Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Datang dari Benua yang Berbeda, Inilah Sejarah Australia Tampil di Piala Asia

Redaksi • Sabtu, 27 Januari 2024 | 11:05 WIB

Pemain Australia di Piala Asia 2023. Timnas Australia akan jadi lawan Indonesia di babak 16 besar.
Pemain Australia di Piala Asia 2023. Timnas Australia akan jadi lawan Indonesia di babak 16 besar.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Secara geografis, Australia bukanlah negara yang terletak pada benua Asia. Negeri Kangguru ini berada dalam benua Australia. Namun mereka bisa iku di ajang Piala Asia. Kok bisa?

Benua Australia berada di bagian bumi timur dan belahan bumi selatan. Letak geologis inilah yang membuat Australia sering disebut sebagai benua bawah.

Australia merupakan negara yang akan dihadapi oleh timnas Indonesia dalam lanjutan laga Piala Asia di babak 16 besar. Keikutsertaan Australia dalam Piala Asia menjadi sorotan bagi penggemar sepakbola yang belum mengetahui sejarah di baliknya.

Sebelumnya Austalia merupakan bagian dari Konfederasi Sepakbola Oseanik (OFC) dan tidak berpatisipasi di Piala Asia. Namun dikarenakan peluang untuk mencapai Piala Dunia FIFA yang terbatas, Austalia beralih ke Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) pada tahun 2006.

Dilansir dari WION, Sabtu (27/1/2024), sejak menjadi anggota FIFA pada tahun 1996, Australia hanya mampu lolos ke Piala dunia sebanyak dua kali yaitu pada tahub 1974 dan 2006.

Menurut koefisian FIFA, tim peringkat rendah pada Konfederasi Sepakbola Oseanik (OFC) hanya mendapat 0,5 slot di Piala Dunia dan akhirnya membawa mereka pada babak play-off yang memiliki peluang kecil untuk lolos.

 Sebelum tahun 2006,  Timnas Sepakbola Australia atau yang disebut dengan Socceroos gagal mencapai piala dunia FIFA setelah menghadapi tim besar Amerika Selatan pada babak play-off.

Sementara itu AFC memiliki koefisien yang lebih baik. Konfederasi Sepakbola Asia ini memiliki jaminan 4,5 slot di Piala Dunia dengan rincian empat jaminan tempat dan satu tempat play-off.

Hal tersebut membuat Australia merasa bahwa AFC tempat yang tepat untuk mereka. Sebab AFC memberikan peluang yang lebih besar untuk membawa mereka ke Piala Dunia. Piala Dunia merupakan kompetisi paling bergengsi di dunia. Negara manapun akan selalu meletakkan mimpinya di sana. Tempat berkumpulnya para pemain terbaik di planet ini.

Di samping itu Australia menyadari bahwa pemain mereka memiliki bakat yang cukup untuk bersaing di level dunia.  Sementara itu bagi AFC, bergabungnya Australia dinilai mampu meningkatkan persaingan serta menghasilkan kinerja yang lebih baik karena kualitas yang dimiliki pemain Australia.

Sejak bergabung dengan AFC, Australia tidak pernah melewatkan Piala Dunia FIFA. Mereka lolos pada tahun 2010, 2014, 2018, dan 2022. Pada kualifikasi Piala Dunia FIFA 2022, Australia berhasil lolos ke Piala Dunia dengan mengalahkan Peru melalui adu penalti pada pertandingan play-off.

Penyebab lain yang membuat Australia memutuskan pindah ke AFC adalah untuk memberikan tempat yang lebih baik bagi para pemainnya agar lebih berkembang ke depannya.

Hal ini karena Australia merasa tidak ada persaingan yang besar dengan negara-negara anggota OFC yang terdiri dari Papua Nugini, Fiji, Solomon Islands, dan beberapa negara lainnya.

Berbeda dengan Asia yang memiliki Jepang, Korea Selatan dan beberapa negara hebat lainnya dalam sepak bola yang bisa membuat tim-tim lain berkembang ketika sering dihadapkan dengan mereka.

Di sisi lain, secara geografis Australia merupakan negara yang letaknya paling dekat dengan benua Asia. Oleh karenanya Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) menyambut baik usulan tersebut dan menyetujui bergabungnya Australia pada konfederasi mereka pada tahun 2006.

Sejak bergabung dengan AFC, pencapaian terbaik Australia adalah saat berhasil menjurai Piala Asia pada tahun 2015. Mereka hanya kalah satu pertandingan pada turnamen tesebut di babak penyisihan grup melawan Korea Selatan.

 

Editor : RP Edwar Yaman
#australia #Piala Asia 2023 #timnas indonesia #fifa #babak 16 besar