PEKANBARU (RIAU POS.CO) - PSPS Pekanbaru gagal memperbaiki posisi di klasemen sementara Liga 2 Championship 2025/2026. Ini setelah tim berjuluk Askar Bertuah itu kalah 0-1 di kandang sendiri dari pemuncak klasemen Garudayaksa FC di Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai Pekanbaru, Senin (24/11/2025).
Menariknya PSPS Pekanbaru kalah dari lawan yang bermain dengan sembilan pemain. Ini setelah bek kanan Garudayaksa FC, Ahmad Birrul Walidain pada menit ke-65 dan kiper Rudi N Rajak di injury time. Dua pemain ini adalah mantan pemain Askar Bertuah musim lalu.
Ini adalah kekalahan pertama PSPS Pekanbaru saat main kandang dari enam laga. Hasil lainnya di kandang adalah 2 kali menang dan 3 kali imbang. Dengan tiga laga terakhir tanpa kemenangan membuat PSPS Pekanbaru besutan Aji Santoso tidak beranjak dari posisi kedelapan dengan 14 poin dari 12 laga.
Padahal jika menang lawan Garudayaksa FC, PSPS bisa naik dua setrip ke posisi keenam. Ini karena pada laga lainnya PSMS Medan kalah 0-2 di kandang Sumsel United dan tuan rumah Persikad Depok ditekuk Adhyaksa FC Banten 0-2.
Di Stadion Kaharuddin Nasution, PSPS yang di putaran pertama menahan Garudayaksa FC 2-2 di kandangnya 2-2, punya kans untuk menang. Apalagi tim tamu harus bermain dengan 10 pemain pada menit ke-65 dengan kartu merah yang diterima Ahmad Birrul Walidain. Meski bermain dengan 10 orang, Garudayaksa FC justru mampu mencetak gol di menit ke-80 lewat pemain pengganti Agus Nova Wintara yang baru lima menit di lapangan. Pemain dengan nomor punggung 27 yang berposisi sebagai center back itu mencetak gol setelah menyambut umpan lewat skema sepak pojok.
PSPS sebenarnya berhasil menyamakan kedudukan lewat gol sundulan Asir Asiz yang berada di sisi kanan gawang Garudayaksa FC. Namun sayangnya, gol Asir di injury time (90+7) dianulir wasit Roberto Putra karena terjadi pelanggaran oleh kiper Garudayaksa Rudi N Rajak di dalam kotak penalti. Pelanggaran itu membuat wasit Roberto Putra memberikan kartu kuning kedua alias kartu merah kepada Rudi N Rajak dan hadiah penalti bagi PSPS.
Namun Alex Da Silva yang bertindak sebagai eksekutor gagal mengeksekusi penalti. Tendangan berhasil digagalkan kiper dadakan Garudayaksa FC, Everton yang notabene adalah seorang penyerang karena pergantian pemain mereka telah habis.
Bagi Garudayaksa FC kemenanagn itu membuat mereka makin kokoh di puncak klasemen dengan 27 poin dari 12 laga,hasil 8 menang, 3 seri dan sekali kalah.***
Editor : Edwar Yaman