Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Inilah Profil Makan Konate: Setengah Musim di PSPS, Juara di Persib, Kini Jadi Kapten Persikabo 1973 di Liga 2

Edwar Yaman • Selasa, 24 September 2024 | 19:30 WIB

Kapten  Persikabo 1973 Makan Konate merayakan golnya di Liga 2 2024/2025. Persikabo 1973 menang 5-2 atas Dejan FC.
Kapten Persikabo 1973 Makan Konate merayakan golnya di Liga 2 2024/2025. Persikabo 1973 menang 5-2 atas Dejan FC.
 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Persikabo 1973 salah satu tim yang tedegradasi dari BRI Liga 1 musim lalu. Tim berjuluk Laskar Padjajaran itu memancangkan target untuk kembali lagi ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia.

Untuk itu tim yang dibesut Djajang Nurdjaman itu merekrut pemain asing berpengalaman dari Mali, Makan Konate. Keduanya pernah bersama saat membawa Persib Bandung jadi juara Indonesia Super League pada 2014 lalu.

Makan Konate musim lalu bermain untuk Barito Putera di BRI Liga  1 dan mencetak 2 gol dari 15 laga. Persikabo 1973 pun resmi mendapatkan gelandang serang yang sudah malang melintang di sepakbola Indonesia pada 1 Agustus 2024 lalu.

Namun Persikabo 1973 memulai kompetisi di Liga 2 dengan sangat buruk, dua kekalahan di laga awal dengan selisih dua gol, 1-3 saat tandang ke PSPS Pekanbaru, dan 2-4 saat menjamu Persiraja Banda Aceh. Hasil yang membuat Laskar Padjajaran terjerembab di juru kunci klasemen sementara Grup A Liga 2.

Djajang Nurdjaman tak ingin anak asuhannya kalah lagi jika masih berharap promosi ke BRI Liga 1 musim depan. Untuk itu laga kandang di Stadion Pakansari, Bogor pada matchday ketiga menjamu Dejan FC di Grup A Liga 2, Ahad (22/9/2024) harus dimenangkan.

Menghadapi klub promosi dari Liga 3 itu, di situlah peran Makan Konate diperlukan. Gelandang serang  32 tahun yang didapuk sebagai kapten tim Persikabo 1973 itu jadi motor permainan. Pemain kelahiran Bamako 10 November 1991 itu jadi aktor kemenangan 5-2 Persikabo 1973 atas Dejan FC. Makan Konate mencetak brace (2 gol) dalam laga itu. Tiga gol Persikabo lainya dicetak penyerang asal Afghanistan, Fareed Sadat (brace) dan Muhammad Imran.

“Saya senang sekali tim kerja keras sore. Alhamdulillah raih tiga poin, saya cetak dua gol, dan gol spekatkuler juga,” ujar Makan Konate yang terpilih sebagai man of the match pada laga itu.

PSPS Klub Pertama di Indonesia

Siapa Makan Konate? Makan Konate adalah pemain asing yang sudah malang melintang di Tanah Air. Kiprahnya dimulai pada 2012. Klub pertamanya di Indonesia adalah PSPS Pekanbaru yang kala itu masih berada di kasta tertinggi sepakbola Indonesia musim 2012-2013. Makan Konate yang berusia 21 tahun jadi andalan pelatih Mundari Karya.

Namun pemain bertinggi 178 cm itu hanya setengah musim di klub kebanggaan masyarakat Riau yang saat itu mengalami krisis finansial. Dari 16 laga bersama tim berjuluk Askar Bertuah itu Makan Konate mencetak 6 gol. Hanya saja dia tak mampu mengangkat performa PSPS dari zona degradasi. Musim itu adalah musim terburuk PSPS yang degradasi ke Liga 2 dengan posisi juru kunci.

Di paruh musim dia gabung dengan Barito Putera yang lebih baik secara finansial dan posisi di klasemen. Performanya di sini juga cukup meyakinkan dengan mencetak 6 gol dari 14 laga. Debutnya yang meyakinkan di musim pertamanya di Indonesia yakni 30 laga (bersama PSPS dan Barito Putera) dengan 12 gol membuat dia direkrut Persib Bandung.

Baca Juga: Babak Pertama Selesai, PSPS Ditahan Imbang Persikabo

Di Persib inilah performa makin menjanjikan. Dia sukses membawa Persib jadi juara setelah di final mengalahkan Persipura Jayapura 5-3 melalui adu penalti setelah perpanjangan waktu skor sama kuat 2-2. Makan Konate adalah penendang pertama Persib di babak tos-tosan itu.

