MUNICH (RIAUPOS.CO) - Para penggemar Bayern Munich memberi penghormatan kepada Thomas Muller sebelum pertandingan kandang terakhirnya untuk klub tersebut pada hari Sabtu (10/5/2025) waktu setempat.
Para pendukung di balik salah satu gawang memajang tifo merah dan putih besar dengan gambar Muller yang sedang merayakan dan mengangkat trofi, disertai namanya dalam huruf besar, dan spanduk di atasnya yang bertuliskan, "Selama 25 tahun, segalanya untuk warna kami!"
Pejabat klub juga memberikan foto dirinya bersama semua trofi yang dimenangkannya bersama klub Bavaria itu kepada Muller yang berusia 35 tahun.
"Mari kita bermain!" teriaknya sambil membawa foto dan karangan bunga ke pinggir lapangan.
Bayern, yang meraih gelar Bundesliga akhir pekan lalu, sedang bermain melawan Borussia Mönchengladbach sebelum tim itu menerima trofi.
Thomas Muller memulai pertandingan untuk penampilannya yang ke-502 di Bundesliga. Ia bermain hingga menit ke-84 ketika ia keluar lapangan dan mendapat tepuk tangan meriah dari penonton. Ia memeluk rekan setimnya saat meninggalkan lapangan, dan memberikan ciuman serta melambaikan tangan kepada penonton. Pemain pengganti Bayern membentuk barisan kehormatan untuknya.
"Saya senang menjadi gladiator modern," kata Müller kepada penonton.
"Namun, saya tidak bersedih. Saya menantikan apa yang akan terjadi meskipun hasilnya tidak akan sebagus itu. Kita semua tahu momen ini akan datang. Bagi banyak orang, termasuk saya, ini adalah momen yang sulit tetapi juga indah. Penghargaan yang Anda berikan kepada saya sungguh unik."
Thomas Muller akan hengkang pada akhir musim setelah memenangkan rekor 13 gelar liga bersama klub tersebut. Bayern mengumumkan pada bulan April bahwa musim ini akan menjadi musim terakhir Muller bersama klub tersebut. Ia sangat ingin memperpanjang kontraknya meskipun waktu bermainnya terbatas, tetapi manajemen Bayern merasa lebih bijaksana untuk menyimpan gajinya yang besar daripada memberinya yang baru.
Thomas Muller bergabung dengan Bayern saat berusia 10 tahun dari TSV Pahl, klub kecil Bavaria yang bermarkas di barat daya Munich, pada musim panas tahun 2000.
Ia melakukan debutnya di Bayern di bawah Jurgen Klinsmann pada tahun 2008 dan terobosannya di bawah Louis van Gaal pada musim berikutnya. Ia terus tampil lebih banyak daripada pemain lain di Bayern, lebih dari 700 kali, dengan lebih dari 200 gol yang dicetak dan lebih dari 200 assist.***
Editor : Edwar Yaman