MANCHESTER (RIAUPOS.CO) - Pep Guardiola mengatakan bahwa tidak ada pemain yang dapat meniru Kevin De Bruyne yang luar biasa. Gelandang Manchester City yang hengkang akhir musim itu menjadi bintang dalam kemenangan 5-2 atas Crystal Palace pada hari Sabtu (12/4/2025).
De Bruyne, yang minggu lalu mengonfirmasi bahwa ia akan meninggalkan klub pada akhir musim, mencetak tendangan bebas yang memulai perlawanan balik City dari ketertinggalan dua gol dan memberikan assist untuk Mateo Kovacic di akhir pertandingan.
"Saya sangat berterima kasih kepadanya," kata manajer Man City Guardiola.
"De Bruyne luar biasa dan saya tahu apa yang dapat ia berikan. Saya senang karena ia membantu kami. Ia sangat, sangat pintar saat menguasai bola, lalu mencetak gol dan assist. Ia banyak membantu kami untuk memenangkan pertandingan."
Pemain berusia 33 tahun itu mengatakan bahwa ia masih belum yakin ke mana kariernya akan mengarah setelah ia meninggalkan Man City dan mengungkapkan bahwa keluarganya sedikit takut tentang masa depannya.
Sang playmaker telah dikaitkan dengan kepindahannya ke MLS atau Liga Pro Saudi, tetapi ia mengisyaratkan bahwa ia belum memutuskan langkah selanjutnya.
"Saya sudah lama di sini, keluarga saya sudah di sini selama 10 tahun, anak-anak saya lahir di Manchester dan mereka telah berada di sini sepanjang hidup mereka -- ini akan menjadi sesuatu yang berbeda bagi mereka," kata De Bruyne setelah peluit akhir pada hari Sabtu.
"Saya pikir mereka agak takut. Ini agak tidak pasti karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi saat ini, tetapi saya ingin menikmati permainan sepak bola yang bagus, seperti yang saya lakukan hari ini. Saya akan baik-baik saja. Jika saya bisa bermain sepak bola dan keluarga saya senang, saya baik-baik saja."
De Bruyne telah mencetak 71 gol dan mencatatkan 121 assist selama 10 musim bersama City -- dan Guardiola tahu akan sulit untuk menggantikan pemain andalannya itu.
Seorang pemain muda, James McAtee, membuat namanya terkenal pada hari Sabtu dengan sebuah gol, tetapi pelatih asal Spanyol itu yakin masih terlalu dini untuk memberikan terlalu banyak tekanan pada pundaknya.
"Tidak seorang pun dapat melakukan apa yang telah dilakukan Kevin," Guardiola menambahkan.
"Saya tidak ingin memberikan sedetik pun tekanan pada Macca [McAtee], ia belum bermain banyak menit, tetapi saya tahu kualitas yang ia miliki di sepertiga akhir lapangan. Ia mencetak satu gol, ia bisa saja mencetak empat gol."
De Bruyne mengatakan ia merasa masih memiliki banyak hal yang tersisa dalam dirinya.
"Tahun ini berat," pemain internasional Belgia itu mengatakan kepada TNT Sports.
"Mengidap hernia memang tidak menyenangkan, tetapi sekarang saya bisa bilang saya pada dasarnya bebas dari rasa sakit selama enam minggu terakhir,” ujarnya.
"Bermain dengan rasa sakit itu berat, tetapi sekarang saya merasa bebas. Saya bisa melakukan banyak sesi latihan dan saya merasa bisa melakukannya dengan baik. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi, tetapi saya ingin terus bermain, jadi kita lihat saja di mana saya bisa berakhir."
Man City berada di posisi keempat di Liga Primer setelah kekalahan telak hari Sabtu, sementara Palace berada di posisi ke-11. Kedua tim berada di semifinal Piala FA.
Musim-Musim De Bruyne di Liga Premier
Kevin De Bruyne (2019-20) menyamai Thierry Henry (2002-03) untuk assist terbanyak yang dicatatkan dalam satu musim Liga Premeir (20).
Musim Pertandingan Gol Assist
2023-24 18 4 10
2022-23 32 7 16
2021-22 30 15 8
2020-21 25 6 12
2019-20 35 13 20
2018-19 19 2 2
2017-18 37 8 16
2016-17 36 6 18
2015-16 25 7 9
2013-14 3 0 1
***
Editor : Edwar Yaman