Di musim berikutnya dia masih bersama Maung Bandung. Tapi kompetisi tidak sampai selesai karena liga diberhentikan oleh komite eksekutif PSSI karena PSSI dibekukan oleh Kemenpora dalam hal ini Menpora saat itu adalah Imam Nahrawi. Total bersama Persib dia bermain di 30 laga dan mencetak 14 gol. Terbilang produktif untuk seorang gelandang.

Pada tahun 2016, Konate pindah ke T-Team, sebuah klub Malaysia Super League yang berbasis di Kuala Terengganu. Setelah itu, ia kembali ke Indonesia dan bergabung dengan Sriwijaya FC pada Desember 2017. Konate bermain untuk klub ini di Liga 1 Indonesia setelah dilepas oleh T-Team.

Pada Juli 2018, Konate bergabung dengan Arema untuk bermain di Liga 1 musim 2018. Ia mencetak gol pertamanya untuk Arema pada Juli 2018 dalam kekalahan 4-3 melawan Mitra Kukar. Selama bermain untuk Arema, Konate mencetak beberapa gol penting, termasuk hat-trick dalam kemenangan 4-1 melawan Badak Lampung pada Juli 2019. Total dia bermain untuk sebanyak 51 laga dan mencetak 29 gol.

Pada Januari 2020, Konate pindah ke Persebaya Surabaya dan menandatangani kontrak selama satu tahun. Konate membuat debutnya untuk Persebaya dalam pertandingan persahabatan pra-musim melawan klub Malaysia Super League, Sabah pada Februari 2020.

Setelah itu dia membela Terengganu, Malaysia (2021), Persija Jakarta (2021-2022), Rans Nusantara (2022-2023), dan musim lau bersama Barito Putera.

Msim ini dia mmeilih bermain di Liga 2 bersama Persikabo 1973 tyang terdegrasi dari Liga 1. Kedatangan Konate disambut Laskar Padjajaran yang berharap banyak dari pengalaman dan kualitasnya untuk kembali di Liga 1.

Dikutip dari laman resmi PT LIB, Makan Konate mengungkapkan rasa senangnya bermain di bawah arahan pelatih Djadjang Nurdjaman (Djanur).

Hubungan baik antara Konate dan Djanur yang pernah berjuang bersama meraih gelar juara Liga Indonesia 2014 di Persib Bandung menjadi salah satu alasan utama dirinya memilih Persikabo 1973.

"Alhamdulillah saya sangat senang bergabung dengan Persikabo. Coach Djanur adalah sosok yang saya kenal baik, dan ketika mendapatkan tawaran dari beliau, saya tidak ragu untuk menerima. Saya sudah lama di Indonesia dan saya merasa ini adalah pilihan yang tepat," ungkap Konate.

Konate menegaskan bahwa ia siap bekerja keras untuk membawa Persikabo 1973 berprestasi di Liga 2 musim ini. Ia juga meminta dukungan penuh dari para suporter setia Laskar Padjajaran.

"In sya Allah saya akan memberikan yang terbaik untuk Persikabo 1973. Target saya adalah meraih prestasi di Liga 2 musim ini bersama tim. Saya mohon doa dan dukungan dari semua suporter untuk terus mendukung kami di setiap pertandingan," tutupnya.

Kini Coach Djanur menunjukknya sebagai kapten di Persikabo 1973. Dari tiga laga dia sudah mencetak 2 gol untuk Persikabo. Pengalamannya kembali dibutuhkan Persikabo saat tandang ke PSMS Medan, Kamis (26/9/2024).***

 

Biodata
Nama Lengkap Makan Konate
Tanggal Lahir 10 November 1991 
Tempat Lahir Bamako, Mali
Tinggi 178
   

 

 Karier Senior

 

Tahun Klub Tampil Gol
2008-2011 Stade Malien 20 2
2011–2012  Alakhdar 11 1
2012–2013  PSPS Pekanbaru 16 6
2013  Barito Putera 14 6
2014–2015   Persib Bandung 30 14
2016–2017 T Team 21 6
2018  Sriwijaya FC 15 0
2018–2019 Arema 51 29
2020 Persebaya 2 0
2021 Terengganu 20 1
2021-2022 Persija Jakarta 14 7
2022-2023 RANS Nusantara 33 8
2023 Barito Putera 15 2
2024 Persikabo 1973 3 2

 

Silakan simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu dengan mengakses Riau Pos WhatsApp Channel

 

 

 

Editor : RP Edwar Yaman
#liga 2 #Persikabo 1973 #djajang nurdjaman #persib bandung #psps pekanbaru #makan konate