Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Babak 8 Besar Liga 2: Sikat Deltras FC 3-1, PSIM Yogyakarta Selangkah Lagi Promosi ke Liga 1

Redaksi • Kamis, 13 Februari 2025 | 10:20 WIB
Rafael Rodriguez tampil gemilang dengan mencetak dua gol saat mengalahkan tuan rumah Deltras FC 3-1 pada matchday kelima Babak 8 Besar Liga 2 Grup X di Sidoarjo.
Rafael Rodriguez tampil gemilang dengan mencetak dua gol saat mengalahkan tuan rumah Deltras FC 3-1 pada matchday kelima Babak 8 Besar Liga 2 Grup X di Sidoarjo.

SIDOARJO (RIAUPOS.CO) – PSIM Yogyakarta tinggal selangkah lagi promosi ke Liga 1 alias keluar sebagai juara Grup X Babak 8 Besar Liga 2. Ini setelah tim berjuluk Laskar Mataran itu menyikat tuan rumah Deltras FC 3-1 pada macthday kelima di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Rabu (12/2/2025) sore.

Hasil ini membuat Laskar Mataram mengoleksi 12 poin, hasil 4 kali menang dan sekali kalah dari lima laga. Rafael Rodriguez dkk kokoh di puncak klasemen Grup X. Mereka  kini unggul tiga poin dari peringkat kedua PSPS Pekanbaru. PSIM akan mengunci juara grup asal tidak kalah lebih dari 1-0 saat menjamu PSPS Pekanbaru pada laga terkahir di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (17/2/2025). Pasalnya pada peretemuan pertama PSIM menang 1-0 di kandang PSPS Pekanbaru.

Dalam laga lawan Deltras, mesin gol PSIM asal Brazil, Rafael Rodriguez kembali jadi bintang. Pemain yang akrab disapa Rafinha itu mebukukan brace alias dua gol pada menit ke-83 melalui penalti dan pada menit ke-88. Satu gol lainnya dicetak  Sunni Hizbullah pada menit ke-71. Padahal tuan rumah sempat unggul lebih dulu melalui Emerson Carioca pada menit ke-28.

Bagi Rafinha dua gol ke gawang The Lobster (julukan Deltras) membuat dia makin kokoh di puncaka top skor Liga 2 dengan 18 gol dari 20 laga. Dia unggul tiga gol dari pesaing terdekatnya yakni penyerang PSMS Medan, Jacinto Junio Cabral di posisi kedua.

Caretaker Pelatih PSIM Jogja Erwan Hendarwanto mengaku bersyukur atas kemenangan yang didapat para pemainnya dalam laga kali ini. Sehingga PSIM bisa mengunci satu tiket menuju ke Liga 1.

Ia mengakui pada babak pertama para pemainnya  mendapatkan banyak tekanan dan merasa kesulitan untuk bisa mencetak gol. Tapi berkat perubahan dan beberapa rotasi pemain pada babak kedua, akhirnya bisa menang.

"Sesuai yang saya sampaikan kemarin Deltras FC bukan tim yang buruk. Tapi para pemain yang datang dari bench memberikan pembeda. Itu yang akhirnya bisa memenangkan pertandingan," jelasnya usai pertandingan.

Erwan juga mengapresiasi kerja keras yang dilakukan para pemain PSIM di laga kali ini. Ke depan pelatih asal Magelang ini tetap ingin anak asuhnya fokus untuk menghadapi PSPS Pekanbaru di laga pamungkas.

"Perjuangan masih ada satu langkah lagi. Bismillah, mudah-mudahan apa yang kami inginkan bisa tercapai dan semua masyarakat Jogja bisa memberikan dukungan, agar impian ke Liga 1 bisa terealisasi," ungkapnya.

Gelandang tengah PSIM Ghulam Fatkur Rahman sangat bersyukur bisa mendapatkan kemenangan pada laga ini. Kemenangan yang didapat tim berlogo Tugu Pal Putih itu, baginya tidak lepas dari doa serta dukungan masyarakat Jogja.

Menurut Ghulam, laga antara PSIM melawan Deltras FC merupakan pertandingan sulit. Sebab, sejak peluit babak pertama teman-temannya kesulitan bisa mencetak gol, karena para pemain Deltras FC bermain dengan kompak.

Baca Juga: Play-off Liga Champions: Penalti Kontroversial di Injury Time Menangkan Club Brugge atas Atalanta

Namun kesulitan itu bisa terpecahkan usai pelatih mencoba merotasi pemain pada babak kedua. Ghulam sendiri masuk di babak kedua mencoba mengisi ruang-ruang kosong yang ditinggalkan para pemain Deltras FC.

"Kami akan fokus di laga melawan PSPS Pekanbaru. Semoga kami bisa memberikan permainan yang cantik serta memastikan PSIM lolos ke Liga 1," katanya.

Jalannya pertandingan antara PSIM melawan Deltras FC sebenarnya berjalan sangat menarik. Sebab, laga ini menjadi laga krusial bagi kedua tim untuk mengamankan posisinya dalam klasemen Grup X babak 8 besar Liga 2.

Deltras yang bermain di kandang sendiri langsung mencoba mendompleng permainan. Hariono dan kawan-kawan terus memberikan tekanan kepada PSIM yang berperan sebagai tim tamu pada laga ini.

Akan tetapi PSIM yang datang ke Bumi Sidoarjo untuk mencuri tiga poin, tetap tidak mau kalah. Meski bermain lebih sabar, Rafinha dan kawan-kawan terus mencoba memberikan gempuran demi gempuran ke gawang Deltras.

Petaka bagi PSIM muncul di menit ke-28. Deltras FC berhasil unggul terlebih dahulu melalui gol Emerson Carioca yang menerima umpan Nur Saihituha. Skor pun menjadi 0-1. Merasa tertinggal, pemain PSIM terus berupaya mencari celah untuk bisa menyamakan kedudukan pada babak pertama. Tapi upaya demi upaya yang dilakukan belum bisa membuahkan hasil, skor 0-1 pun bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, Pelatih Erwan Hendarwanto mencoba melakukan beberapa rotasi pemain. Tapi sampai menit ke-60 tidak ada satu gol pun yang tercipta untuk kedua tim.

Angin segar bagi PSIM muncul di menit ke-71. Kali ini bek Sunni Hizbullah yang mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan bola ribon di depan umpan Yusaku Yamadera, bek asal Jogja ini berhasil membobol gawang Deltras FC. Alhasil skor menjadi 1-1 untuk kedua tim.

Setelah berhasil menyamakan kedudukan, anak-anak Jogja langsung bermain agresif. Pada menit ke-83 striker asing PSIM Rafinha berhasil menggandakan kedudukan untuk melalui tendangan pinalti, usai dilanggar salah satu pemain Deltras FC. Pemain asal Brasil itu sukses mengeksekusi pinalti yang membuat unggul menjadi 2-1.

Merasa unggul, pemain PSIM tidak mengendorkan permainan. Rendra Teddy dan kawan-kawan tetap berusaha menggempur pertahanan dari tuan rumah. Menjelang menit-menit akhir babak kedua usai, lagi-lagi Rafinha berhasil mencetak brace bagi PSIM. Ia berhasil memanfaatkan umpan terobosan dari Roken Tampubolon dari sisi kanan lapangan. ***

 

Editor : Edwar Yaman
#psim yogyakarta #erwan hendarwanto #Deltras FC #promosi liga 1 #psps pekanbaru #rafinha #Ghulam Fatkur #babak 8 besar liga 2