PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – PSPS Pekanbaru memimpin klasemen sementara Grup A Pegadaian Liga 2 usai menang 2-0 atas tamunya Dejan FC di Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai, Rabu (2/10/2024) malam. Dua gol kemenangan PSPS dicetak pemain yang bukan sebagai penyerang utama, yakni kapten Omid Popalzay (8) dan Ilham Fathoni.
Lebih dari 50 persen gol PSPS lahir melalui dua pemain ini. Yakni 7 gol dari total 11 gol PSPS Pekanbaru dari 5 laga yang telah dijalani. Tambahan satu gol lawan Dejan FC, membuat Omid Popalzay menjadi top skorer PSPS dengan 4 gol. Tiga gol lainnya dicetak gelandang Timnas Afghanistan itu saat menang 6-4 atas Persikota Tangerang di Benteng Reborn pada 25 September lalu.
Sementara Ilham Fathoni sudah mengemas tiga gol. Menariknya dia selalu mencetak gol di setiap PSPS menang. Gol pertama Ilham Fathoni terjadi pada laga perdana Askar Bertuah (julukan PSPS) di Liga 2 kontra Persikabo 1973 di Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai. Gol keduanya tercipta saat PSPS menang dalam drama 10 gol di Benteng Reborn pada 25 September lalu kontra Persikota.
Malam tadi, pemain bertinggi 173 cm itu tidak hanya mencetak gol. Dia juga punya andil besar untuk gol pertama PSPS yang dicetak Omid Popalzay. Umpan manisnya menyambut crossing Jhon Edy Medina membuat Omid dengan leluasa menceploskan bola ke gawang Dejan FC yang dikawal Tegar Dadi Prakosadan.
Siapa sebenarnya Ilham Fathoni? Yuk disimak perjalanan karier pemain berposisi sebagai gelandang serang yang punya insting gol tinggi tersebut.
Fatho (sapaan akrab Ilham Fathoni) adalah anak jati Riau yang lahir di Batu Besurat, Kabupaten Kampar, 13 Desember 1997. Dikutip dari transfermarkt.co, Fatho mengawali kariernya di SSB Batu Besurat (2010-2015). Kemudian Rumbai FC (2015) dan PS UIR (2016-2017) sebelum memulai karier profesionalnya bersama PSPS Pekanbaru.
Meski tidak seterkenal Ambrizal, Isnaini, April Hadi atau Danil Junaidi, perlahan tapi pasti Ilham Fathoni yang dididik PPLP Riau itu mulai meniti kariernya hingga namanya dikenal saat ini. Mengawali karier profesionalnya di PSPS Pekanbaru di 2018 atau di usianya yang ke-21, Ilham Fathoni tampil di Liga 2. Sebagamaina dikutip dari ligaindonesiabaru.com total dia tampil 10 laga bagi PSPS kala itu.
Hanya satu musim di di PSPS, namun bakatnya tercium oleh PSMS Medan. Di klub berjuluk Ayam Kinantan inilah namanya menyita perhatian. Tidak hanya menjadi pemain utama. Dia malah menjadi mesin gol PSMS di Liga 2 2019. Total dia tampil sebanyak 23 laga dan mencetak 9 gol. Gol terbanyak yang dia buat sepanjang kariernya hingga saat ini.
Ketajamannya membuat Fatho dilirik Timnas U-23 yang kala itu dilatih Indra Sjafri. Dia pun mendapat kesempatan seleksi Timnas U-23 untuk menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta, 25-31 Agustus 2019. Fatho merasa terhormat bisa dan tak menyangka bisa dipanggil Indra Sjafri. Meskipun akhirnya dia dipulangkan, tetapi hal itu membuatnya bangga karena dipantau oleh timnas.
"Secara pribadi tetap bersyukur. Enggak menyangka awalnya dapat beritanya, yang pasti senang. Ini salah satu cita-cita saya sejak kecil," ujar Fatho mengenang peristiwa itu kepada Riaupos.co pada bulan Juli 2019 lalu.
Baca Juga: Dua Pemain Afghanistan Pimpin Daftar Top Skor Liga 2, Salah Satunya Kapten PSPS Pekanbaru
Sukses bersama PSMS, pemain asal Kampar itu melanjutkan kariernya di Sulut United juga di ajang Liga 2. Dia jadi starter, namun kompetisi dihentikan karena pandemi Covid-19.
Ketika kompetisi dimulai lagai dia gabung dengan Persela Lamongan di Liga 1 tahun 2021. Dia tampil sebanyak 16 kali, namun gagal menyelamatkan Persela dari degradasi. Di tahun itu juga dia kembali ke PSMS, dan membuat 10 penampilan dan mencetak 1 gol.
Setelah itu Ilham Fathoni memutuskan hijrah ke Kota Solo untuk membela klub promosi Liga 1 milik putra Presiden Jokowi, Persis Solo. Di sana, ia pun tak lama, karena dipinjamkan ke Nusantara United di Liga 2.
Musim lalu dia kembali ke klub profesional pertamanya, PSPS Pekanbaru. Dia tampil 4 kali dan mencetak 1 gol. Performanya yang tidak mengecewakan membuat dia dipertahankan PSPS musim ini. Hasilnya pun sudah terlihat. Ketika dia mencetak gol, Askar Bertuah pun meraih kemenangan, baik di kandang atau saat tandang. Akankah dia melakukannya lagi? Menarik untuk ditunggu, Persiraja Banda Aceh akan jadi lawan PSPS berikutnya di Tanah Rencong pada Ahad (13/10/2024) mendatang.***
PROFIL
| Nama Lengkap | Ilham Fathoni |
| TTL | Batu Besurat, 31 Desember 1991 |
| Tinggi Badan | 173 cm |
| Berat Badan | 65 kg |
| Posisi | Gelandang |
| Nomor Punggung | 97 |
Karier Junior
| 2010 | SSB Batu Besurat |
| 2013-2015 | SMA Olahraga/PPLP Riau |
| 2016-2017 | PS UIR |
Karier Profesional
| Kompetisi | Tahun | Klub | Penampilan | Gol |
| Liga 2 | 2018 | PSPS | 10 | - |
| Liga 2 | 2019 | PSMS | 23 | 9 |
| Liga 2 | 2020 | Sulut United | 1 | - |
| Liga 2 | 2020 | Sulit United | Covid 19 | |
| Liga 1 21-22 | 2021 | Persela | 16 | - |
| Liga 2 | 2021 | PSMS | 10 | 1 |
| Liga 1 22-23 | 2022 | Persis | 1 | - |
| Liga 2 22-23 | 2022 | Nusantara United | 6 | - |
| Liga 2 23-24 | 2023 | PSPS | 4 | 1 |
| Liga 2 24-25 | 2024 | PSPS | 5 | 3 |
Editor : RP Edwar Yaman