Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Chelsea Ditekuk Bayern Munchen di Liga Champions: Enzo Maresca Kesal Jonathan Tah Tidak Dikartu Merah

Edwar Yaman • Kamis, 18 September 2025 | 12:39 WIB
Enzo Maresca menerima kartu kuning karena memprotes keputusan tidak mengeluarkan Jonathan Tah.
Enzo Maresca menerima kartu kuning karena memprotes keputusan tidak mengeluarkan Jonathan Tah.


MUNCHEN (RIAUPOS.CO) - Manajer Chelsea Enzo Maresca mengatakan Jonathan Tah lolos dari kartu merah bersih di babak pertama saat mereka kalah 3-1 dari Bayern Munchen, Kamis (18/9/2025) dini hari WIB.

Jonathan Tah diberi kartu kuning setelah ia adu cepat dengan Joao Pedro saat mereka mengejar bola di belakang pertahanan Bayern. Tah tampak mengayunkan lengannya ke leher Pedro, membuat penyerang Brasil itu terkapar di lapangan.

Maresca merasa dirugikan atas keputusan tersebut, dan protesnya menyebabkan ia diganjar kartu kuning oleh wasit Jose Maria Sanchez.

 Baca Juga: IHSG Menguat ke Rekor Tertinggi setelah Presiden Prabowo Umumkan Reshuffle Kabinet

Dan pascapertandingan, saat ia mengomentari kekalahan 3-1 Chelsea, Maresca mengatakan tidak perlu dipertanyakan lagi bahwa Jonathan Tah seharusnya diusir keluar lapangan.

"Bagi saya, itu jelas kartu merah. Ketika tidak ada niat untuk merebut bola, hanya untuk menendang pemain, mengapa itu bukan kartu merah? Itu tidak cukup agresif, kata wasit. Untuk memberikan kartu merah, mereka perlu melihat darah? Bagi saya, niatnya adalah untuk melukai, jadi tidak ada keraguan."

Namun, manajer Bayern, Vincent Kompany, mengatakan ia melihat insiden itu dari sudut pandang yang berbeda.

 Baca Juga: 14 OPD dan 12 Bagian Pemkab Bengkalis Bakal Dirampingkan, Ini Penjelasan Bupati Kasmarni

"Saya ingin pelanggaran dari sisi yang berlawanan -- saya pikir dia dilanggar," kata Kompany.

"Saya mungkin bias. Saya pikir kausnya ditarik dan dia mencoba melepaskan diri, jadi sebagai seorang bek, Anda hanya ingin melepaskannya. Secara keseluruhan, saya tidak ingin membahasnya terlalu banyak, tetapi menurut saya itu bukan peristiwa besar dalam hal itu."

Meskipun hal itu menjadi fokus konferensi pers pascapertandingan Maresca, Kompany berada di sekitar Harry Kane setelah dua golnya membantu Bayern meraih kemenangan 3-1. Gol pembuka Bayern tercipta pada mneit ke-20 melalui permainan brilian Michael Olise saat bolanya membentur Trevoh Chalobah dan masuk ke gawang sendiri. Sementara Kane menambahkan gol kedua tak lama kemudian atau pada neit ke-27 dari titik penalti setelah ia dijatuhkan oleh Moisés Caicedo.

Cole Palmer kemudian mencetak gol indah untuk menipiskan skor menjadi 2-1 pada menit ke-29, tetapi Kane menambahkan gol keduanya dan gol ketiga Bayern pada menit ke-63 untuk memperlabr keunggulan.

Meski kalah, Maresca mengatakan secara keseluruhan ia puas dengan penampilan skuadnya.

"Secara pribadi saya puas dengan penampilan tim, kami tahu betapa sulitnya datang ke sini melawan tim ini," ujarnya.

"Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit, tetapi secara keseluruhan kami bersaing dengan sangat baik. 20 menit pertama kami tidak kebobolan apa pun. Kami bertahan hingga akhir. Sangat sulit untuk datang ke sini dan mengendalikan permainan selama 95 menit."

Kompany berusaha keras untuk tidak terlalu optimistis tentang peruntungan Bayern musim ini, berulang kali menekankan bahwa ini hanya satu pertandingan, tetapi ia memuji etos kerja Kane setelah ia mencetak gol kesembilan dan kesepuluhnya musim ini, hanya dalam pertandingan keenamnya.

"Hal utama yang bisa saya katakan adalah perhatikan pekerjaannya tanpa bola, perhatikan tekanan, perhatikan bagaimana tim memulihkan diri dan peluang yang kami ciptakan," kata Kompany. "Lihatlah dia saat mencetak gol pertama saat dia menekan, lalu kembali untuk tetap onside, lalu menekan lagi.

"Jadi, hal utama baginya adalah dia menghabiskan banyak energi dan dia mendapatkan imbalannya, dia mendapatkan peluang darinya. Tapi saya pikir mungkin itulah sisi yang terus saya soroti karena kita bisa bicara tentang kualitas dan bakat, tetapi pada akhirnya ada banyak kerja keras baginya untuk berada di tempatnya sekarang."

Kane berkata kepada DAZN: "Hasil yang luar biasa. Itu adalah pertandingan yang sulit melawan tim yang sangat bagus. Kami katakan sebelum pertandingan bahwa mereka adalah juara dunia antarklub. Kami harus mendominasi sejak awal dan kami berhasil."

"Di babak kedua kami menciptakan peluang yang lebih baik dan senang bisa mendapatkan gol kedua itu. Seiring berjalannya pertandingan, rasanya mereka semakin lelah, ruang terbuka dan kami mampu memanfaatkannya.

"Kami banyak bicara tentang ketika tim lain mencoba bermain, kami hanya berjarak dua atau tiga detik dari peluang kami sendiri." "Itu jatuh kepadaku di tempat yang bagus dan merupakan akhir yang baik."***

 

Editor : Edwar Yaman
#bayern munchen #chelsea #maresca #liga champions #jonathan tah