JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Dewan Pakar DPD RI Awards 2026 menetapkan tiga kandidat terbaik dari masing-masing kategori penghargaan. Proses seleksi dipastikan berlangsung independen tanpa intervensi pihak mana pun, dengan mempertimbangkan kualitas, inovasi, serta dampak nyata kontribusi para kandidat bagi masyarakat dan daerah.
Penetapan tiga besar tersebut dilakukan dalam rapat perdana Dewan Pakar yang berlangsung di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, awal pekan ini. Rapat yang berlangsung sekitar lima jam itu membahas rekam jejak dan kontribusi para kandidat sebelum menentukan nama-nama yang berhak melaju ke tahap seleksi berikutnya.
Dewan Pakar DPD RI Awards 2026 terdiri atas Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi, anggota DPD RI Agustin Teras Narang, serta Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (UI) Agustino Zulys.
Baca Juga: ISPU di 7 Kecamatan Inhu Sangat Tidak Sehat, Pembelajaran Jarak Jauh Diperpanjang
Anggota Dewan Pakar, Agustin Teras Narang, mengatakan setiap kategori memiliki indikator penilaian tersendiri. Namun, salah satu aspek penting yang menjadi perhatian adalah sejauh mana karya, inovasi, dan pengabdian para kandidat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurut dia, penghargaan ini tidak sekadar mengapresiasi prestasi individu, tetapi juga mendorong lahirnya berbagai terobosan yang berkontribusi terhadap kemajuan daerah.
Bidang pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, hingga pelestarian budaya dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
Baca Juga: Dua Pelajar Tenggelam di Pantai Senekip Bengkalis, Satu Korban Selamat
Teras Narang mengakui penentuan tiga besar bukan perkara mudah. Para kandidat yang berhasil masuk dalam tahapan seleksi memiliki rekam jejak pengabdian dan inovasi yang patut diapresiasi.
"Karena itu, Dewan Pakar harus melakukan pembahasan secara mendalam untuk menentukan kandidat yang dinilai paling layak berdasarkan manfaat dan dampak kontribusinya," ujarnya dalam rilis yang diterima Riaupos.co, Jumat (9/10/2026).
Dia menegaskan seluruh anggota Dewan Pakar bekerja berdasarkan pertimbangan profesional dan etika masing-masing.
Baca Juga: Bupati Rohul Bergelar Datuk Seri Setia Amanah Baginda Jabaringin, Ini Gelar Wabup dan Pimpinan DPRD
“Kami masing-masing punya etika. Tanpa ada aturan atau larangan apa pun, kami sudah punya etika siapa yang harus kami pilih,” ujarnya.
Teras Narang menambahkan, kandidat yang dipilih merupakan sosok yang memiliki kapasitas, kualitas, dan kapabilitas, terutama dalam memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, kesehatan, serta ketahanan pangan.
DPD RI Awards 2026 mencakup empat kategori, yakni Pelestari Budaya Daerah, Penggerak Desa Mandiri Pangan, Inovator Teknologi Kesehatan, serta Inovator Pendidikan Nonformal atau Pendidikan Luar Sekolah.
Baca Juga: Asap Masih Tebal di Kuansing, PJJ Diperpanjang Lagi
Dari hasil penilaian Dewan Pakar, masing-masing kategori menghasilkan tiga kandidat yang akan melanjutkan proses seleksi.
Pada kategori Pelestari Budaya Daerah, tiga nama yang masuk dalam daftar tersebut adalah Anitawati dari Maluku Utara, Endang Dzunuraini dari Jawa Timur, serta Muhammad Ridwan Alimuddin dari Sulawesi Barat.
Selanjutnya, kategori Penggerak Desa Mandiri Pangan diisi Asep Hidayat Mustopa dari Jawa Barat, Anang Ismail dari Jawa Tengah, dan Rivan Rinaldi dari Aceh.
Baca Juga: Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Pimpin Razia Pekat
Untuk kategori Inovator Teknologi Kesehatan, kandidat yang terpilih adalah Nur Arning Tengara Kasih dari DKI Jakarta, Megi Riomandala dari Bengkulu, serta Siti Nurmaini dari Sumatera Selatan.
Sementara itu, pada kategori Inovator Pendidikan Nonformal atau Pendidikan Luar Sekolah, tiga kandidat yang masuk dalam daftar adalah Alvian Wardhana dari Kalimantan Selatan, Egi Trialogi dari Jawa Barat, dan Taryaningsih dari Jawa Timur.
Penetapan tiga besar ini menjadi bagian dari tahapan seleksi DPD RI Awards 2026 untuk menjaring figur-figur yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
Baca Juga: Peringati Geodiversity Day, Pegadaian Edukasi Siswa di Geopark
Melalui penghargaan tersebut, DPD RI diharapkan dapat memberikan ruang apresiasi bagi individu yang mengembangkan inovasi dan menjalankan pengabdian bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Editor : M. Erizal