PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - PSPS Pekanbaru harus mengakui keunggulan Persikad Depok setelah kalah tipis dengan skor 2-3 pada laga lanjutan Pegadaian Liga 2 musim 2025/2026. Pertandingan tersebut digelar di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Sabtu (27/12) malam.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, kedua tim langsung tampil menyerang dengan tempo tinggi. Namun, Persikad Depok tampil lebih efektif pada awal laga. Baru memasuki menit kedua, tim tamu berhasil membuka keunggulan melalui Saydazimov. Pemain Persikad tersebut melepaskan sepakan keras dari sisi kiri yang gagal diantisipasi kiper PSPS Pekanbaru, sehingga skor berubah menjadi 0-1.
Tertinggal lebih dulu, PSPS berupaya bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, salah satunya pada menit ke-11 lewat tembakan Asir Asiz, namun bola masih mampu ditepis kiper Persikad.
Alih-alih menyamakan kedudukan, PSPS justru kembali kebobolan pada menit ke-17. Marselinus sukses memanfaatkan bola muntah hasil tangkapan yang tidak sempurna dari kiper PSPS, membawa Persikad unggul 0-2. Tekanan tim tamu terus berlanjut. Pada menit ke-34, Hamzah Depa menambah keunggulan setelah memenangi kemelut di depan gawang PSPS dan mencetak gol dari jarak dekat. Skor pun berubah menjadi 0-3.
Menjelang turun minum, PSPS Pekanbaru akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan. Ilham Fathoni mencetak gol pada menit ke-45 untuk mengubah skor menjadi 1-3. Hingga babak pertama berakhir, skor tersebut tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan semakin meningkat. Kedua tim saling melancarkan serangan demi menambah pundi-pundi gol. PSPS Pekanbaru terus berupaya menekan lini pertahanan Persikad Depok. Usaha tersebut membuahkan hasil pada menit ke-59 ketika Rafly Selang berhasil mencetak gol melalui sundulan kepala, memperkecil kedudukan menjadi 2-3.
Wasit memberikan tambahan waktu sembilan menit, namun PSPS gagal memanfaatkannya untuk menyamakan skor. Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta.
Dengan hasil ini, PSPS Pekanbaru tertahan dengan koleksi 14 poin. Kekalahan tersebut kian memperberat langkah tim kebanggaan masyarakat Riau dalam persaingan papan atas Liga 2 musim 2025/2026.
Pelatih PSPS, Aji Santoso, mengakui kekalahan tersebut mengecewakan seluruh elemen tim, mulai dari pelatih, manajemen, pemain, hingga suporter.
“Tentunya hasil ini sangat tidak kita inginkan. Baik itu semua, pelatih, manajemen, pemain, dan suporter,” ujar Aji Santoso usai pertandingan.
Aji juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukung setia PSPS yang terus memberikan dukungan penuh kepada tim.
“Saya minta maaf kepada semua suporter yang begitu mencintai tim ini dan masih mensupport secara total. Saya meminta agar sedikit bersabar menjelang transfer pemain bisa dimainkan. Karena pada pekan ke-16, semua pemain baru sudah bisa bermain,” jelasnya.
Ia berharap kehadiran pemain anyar nantinya dapat memberikan dampak positif bagi performa tim. Menurut Aji, pada pertandingan tersebut PSPS sebenarnya sempat memberikan perlawanan, terutama di babak kedua.
“Tadi terjadi tiga kali serangan berbahaya. Di babak kedua sudah ada perubahan sehingga kita bisa mencetak dua gol, tetapi itu belum cukup untuk mengejar ketertinggalan. Ini akan menjadi bahan evaluasi karena saat ini kita memang krisis pemain. Saya terpaksa mengotak-atik susunan pemain,” pungkasnya.
Sementara itu, pemain PSPS, Asir Asiz, mengaku kecewa dengan hasil pertandingan, terutama karena kebobolan banyak gol di babak pertama.
“Kami sangat kecewa, apalagi di babak pertama kebobolan banyak gol. Tapi alhamdulillah di babak kedua kita bisa mengejar dua gol. Kita lupakan pertandingan ini dan bangkit di pertandingan selanjutnya,” ujarnya.
Di kubu lawan, Pelatih Persikad Depok, Achmad Zulkifli, bersyukur atas kemenangan yang diraih timnya.
“Alhamdulillah, ini berkat kerja keras tim dan dukungan masyarakat Depok sehingga kami bisa meraih tiga poin,” katanya.(dof)
Editor : Bayu Saputra