RIAUPOS.CO - Malam ini, Sabtu (21/12/2024) menjadi laga hidup mati bagi Timnas Indonesia yang akan melawan Filipina di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah sekitar pukul 20.00 WIB pada ajang ASEAN Cup 2024 atau Piala AFF 2024.
Pertandingan malam ini akan menjadi penentu apakah skuad Garuda bakal melaju ke babak semifinal atau sebaliknya tersingkir dari Piala AFF 2024.
Saat ini skuad Garuda - julukan Timnas - berada di urutan kedua dalam klasemen Grup B dengan koleksi empat angka.
Perolehan nilai Timnas Indonesia sama seperti Myanmar yang menempel ketat di posisi ketiga.
Sedangkan Filipina, menempati urutan keempat dengan tiga angka, hanya terpaut satu poin dari skuad Garuda dan Myanmar.
Oleh sebab itu, tak ada hasil selain kemenangan yang harus diraih oleh Timnas Indonesia melawan Filipina nanti malam.
Tambahan tiga poin dapat membuat Garuda langsung menyegel tiket semifinal, tanpa harus memedulikan hasil laga lain.
Kesempatan Timnas Indonesia untuk menang pun cukup terbuka. Selain punya modal waktu istirahat lebih panjang karena tak bermain pada matchday empat, 18 Desember lalu, Garuda juga memiliki satu modal yang tak kalah penting.
Skuad Garuda unggul rekor pertemuan di laga kandang melawan Filipina. Berdasarkan catatan, Timnas Indonesia sangatlah perkasa ketika menjamu The Azkals sejak 1958.
Bagaimana tidak, dari 10 bentrokan yang pernah terjadi di Indonesia, Garuda sukses meraih sembilan kemenangan dan hanya sekali imbang.
Kemenangan pertama didapat saat Timnas Indonesia menghadapi Filipina dalam Asian Games 1958 di Jakarta. Saat itu Garuda menang telak dengan skor 5-2.
Kemudian pada Asian Games 1962, kedua tim kembali bersua di Jakarta. Kali ini Garuda sukses menjungkalkan The Azkals dengan skor lebih telak lagi, yakni 6-0.
11 tahun kemudisn, Timnas Indonesia berkesempatan menjamu Filipina dalam laga Kualifikasi Piala Asia 1984 di Jakarta. Lagi dan lagi Garuda meraih kemenangan meski dengan skor tipis 1-0.
Rekor kemenangan Indonesia terus berlanjut dalam dua edisi berikutnya.
Paling mencolok adalah ajang Piala AFF 2002, di mana skuad Garuda bisa dibilang mencatatkan kemenangan terbesar dengan 13-1.
Saat itu, pasukan Merah Putih di bawah asuhan Ivan Kolev nyaris sempurna dalam menghadapi Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Bambang Pamungkas dan Zaenal Arif menjadi bintang laga dengan sukses mencetak empat gol.
Setelah itu, Filipina mulai memberikan perlawanan lebih ketat dalam beberapa bentrokan, terutama pada Piala AFF 2010.
Tapi, The Azkals masih menelan kekalahan dalam dua pertemuan di edisi tersebut dengan skor identik 0-1.
Satu-satunya pertandingan yang menggagalkan kemenangan Timnas Indonesia melawan Filipina terjadi pada Piala AFF 2018.
Dalam laga yang digelar di Jakarta tersebut, Garuda untuk pertama kalinya bermain imbang tanpa gol.
Tapi, Timnas Indonesia langsung memperbaikinya pada pertemuan terakhir pada Juni 2024 dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Garuda besutan Shin Tae-yong sukses mengalahkan Filipina dengan skor 2-0 di Jakarta.
Berikut catatan pertemuan Timnas Indonesia vs Filipina dalam laga kandang:
29 Mei 1958: Indonesia 5-2 Filipina (Asian Games 1958) - Jakarta
27 Agustus 1962: Indonesia 6-0 Filipina (Asian Games 1962) - Jakarta
1983: Indonesia 1-0 Filipina (Kualifikasi Piala Asia 1984) - Jakarta
12 Oktober 1997: Indonesia 2-0 Filipina (SEA Games 1997) - Jakarta
23 Desember 2002: Indonesia 13-1 Filipina (Piala AFF 2002) - Jakarta
16 Desember 2010: Indonesia 1-0 Filipina (Piala AFF 2010) - Jakarta
19 Desember 2010: Indonesia 1-0 Filipina (Piala AFF 2010) - Jakarta
14 Agustus 2013: Indonesia 2-0 Filipina (Persahabatan) - Solo
25 November 2018: Indonesia 0-0 Filipina (Piala AFF 2018) - Jakarta
11 Juni 2024: Indonesia 2-0 Filipina (Kualifikasi Piala Dunia 2026) - Jakarta
Sumber: Jawapos.com
Editor : M. Erizal