JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Ada yang menarik saat Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri usai menjuarai China Open 2025 kemarin. Duet dadakan ganda putra Indonesia itu merayakannya dengan melakukan tarian viral "aura farming".
Teriakan kebahagiaan, tentu saja. Selebrasi keduanya di tengah lapangan Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou pun mencuri perhatian. Fajar/Fikri melakukan perayaan dengan tarian "aura farming". Keduanya meliuk-liuk seperti orang yang sedang mendayung.
Aura farming belakangan viral di media sosial lewat cuplikan lomba perahu tradisional Pacu Jalur dari Riau. selebrasi ini sudah banyak ditiru oleh para atlet dunia dalam merayakan kemenangan.
Tarian viral itu dilakukan oleh Fajar/Fikri sesaat setelah menyalami lawan terlebih dahulu. Mereka mempraktikannya dengan berdiri di tengah lapangan dan melakukan gerakan khas tarian yang meniru aksi mendayung dan mengangkat tangan ke atas, diiringi senyum lebar dan tepuk tangan penonton.
Fajar/Fikri berhasil keluar sebagai juara China Open 2025 setelah menaklukkan duet Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Mereka sukses menang dengan dua gim langsung, 21-15, 21-14 dalam final berdurasi 35 menit.
Ini menjadi gelar pertama yang diraih oleh Indonesia dalam turnamen elite BWF World Tour Super 500 ke atas. Jadi, keberhasilan itu jelas terasa istimewa.
Perayaan Fajar/Fikri pun memberikan warna dan kemeriahan di Cina. Terlebih mereka sebenarnya bukan pasangan asli, melainkan duet yang dibentuk oleh pelatih Antonius Budi Ariantho untuk sementara waktu karena partner kedua pemain berhalangan.
Partner Fajar, Muhammad Rian Ardianto tengah cuti karena mendampingi sang istri Ribka Sugiarto melahirkan. Sedangkan Daniel Marthin yang merupakan partner Fikri, mengalami cedera.
Fajar/Fikri menjadi satu-satunya wakil non Tiongkok yang menjuarai China Open 2025. Sebab tuan rumah memang berhasil mendominasi dan meraih empat gelar lainnya yaitu tunggal putra, tunggal putri, ganda putri, dan ganda campuran.
Sumber: Jawapos.com
Editor : Rinaldi