JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kabar mengejutkan datang dari timnas sepak bola Indonesia menjelang pertandingan melawan Irak pada 6 Juni 2024. Laga yang semula direncanakan pada malam hari, kini diubah menjadi pertandingan sore dengan kick-off pukul 16.00 WIB.
Keputusan ini disebut-sebut sebagai permintaan khusus dari pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Namun, alasan pasti di balik permintaan ini belum diketahui dengan jelas.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, membenarkan bahwa pertandingan melawan Irak akan digelar pada sore hari sesuai dengan permintaan Shin Tae-yong. Namun, alasan yang melatarbelakangi permintaan tersebut masih menjadi misteri. Meskipun tidak ada alasan pasti yang disebutkan, spekulasi mulai muncul terkait kemungkinan faktor-faktor tertentu yang memengaruhi keputusan ini.
Salah satu kemungkinan yang dikemukakan adalah kondisi cuaca di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Pengalaman buruk yang dialami oleh beberapa pemain pada pertandingan sebelumnya, terutama saat lawan Vietnam pada Maret 2024, menjadi pertimbangan penting.
Nathan Tjoe-A-On, salah satu pemain yang turut berkompetisi dalam pertandingan tersebut, mengungkapkan kesulitan bernapas dan kepanasan saat bermain di SUGBK. Kandungan oksigen yang rendah dan cuaca yang panas membuatnya merasa tidak nyaman, bahkan sulit untuk bermain sepak bola dengan baik.
"Kandungan oksigen di udara sangat rendah," ujar Nathan Tjoe-A-On dilansir JawaPos.com dari Omrop Fryslan. "Anda hampir tidak bisa mendapatkan udara apa pun dan cuacanya sangat panas."
"Lapangannya tidak bagus dan Anda sulit mendengar satu sama lain," timpalnya. "Sulit untuk bermain sepak bola," tambahnya.
Pengalaman serupa juga dirasakan oleh Thom Haye, yang bahkan tidak turun ke lapangan dan memilih untuk berada di tribun. Dia merasa kesulitan bernapas dan merasakan tekanan panas yang cukup besar. Hal ini membuatnya memutuskan untuk mencari udara lebih segar di dalam ruangan ber-AC.
"Saya hanya kesulitan bernapas di tribune," ujar Thom Haye membenarkan cerita Nathan Tjoe-A-On. "Anda mendapat banyak tekanan dari panas itu."
"Saya ingin tetap berada di tribun selama mungkin."
Baca Juga: Tiga Korban Meninggal Dunia saat Pesawat Latih Jatuh di BSD Tangsel
"Tapi, pada titik tertentu kami bisa masuk ke ruangan ber-AC."
"Lalu, saya pergi dengan beberapa anak laki-laki pergi ke sana untuk menonton, karena di tribune penonton tidak tertahankan."
"Dan, kemudian saya bahkan tidak berada di lapangan," tambahnya.
Meskipun belum ada kepastian mengenai alasan pasti Shin Tae-yong menginginkan kick-off sore untuk laga melawan Irak, dugaan terkait kondisi cuaca di SUGBK menjadi salah satu kemungkinan yang patut dipertimbangkan. Pengalaman buruk yang dialami oleh pemain-pemain pada pertandingan sebelumnya membuatnya memilih untuk mengantisipasi hal serupa terjadi pada pertandingan mendatang.
Namun, perlu diingat bahwa ini hanyalah spekulasi dan belum ada konfirmasi resmi mengenai alasan di balik keputusan tersebut. Hingga saat ini, Shin Tae-yong belum memberikan penjelasan terperinci terkait permintaannya tersebut.
Sementara untuk pertandingan melawan Filipina yang dijadwalkan pada 11 Juni 2024, Shin Tae-yong memilih untuk tetap membiarkan laga digelar pada malam hari dengan kick-off pukul 19.30 WIB di SUGBK. Ini menunjukkan bahwa keputusan untuk mengubah jadwal pertandingan melawan Irak bukanlah keputusan yang berlaku umum, melainkan mungkin dipengaruhi oleh pertimbangan khusus yang belum kita ketahui.
Dengan begitu, publik masih menanti penjelasan lebih lanjut dari Shin Tae-yong terkait alasan di balik permintaannya tersebut. Apapun alasannya, yang terpenting adalah kesiapan Timnas Indonesia untuk menghadapi tantangan di lapangan, baik dari segi fisik maupun mental. Semoga keputusan ini dapat mendukung kinerja timnas Indonesia dan memberikan hasil yang positif pada pertandingan mendatang.
Seiring berjalannya waktu, kita akan melihat bagaimana pertandingan ini berlangsung dan apakah keputusan Shin Tae-yong membawa dampak positif bagi Timnas Indonesia. Semoga kita dapat terus memberikan dukungan penuh untuk meraih kemenangan di pentas internasional.
Sumber: JawaPos.com
Editor : M. Erizal