PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Loyalitas sejati dalam arena Honda DBL with Kopi Good Day, siapa lagi kalau bukan para suporter! Kehadiran mereka tak pernah absen. Mereka selalu membanjiri tribun Gelanggang Remaja Pekanbaru, menyalurkan energi masif untuk menyemangati tim basket kebanggaan sekolah. Berkat totalitas ini, atmosfer setiap pertandingan DBL tak pernah redup. Bahkan, panitia harus mengisi ulang ratusan hingga ribuan penonton di tiap laga, saking besarnya animo yang tercipta.
Suporter bukan sekadar penonton yang duduk manis di tribun. Mereka adalah kreator seni yang menuangkan ide tak terbatas demi mendukung tim kesayangan. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah Suporter SMAN 1 Pekanbaru.
Mereka tampil memukau, membentangkan koreografi raksasa yang menawan, sebuah karya visual yang membius seisi stadion. Momen kekalahan tim basket putra SMAN 1 Pekanbaru saat bersua SMAN 8 Pekanbaru, Selasa (21/10), sama sekali tak menyurutkan semangat. Kesetiaan mereka terbukti teguh, dukungan tetap mengalir deras hingga detik terakhir. Tak hanya untuk tim putra, gairah Suporter SMAN 1 Pekanbaru juga tertuju pada tim basket putri mereka yang berlaga di musim Honda DBL with Kopi Good Day kali ini.
Kreativitas barisan suporter SMAN 1 Pekanbaru di DBL memang seolah tak mengenal batas. Mereka bebas mengekspresikan diri, mengubah bangku tribun menjadi panggung. Selain koreografi raksasa yang menjadi ikon, mereka juga menyajikan tarian unik dan teriakan dukungan yang khas. Kehadiran mereka sukses menjadikan tribun selalu ramai, riuh, dan dipenuhi gemuruh suara.(dof)
Editor : Rindra Yasin