LONDON (RIAUPOS.CO) – Arsenal memuncaki klasemen sementara Liga Inggris usai mengalahkan tamunya Brentford 2-1 dalam matchday ke-28 di Emirates Stadium, London, Ahad (10/3/2024) dini hari WIB. Kai Havertz menjadi pahlawan kemenangan Arsenal berkat golnya jelang akhir pertandingan.
Sebelum gol kemenangan Kai Havertz, Arsenal membuka skor melalui Declan Rice. Namun Brentford menyamakan kedudukan 1-1 lewat gol Yoane Wissa. Dikutip dari laman ESPN.com, dengan tambahan tiga poin itu membawa Arsenal ke puncak klasemen sementara Liga Inggris dengan 64 poin. The Gunners (julukan Arsenal) unggul satu poin dari Liverpool di posisi kedua yang akan menghadapi Manchester City, Ahad ( 10/3) malam ini. Sedangkan Brentford menempati urutan ke-15 dengan 26 poin.Baca Juga: Tekuk Bologna 1-0, Inter Milan Raih Kemenangan Ke-10 Beruntun di Serie A
Ya, Kai Havertz kembali jadi sorotan. Pemain mahal Arsenal yang menghabiskan sebagian besar musim ini dengan kondisi kurang fit, memberikan kontribusi tak ternilai untuk menjaga The Gunners tetap berada di jalur juara Liga Inggris.
“Jika seseorang mengatakan kepada saya setelah dua atau tiga bulan pertama bahwa seluruh stadion akan menyanyikan lagunya dengan semangat, dengan perasaan itu, dengan chemistry itu, saya akan sulit mempercayainya. Itulah yang terjadi pada orang-orang baik. Dia pemain yang luar biasa,” kata manajer Mikel Arteta tentang Kai Havertz setelah pertandingan.
Arsenal menjadi tim keempat yang memenangkan masing-masing dari delapan pertandingan liga pertama mereka dalam satu tahun kalender, dan semuanya memenangkan gelar musim itu: Manchester United pada tahun 2009, Liverpool pada tahun 2020, dan Man City pada tahun 2021. Akankah Arsenal juga bisa melakukannya? Menarik untuk ditunggu karena kompetisi masih menyisakan 10 pertandingan lagi.Baca Juga: Dua Kali Digagalkan Pep Guardiola Jadi Juara Liga Inggris, Klopp Tak Pernah Frustrasi
Dalam laga dini hari tadi, Brentford membuat Arsenal harus bekerja keras. Declan Rice membawa Arsenal unggul pada menit ke-16 lewat sundulan yang luar biasa. Namun kesalahan fatal kiper Aaron Ramsdale ,membuat Brentford yang diasuh Thomas Frank menyamakan skor 1-1 di masa tambahan waktu babak pertama.
Ramsdale terlalu lama menyapu bola sehingga memberikan waktu kepada Yoane Wissa untuk merebutnya menuntaskannya menjadi gol. Itu adalah kesalahan individu yang buruk dan Ramsdale harus disalahkan. Mungkin dia terlalu bersemangat karena mendapatkan kesempatan bermain. Mungkin juga dia kehilangan konsentrasi. Namun Arteta mungkin merasa sedikit bertanggung jawab.
Arteta telah secara terbuka berbicara tentang taktik yang tidak biasa dalam mengganti kiper sebelumnya, namun dia memilih untuk tidak memberi Ramsdale waktu bermain sejak 7 Januari meskipun ada dua hal: (A) timnya menang dengan selisih lima dan enam akhir-akhir ini, dan (B) mengetahui dia akan diminta bermain di sini mengingat David Raya tidak memenuhi syarat melawan mantan klubnya.
“Kesalahan adalah bagian dari sepakbola,” kata Arteta.Baca Juga: Goodbye Earth Tetap Tayang Bulan Depan di Netflix setelah Sempat Ditunda Gara-Gara Kasus Narkoba Yoo Ah In
"Itu tergantung bagaimana Anda bereaksi terhadapnya, terutama terhadap kiper, yang mungkin merupakan posisi tersulit. Dia melakukannya dengan cara yang luar biasa. Saya tidak terkejut karena seluruh tim dan seluruh stadion mendukungnya. Dia pantas mendapatkannya. Rasa hormat dan kekaguman. Kami benar-benar ingin menang untuknya."
Kai Havertz memastikan malam sulit yang dialami Ramsdale – yang membaik dengan dua penyelamatan penting setelah kesalahannya – lewat golnya di menit ke-86.
Pelatih Brentford Thomas Franck kecewa dengan keputusan wasit. Khususnya tidak memberikan kartu kuning kedua kepada Kai Havertz pada menit ke-66 saat melakukan diving ketika ditekel Nathan Collins.
“Havertz melakukan diving, dan itu jelas,” kata Frank setelah pertandingan.
“Tentu saja, itu seharusnya menjadi kartu kuning kedua dan sekaligus kartu merah, dan kemudian dia tidak akan bisa mencetak gol kemenangan.”
Editor : RP Edwar Yaman