat ini tidak adakarena erupsi itu hanya beredar di sekitar Jawa, di ujung Sumatera, Lampung, Bandung, Halim, dan sekitarnya. Untuk penerbangan luar dari itu menurut kami masih aman karena sampai saat ini maskapai juga tidak ada memberitahu pembatalan di luar dari bandara yang ditutup,” lanjutnya.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Hingga saat ini masih banyak penumpang menuju Jakarta yang datang ke Bandara SSK II Pekanbaru untuk melakukan reschedule maupun refund. “Kami lihat juga beberapa penumpang yang batal hari ini (kemarin, red) itu melapor kepada pihak maskapai untuk melakukan refund ataupun reschedule penerbangan,’’ ujarnya.

‘’Kami dapat informasi pihak maskapai membebaskan, artinya tidak ada kena biaya untuk refund terhadap tiket tersebut. Kalau reschedule berdasarkan jumlah seat yang tersedia dijadwal ataupun tanggal yang diminta oleh para penumpang,” lanjutnya.

Terkait potensi pembatalan akibat erupsi ke depannya, Imamura mengaku belum bisa memastikan. “Kami belum bisa pastikan karena memang kita harus melihat kondisi alamnya,’’ jelasnya.

Baca Juga: Indonesia Didorong sebagai Pencipta AI di Tingkat Global

‘’Kalau memang abu vulkanik itu tidak ada lagi menyebar di area bandara-bandara tersebut, harapan kita juga segera dibuka karena ini juga berdampak kepada pergerakan masyarakat di tempat kita menuju Jakarta ataupun sebaliknya seperti itu,” tambahnya.

Berdasarkan catatan BMKG, abu vulkanik Gunung Anak Krakatau tersebar pada ketinggian 15.000-50.000 kaki atau 4,6-15,2 kilometer. Arah sebarannya berubah mengikuti kondisi angin. Karena itu, aspek keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam penutupan bandara.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, penutupan bandara diperpanjang sambil menunggu perkembangan terbaru dari BMKG. 

Baca Juga: Angka Kemiskinan versi BPS Beda dari Bank Dunia

Dampak erupsi terhadap penerbangan telah dirasakan sejak 5 September. Sebanyak 2.319 penerbangan dengan 270.337 penumpang terdampak. Rinciannya, 1.397 penerbangan dari bandara yang ditutup terdampak dengan jumlah penumpang 177.579 orang. Sebanyak 922 penerbangan lainnya mengalami pengalihan rute dengan total 92.758 penumpang.

Untuk menjaga konektivitas, Kementerian Perhubungan menyiapkan enam bandara alternatif, yakni Kertajati, Juanda, Yogyakarta International Airport (YIA), Adisutjipto, Ahmad Yani, dan Adi Soemarmo.

Empat penerbangan Garuda Indonesia telah mendarat di Kertajati sejak Ahad (6/9). Pada Senin (7/9), penerbangan dari Jeddah dan Amsterdam juga dijadwalkan dialihkan ke bandara tersebut.

Baca Juga: 8 Bandara Ditutup, Ribuan Penumpang Batal Terbang Empat Gunung Erupsi Serentak

Maskapai Singapore Airlines juga akan menggunakan pesawat Airbus A350 berkapasitas lebih besar. Sejumlah penerbangan dialihkan dengan transit di Surabaya dan Yogyakarta. Dudy mendorong maskapai memanfaatkan bandara alternatif dan pesawat berkapasitas besar. Langkah tersebut diharapkan mempercepat pemulangan penumpang yang masih tertahan di luar negeri.

”Di semua bandara tersebut kita siapkan juga transportasi lanjutannya. Supaya penumpang tidak terlalu berlama-lama di negara asal,” kata Dudy. Penumpang penerbangan internasional yang semula menuju Soekarno-Hatta, tetapi dialihkan ke bandara alternatif, mendapat fasilitas transportasi darat gratis.

Dudy memastikan Angkasa Pura menanggung penuh biaya transportasi lanjutan bagi penumpang yang mendarat di bandara alternatif. Transportasi tersebut berupa bus dan kereta api. ”Kita siapkan bus dan kereta untuk transportasi lanjutannya. Dan itu ditanggung sepenuhnya oleh Angkasa Pura,” ujarnya.

Baca Juga: Aktivitas Gunung Anak Krakatau Berlanjut, 4 Bandara Ditutup Sementara Akibat Sebaran Abu Vulkanik

Setelah bandara kembali dibuka, Kemenhub akan melakukan pembersihan runway, taxiway, dan apron sebelum operasional penerbangan dimulai. Maskapai juga diminta mengecek status penerbangan sebelum penumpang berangkat ke bandara. ”Status bisa berubah sewaktu-waktu tergantung sebaran abu. Keselamatan tetap prioritas,” tegas Dudy.(ayi/mia/raf/bry/lyn/oni/jpg)

 

Editor : Arif Oktafian
Gunung Anak Krakatau bandara ssk ii pekanbaru penerbangan dibatalkan