Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Akhirnya, Patrick Kluivert Buka Suara: Kami Tidak Mencapai Piala Dunia 2026, tapi Kami Telah Menetapkan Standar Baru

Redaksi • Selasa, 14 Oktober 2025 | 00:30 WIB
Pelatih Patrick Kluivert mengklaim miliki standar baru dan telah membangun kepercayaan diri Timnas Indonesia, meski gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Pelatih Patrick Kluivert mengklaim miliki standar baru dan telah membangun kepercayaan diri Timnas Indonesia, meski gagal lolos ke Piala Dunia 2026.

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Timnas Indonesia gagal loloske Piala Dunia 2026 setelah kalah menyakitkan di dua laga Grup B babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Skuad Garuda besutan Patrcik Kluivert kalah tipis 2-3 dari tuan rumah Arab Saudi, Kamis (9/10/2025) dan 0-1 dari Irak, Ahad (12/10/2025) dini hari WIB.

Gagal lolos ke Piala Dunia bikin publik kecewa berat. Hal yang sama dirasakan pelatih Patrick Kluivert. Pelatih asal Belanda itu menyampaikan pernyataan emosional melalui laman Instagram pribadinya usai kekalahan pahit tersebut. Manta pemain Ajax Amsterdam, AC Milan, Barcelona dan Newcastle United itu secara terbuka mengakui, dirinya merasa sakit dan kecewa, merujuk pada kekecewaan mendalam publik sepakbola Tanah Air.

"Sebagai pelatih, saya totalitas dalam memimpin; mengedepankan disiplin dan kekompakan tim. Proses harian ini krusial untuk memastikan pertumbuhan, pembelajaran, dan representasi maksimal Indonesia di setiap laga," ungkap Kluivert.

 Baca Juga: Sebut Cristiano Ronaldo sebagai Panutannya, Mbappe: Dia Masih Nomor Satu di Real Madrid

Kebersamaan pemain seperti keluarga, baik yang di Tanah Air maupun di luar negeri, telah terjalin erat berkat upaya keras seluruh elemen terkait dan diperkuat dukungan tulus dari seluruh staf.

"Kami tidak mencapai Piala Dunia 2026, tetapi kami telah menetapkan standar baru yang dapat kami bangun dengan percaya diri," tambahnya dilansir laman Instagram @patrickkluivert9, Senin (13/10/2025).

"Setiap suara sangat berarti. Dukungan Anda adalah energi pendorong. Kepercayaan Anda menjadi motor kemajuan.Terima kasih," tutup Kluivert.

Kondisi Psikologis Hancur Lebur

Kegagalan Indonesai menembus Piala Dunia 2026 disebut Manajer timnas Indonesia Sumardji telah membut kondisi psikologis tim Garuda hancur lebur. Kekalahan dari 2-3 dari Arab Saudi dan 0-1 Irak membuat tim Garuda menempati juru kunci klasemen Grup B dan langsung gugur dari persaingan.

"Ya kalau sekarang hancur lebur lah. Sudah hancur lebur. Jadi kita benar-benar, mental kami benar-benar down sekarang ini melihat hasil seperti ini," kata Sumardji setelah mendarat di Indonesia, di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin.

Setelah pertandingan, terlihat Calvin Verdonk dan Thom Haye bergitu emosional. Namun, kata Sumardji, tak hanya dua pemain itu yang sangat kecewa, melainkan semuanya.

"Menangis semuanya. Jadi, ya, sampai sekarang pun kami juga masih down mental kita kaitannya dengan itu," tambah dia.

Baca Juga: Pemekaran Kecamatan Lubuk Raya Dapat Dukungan Penuh dari 6 Desa di Rokan IV Koto

Sementara itu, di kesempatan lainnya, kapten timnas Indonesia Jay Idzes menyampaikan pesan penuh makna setelah kegagalan timnya menembus PIala Dunia 2026.

Idzes mengaku kecewa, tetapi menegaskan bahwa kegagalan ini bukan akhir dari perjalanan Timnas Indonesia.

"Meskipun kalah, perjalanan ini tidak terasa seperti sebuah kegagalan,” ujar pemain berusia 25 tahun itu.

"Tujuan kita adalah meraih hal-hal hebat bersama, tetapi yang lebih penting adalah mengangkat nama sepak bola Indonesia di peta dunia,” tutup Idzes, pemain Sassuolo tersebut.***

 

Editor : Edwar Yaman
#patrick kluivert #piala dunia 2026 #timnas indonesia