MILAN (RIAUPOS.CO) - Seorang Ibrahimovic bisa mengangkat trofi untuk AC Milan pada hari Senin mendatang. Bukan karena Zlatan Ibrahimovic yang ikonik kembali lagi dari pensiunnya, tetapi putranya yang berusia 19 tahun, Maximilian, telah dipanggil Milan untuk Supercoppa Italia di Arab Saudi.
Maximilian Ibrahimovic adalah salah satu dari enam pemain dari tim cadangan Milan yang berangkat ke Arab Saudi bersama tim senior di tengah daftar cedera yang semakin panjang untuk klub tersebut. Ayahnya mencetak 93 gol dalam 163 penampilan selama dua periode di Milan, memenangkan dua gelar Serie A dan Supercoppa Italia. Ibrahimovic muda bisa melakukan debutnya di salah satu dari dua pertandingan Rossoneri di Arab Saudi.
"Mereka memiliki keterampilan yang bagus," kata pelatih Milan, Massimiliano Allegri, pada hari Rabu (17/12/2025).
"Saya ingin memberi penghargaan kepada mereka atas apa yang mereka lakukan dalam latihan."
AC Milan yang merupakan runner-up Coppa Italia akan menghadapi juara Serie A, Napoli, pada hari Kamis. Sementara juara Coppa Italia, Bologna, akan bermain melawan runner-up Serie A, Inter Milan, pada hari berikutnya, dengan final digelar hari Senin.
Dari keempat tim, hanya Inter yang menang pada akhir pekan lalu, dengan mengalahkan Genoa untuk memimpin Serie A. Ini setelah AC Milan dan Napoli sama-sama kehilangan poin. Milan ditahan imbang 2-2 oleh Sassuolo -- tim promosi ketiga yang gagal mereka kalahkan musim ini, setelah kekalahan mengejutkan di kandang melawan Cremonese pada hari pembukaan dan hasil imbang melawan Pisa.
"Kami marah dengan hal itu, tetapi tidak patah semangat," kata Allegri.
Di klasemen Serie A saat ini Milan berada di posisi kedua, satu poin di bawah Inter dan satu poin di atas Napoli yang kalah dari Udinese. Sementara Bologna kalah di kandang melawan Juventus. Meskipun kesulitan melawan klub-klub promosi, Milan berhasil mengalahkan tim-tim lain di empat besar musim ini, termasuk Napoli.
"Besok adalah pertandingan yang berbeda, ini adalah pertandingan sistem gugur di mana tujuannya adalah untuk mencapai final," kata Allegri.
"Napoli adalah tim yang sangat kuat dan mereka akan marah setelah kekalahan dari Udinese. Ketika ada momen-momen sulit, [pelatih Napoli] Antonio Conte selalu berhasil mengeluarkan kemampuan terbaik dari timnya."
Milan memenangkan Supercoppa Italia untuk kedelapan kalinya musim lalu, mengalahkan Inter di final untuk mengakhiri rentetan tiga gelar beruntun bagi Nerazzurri. Napoli telah memenangkan kompetisi ini dua kali -- pada tahun 1990 dan 2014. Bologna, yang mengakhiri penantian 51 tahun untuk trofi besar dengan Coppa Italia, belum pernah mengangkat Supercoppa.***
Editor : Edwar Yaman