Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hansi Flick Sebut Lamine Yamal Pemain Jenius saat Barcelona Kalahkan Alaves 1-0 di LaLiga

Edwar Yaman • Senin, 3 Februari 2025 - 08:10 WIB

 

Lamine Yamal tampil gemilang saat melawan Alavés dalam lanjutan LaLiga Spanyol pada hari Ahad (2/2/2025) waktu setempat..
Lamine Yamal tampil gemilang saat melawan Alavés dalam lanjutan LaLiga Spanyol pada hari Ahad (2/2/2025) waktu setempat..


BARCELONA (RIAUPOS.CO) - Pelatih Barcelona Hansi Flick melabeli Lamine Yamal sebagai seorang jenius setelah dribel mematikan sang penyerang dalam membantu memastikan kemenangan 1-0 melawan Alavés di LaLiga pada hari Ahad (2/2/2025) waktu setempat.

Wonderkid berusia 17 tahun itu memberi umpan kepada Robert Lewandowski untuk satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut. Barça pun memangkas jarak menjadi empat poin dengan pemuncak klasemen Real Madrid, yang kalah di Espanyol pada Ahad (2/2/2025) dini hari WIB.

Pertandingan dimulai dengan Yamal berlari yang membangkitkan perbandingan dengan Lionel Messi dan Diego Maradona. Dia berlari dari wilayah pertahanannya sendiri, mengalahkan beberapa pemain Alavés sebelum memberi umpan kepada Raphinha untuk melepaskan tembakan melebar.

"Saya tidak suka itu," kata Flick dalam konferensi pers saat diminta membahas kemiripan Lamine Yamal dengan Messi dan Maradona.

"Lamine adalah seorang jenius. Apa yang dilakukannya hari ini, dalam beberapa situasi, sungguh luar biasa. Saya sangat senang ia bermain untuk Barça. Luar biasa," ujar mantan manajer Bayern Munich itu.

Secara total, Yamal mencoba 21 dribel melawan Alavés, berhasil 11 kali, yang menurut Opta merupakan percobaan terbanyak yang dilakukan oleh pemain Barcelona mana pun dalam pertandingan LaLiga setidaknya sejak 2005-06, dengan Messi melakukan 20 kali saat melawan Mallorca pada bulan April 2007.

"Untuk usia 17 tahun, ia bermain hebat, dan setiap pertandingan berjalan baik," tambah Flick.

"Dan lawan-lawannya tidak mudah untuk dilawan. Mereka kuat, bertahan dengan baik, mereka mencoba menyerangnya, agresif, tetapi dia bermain dengan baik. Saya menyukainya."

Barça kesulitan untuk menembus pertahanan Alavés yang tangguh sebelum gol Lewandowski, dengan Flick memasukkan Frenkie de Jong dan Eric García di babak pertama untuk mencari dorongan menyerang yang lebih besar.

Ia memuji peran De Jong, yang berjuang melawan cedera pergelangan kaki selama setahun terakhir, dalam membantu Blaugrana akhirnya menemukan jalan keluar.

"Kami mengatakan di babak pertama kami membutuhkan posisi yang lebih baik, kami harus mengoper dengan lebih baik, lebih cepat," kata Flick.

"Kami memasukkan Frenkie karena kepercayaan dirinya saat menguasai bola sangat membantu kami di lini tengah. Dia sudah lama di sini dan mengalami cedera parah, dia kembali dan sekarang dia juga memiliki kepercayaan diri pada pergelangan kakinya. Ini penting,” jelas manajer asal Jerman itu.

"Saya pikir saat menguasai bola, dia sangat bagus, itu sangat membantu dan pertahanannya jauh lebih baik dari sebelumnya. Kami juga membutuhkannya di pertahanan. Dia bermain jauh lebih baik saat ini."

Kemenangan Barça sedikit diredam oleh cedera kepala yang dialami Gavi yang memaksanya keluar lebih awal, dengan klub memberikan pernyataan yang mengatakan bahwa gelandang tersebut mengalami cedera kepala tetapi tetap sadar. Hasil tes medisnya normal dan dia telah diizinkan untuk pulih di rumah. Dia akan terus dipantau.

Kemenangan itu membuat Barça hanya terpaut tiga poin dari Atletico yang berada di posisi kedua dan memperkecil ketertinggalan mereka menjadi empat poin dari pemuncak klasemen Madrid. Flick mengatakan bahwa ia tidak melihat mereka kalah di kota Catalan itu di Espanyol sehari sebelumnya.

"Hari-hari terakhir sangat menegangkan dan cara terbaik untuk melawan stres adalah tidur lebih awal," kata Flick.

"Saya tidak melihat [Madrid kalah] sampai pagi ini di grup WhatsApp. Saya sedang tidur, itu benar, Anda dapat bertanya kepada istri saya, dan itu [tidur] yang sangat nyenyak. Ini penting karena setelah Atalanta saya hanya tidur dua atau tiga jam dan itu jauh lebih baik tadi malam. Saya benar-benar merasa baik pagi ini," ujarnya mengakhiri,***

Editor : Edwar Yaman
#Hansi Flick #alaves #laliga #Barcelona #lamine yamal