MANCHESTER (RIAUPOS.CO) - Ruben Amorim dipecat Manchester United setelah pertemuan yang penuh gejolak dengan Direktur Sepakbola Jason Wilcox. Dikutip dari ESPN, Amorim tidak senang dengan percakapan yang beralih ke sistem 3-4-3 pilihannya dan potensi evolusi gaya bermain tim.
Setelah pertemuan tersebut, Amorim mengikuti konferensi pers yang tegang dengan wartawan sebelum segera meninggalkan tempat latihan klub di Carrington. Ia membatalkan wawancara siaran yang dijadwalkan dengan alasan "pribadi" dan bek Lisandro Martínez harus menggantikannya.
Sumber-sumber mengatakan kepada ESPN bahwa Jason Wilcox bermaksud agar pertemuan tersebut fokus pada umpan balik setelah hasil imbang 1-1 dengan Wolves tiga hari sebelumnya.
Baca Juga: Terlambat Ambil Bantuan, Warga Kecewa Dana BLT Kesra Dikembalikan ke Pusat
Respons Amorim yang berapi-api terhadap saran tersebut dianggap oleh para petinggi klub sebagai "terlalu emosional" dan menandakan bahwa hubungannya dengan Wilcox telah memburuk.
Hal itu diikuti oleh konferensi pers yang tegang setelah hasil imbang 1-1 dengan Leeds pada hari Senin di mana pelatih asal Portugal itu menuntut untuk menjadi manajer, bukan pelatih dan meminta Wilcox untuk melakukan pekerjaannya.
Sumber-sumber Manchester United bersikeras bahwa keputusan untuk memecat Amorim tidak semata-mata dibuat karena ketegangan di balik layar dan diambil karena klub belum melihat cukup tanda-tanda evolusi atau kemajuan di lapangan.
Amorim diberitahu secara langsung di Carrington pada Senin pagi oleh Wilcox dan CEO Omar Berrada. Pelatih U-18 Darrren Fletcher akan memimpin pertandingan tandang menghadapi tuan rumah Burnley, Kamis (8/1/2026) dini hari WIB, pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026.
Menurut media olahraga yang berbasis di Amerika Serikat, The Athtletic, penunjukan Darren Fletcher tidak lepas dari jejaknya yang pernah menjabat sebagai asisten dari pelatih Manchester United Erik Ten Hag (2022-2024) dengan tugas melatih tim pertama.
Pria asal Skotlandia itu ditunjuk untuk membesut tim U-18 Man United pada Juli 2025. Sejauh ini, berdasar catatan Transfermarkt, Fletcher membawa tim U-18 MU ke peringkat kedua klasemen sementara Wilayah Utara Liga Inggris U-18 2025/2026. Di bawah asuhan Fletcher, tim U-18 MU menang delapan kali, seri dua kali, dan kalah empat kali dari 14 pertandingan Liga Inggris U-18 musim ini.
Selain itu, tim U-18 MU juga mencatatkan satu kemenangan dari satu laga mereka di Piala FA Remaja. The Athletic juga menyebut Fletcher disukai para pemain muda Manchester United.
Baca Juga: Jalur Baru Jalan Lobak Dibuka, Wako Pekanbaru Agung Nugroho Jawab Keluhan Warga soal Macet
Kala masih aktif sebagai pemain, Fletcher yang berposisi gelandang memperkuat tim utama MU pada 2002-2015 dengan catatan 342 penampilan. Dia membuat 24 gol dan 31 assist.
Ketika itu, saking seringnya Fletcher bermain untuk MU, dia disebut-sebut sebagai anak kesayangan Ferguson (pelatih MU Sir Alex Ferguson). Pria yang kini berusia 41 tahun itu juga berstatus sebagai lulusan akademi MU yang dibelanya mulai 1995.
Setelah dari MU, Fletcher kemudian pindah ke klub Inggris lainnya yaitu West Bromwich Albion (2015-2017) dan Stoke City (2017-2019) yang menjadi tim terakhirnya sebelum pensiun. Pemain timnas Skotlandia periode 2003-2017 itu ikut menyumbangkan lima gelar juara Liga Inggris untuk Manchester United, kemudian masing-masing satu trofi kampiun Piala FA, Liga Champions UEFA dan Piala Dunia Antarklub.
Sebagai pelatih, dari sisi formasi, Fletcher berbeda dengan Amorim yang kerap menggunakan formasi tiga bek 3-4-3 atau 3-4-2-1. Di tim U-18 MU, Fletcher memakai formasi empat bek, umumnya dengan 4-2-3-1. Susunan empat bek di belakang itu lebih disukai oleh pemilik MU karena dianggap lebih efektif di Liga Inggris.
Fletcher memiliki dua anak kembar yang kini menjadi pemain tim muda MU yakni Jack dan Tyler Fletcher, keduanya baru berumur 18 tahun. Jack sudah debut di tim senior MU pada Desember 2025, sementara Tyler sudah rutin dipanggil ke tim utama oleh Ruben Amorim meski masih sebagai pemain pelapis.***
Editor : Edwar Yaman