PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Memiliki target lolos ke Liga 1, PSPS Pekanbaru melakukan pembenahan menghadapi Liga 2 2024-2025. Mulai dari mengontrak pelatih kepala berpengalaman Aji Santoso, hingga merekrut pemain-pemain berkualitas di posisinya masing-masing.
Keseriusan itu juga terlihat dari masa persiapan jelang bergulirnya kompetisi Liga 2, di mana saat ini tim berjuluk Askar Bertuah itu sedang melakukan latihan intensif di Jakarta.
Telah 20 orang pemain yang dikontrak PSPS Pekanbaru untuk mengarungi musim kompetisi Liga 2. Dari 20 pemain tersebut terdapat satu pemain kaya pengalaman yaitu Maman Abdurrahman.
Keberadaan Maman Abdurrahman sangat diperlukan untuk membimbing pemain muda dan juga memperkokoh tembok pertahanan PSPS Pekanbaru karena pengalaman dan kualitas Maman Abdurrahman tidak perlu diragukan lagi.
"Maman Abdurrahman adalah pemain yang sangat senior, berkualitas dan juga mantan pemain Timnas Indonesia. Maman dibutuhkan tim untuk membantu dan sebagai pemain yang sekaligus menjadi panutan di lini belakang," ujar Sekretaris PSPS Riau Muhammad Teza Taufik kepada Riaupos.co.
Maman Abdurrahman lahir 12 Mei 1982 di Jakarta. Memiliki postur tubuh yang ideal dan kemampuan berduel cukup tangguh, Maman kerap kali membela tim-tim besar Liga Indonesia. Karier juniornya sendiri dimulai dengan membela PS PAM Jaya dan Persijatim di Jakarta.
Di awal karier seniornya bersama Persijatim Solo FC kurang lebih sekitar tiga tahun. Setelah itu, ia memutuskan untuk pindah ke PSIS Semarang. Bersama klub tersebut kemampuannya semakin berkembang dan banyak klub yang tergoda.
Di PSIS Semarang, Maman terpilih menjadi pemain terbaik Liga Indonesia musim 2006 dan menjadikan klub tersebut sebagai runner-up Liga Indonesia 2006. Musim sebelumnya, ia membawa PSIS Semarang menempati peringkat ketiga Liga Indonesia 2005.
Setelah tiga musim di PSIS, Maman bergabung dengan Persib Bandung. Maman hijrah dari Semarang ke Bandung pada 2008. Ia cukup lama membela klub kebanggaan asal Jawa Barat tersebut. Bahkan Maman pernah mencicipi ban kapten Persib Bandung. Dari klub ini, Maman masuk Timnas Indonesia.
Sosok Maman cocok untuk pertahanan tim. Kualitas dan teknik dalam menjaga area pertahanan tak perlu diragukan lagi. Ia bermain tak mengenal kompromi. Bermain bersama Persib bisa dikatakan kariernya semakin matang dan dewasa. Total penampilannya saja mencapai 106 dengan 4 gol.
Setelah bertahan cukup lama bersama tim Maung Bandung, ia memtuskan untuk bergabung dengan Sriwijaya FC pada tahun 2013. Setahun kemudian, ia bergabung bersama Persita Tangerang 2014-2015.
Pada kompetisi berikutnya, Maman memperkuat tim asal kota kelahirannya, Persija Jakarta. Ia berharap kualitas dan pengalamannya di lapangan hijau bisa membawa Persija berprestasi pada Liga 1 2017.
Maman Abdurrahman telah membela Persija Jakarta dalam waktu yang cukup panjang. Ia bergabung ke tim di era Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, atau sudah di Macan Kemayoran selama kurang lebih delapan tahun.
KARIER
JUNIOR
PS PAM JAYA, 1996-1998
Persijatim, 1998-2000
SENIOR
Timnas Indonesia, 2001-2005
Persijatim Solo FC, 2001-2004
PSIS Semarang, 2006-2008
Persib Bandung, 2008-2013
Sriwijaya FC, 2013
Persita Tangerang, 2014-2015
Persija Jakarta, 2015 - 2023
PSPS Pekanbaru 2024-2025
Laporan: Edwir S (Pekanbaru)
Editor : RP Edwir Sulaiman