PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - LAGA sarat gengsi tersaji di babak Big Eight Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Riau Series yang mempertemukan tim putra SMA Kalam Kudus Selatpanjang dan SMAN 1 Pangkalan Kuras. Berlangsung seru pada Rabu (22/10) di Gelanggang Remaja Pekanbaru, pertandingan ini berakhir manis untuk Kalam Kudus.
SMA Kalam Kudus Selatpanjang tampil dominan dan akhirnya berhasil mengamankan tiket bergengsi menuju fase Fantastic Four setelah menundukkan SMAN 1 Pangkalan Kuras dengan skor telak 58-25.
Kemenangan ini bukan sekadar tiket, tetapi juga penorehan sejarah! Keberhasilan menaklukkan Pangkalan Kuras sekaligus memecahkan rekor bagi SMA Kalam Kudus Selatpanjang, yang kini resmi melangkah ke babak semifinal (Fantastic Four) untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan mereka.
Sejak awal, pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi, namun permainan rapi dan disiplin menjadi kunci utama Kalam Kudus. Terutama pada aspek timing dan spacing, tim ini mampu meredam sekaligus menumbangkan perlawanan SMAN 1 Pangkalan Kuras.
Di kuarter pertama, Kalam Kudus langsung tancap gas memimpin jauh 17-3. Pangkalan Kuras kesulitan menembus pertahanan lawan dan mengejar ketertinggalan, membuat babak pertama ditutup dengan skor 32-12 untuk keunggulan Kalam Kudus.
Memasuki kuarter ketiga, dominasi Kalam Kudus kian tak terbendung. Mereka terus mengambil alih kendali permainan dan menambah keunggulan menjadi 47-15. Walaupun laga di kuarter keempat semakin seru, Pangkalan Kuras tetap tidak mampu membalikkan keadaan. Peluit panjang berbunyi, memastikan Kalam Kudus mengunci kemenangan 58-25 dan berhak atas satu slot di Fantastic Four.
Agus Salim, Pelatih tim Basket SMA Kalam Kudus Selat Panjang, mengakui tantangan berat menanti di laga semifinal. Ia pun berharap para pemainnya dapat meningkatkan semangat dan performa.
“Akan ada tantangan yang lebih berat lagi untuk pertandingan di laga Fantastic Four besok. Kami yakin masih punya peluang untuk masuk ke Champions. Anak-anak harus tetap semangat dan jaga kekompakan dalam pertandingan. Kita masih ada kesempatan walaupun nanti bertemu tim yang kuat dari Pekanbaru,” ujar Agus Salim.
Ia menambahkan, kunci menuju laga puncak adalah konsistensi. “Saya berharap agar anak-anak bisa lebih meningkatkan lagi permainannya, dan tetap menjaga kekompakan tim saat bertanding di partai Fantastic Four nanti,” tutupnya.(muh)
Laporan DOFI ISKANDAR, Pekanbaru
Editor : Rindra Yasin