PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) -- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Indonesia di kancah internasional. Delvi Nurfadilah, atlet Mixed Martial Arts (MMA) asal Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau, sukses menorehkan sejarah dengan meraih Juara I sekaligus Medali Emas pada ajang 3rd AMMA Championship 2026 yang digelar di Luzhou, Cina, 7-11 Januari 2026.
Delvi yang turun di kelas 48 kilogram merupakan atlet binaan PB Persatuan Tarung Campuran Indonesia (Pertacami) dan dipercaya mewakili Indonesia pada kejuaraan Asian MMA (AMMA) tingkat Asia tersebut.
Partai final yang digelar Ahad (11/1/2026) berlangsung dramatis. Menghadapi atlet tuan rumah Cina, Delvi tampil dominan dan hanya membutuhkan setengah ronde untuk mengakhiri pertandingan.
Wasit asal Vietnam yang memimpin laga terpaksa menghentikan pertandingan lebih cepat setelah lawan Delvi mengalami knockout (KO), sekaligus memastikan Delvi keluar sebagai juara I peraih medali emas perempuan
Kesuksesan Delvi bukan datang secara instan. Atlet muda ini telah lama menggeluti dunia bela diri sejak usia dini. Bahkan sejak kelas 2 sekolah dasar, Delvi sudah aktif mengikuti cabang olahraga bela diri, mulai dari Tarung Derajat, Taekwondo, Jujitsu, Gulat, hingga Muay Thai hingga kuliah.
Berbagai prestasi gemilang telah diraihnya di tingkat nasional maupun internasional. Di antaranya Juara I Muay Thai Thailand, Juara II Jujitsu Brunei Darussalam, Juara I Nasional Kungfu Indonesia (AKTI), Kuta Bali pada Juni 2024, Juara I Kejurda Aliansi Kungfu Tradisional Indonesia (AKTI) Sumut pada Mei 2024.
Juara I Muay Thai Indonesia Sumut, Piala Danrindam I Bukit Barisan pada Desember 2023, Juara I Wushu Indonesia Kabupaten Simalungun pada September 2023, Juara II Kejurda Kickboxing Indonesia Sumut tahun 2023, Juara III Kejurda Wushu Sanda Sumut, Piala Gubernur Sumut (November 2023), Juara II Tarung Derajat Pelajar, Piala Gubernur Sumut tahun 2019, Penghargaan Tarung Derajat Kurata IV dari Kodim 0207/Simalungun (2018).
Selain itu, Delvi juga telah mengikuti berbagai kejuaraan internasional di Bali, Thailand, dan Brunei Darussalam, sebelum akhirnya tampil di AMMA Championship Cina, yang menjadi salah satu level tertinggi kejuaraan MMA Asia menuju ajang dunia.
Kejuaraan AMMA sendiri merupakan ajang MMA tingkat Asia yang menjadi salah satu pintu menuju kejuaraan dunia, dengan standar atlet harus menguasai minimal lima cabang bela diri. Saat ini, Delvi diketahui dibina langsung oleh pelatih asal Brasil, Marcos Tulio Machado, yang berasal dari negara dengan reputasi kuat di dunia MMA.
Usai berlaga di Cina, Delvi dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 13 Januari 2026, dan akan mendapatkan penyambutan serta undangan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Selanjutnya, pada 15 Januari 2026, Delvi direncanakan kembali ke kampung halamannya di Desa Mahato.
Delvi Nurfadilah lahir di Karawang, 2 Agustus 2005. Ia merupakan anak ketiga dari empat bersaudara, pasangan dari Peltu Amir (Babinsa Mahato) dan Sri Marlinda. Saat ini, Delvi tercatat sebagai mahasiswa STIKOM Tunas Bangsa Pematang Siantar, Jurusan Informatika, Semester III dengan sistem perkuliahan online. Delvi diketahui pindah dan menetap di Desa Mahato sejak tahun 2020, seiring kepindahan tugas ayahnya sebagai Babinsa Mahato.
Peltu Amir, yang juga merupakan salah satu pelatih nasional Tarung Derajat, saat dikonfirmasi Riaupos.co, Ahad (11/1/2026) malam, menyampaikan harapan agar pemerintah daerah, khususnya Pemkab Rokan Hulu dan Pemprov Riau, dapat memberikan perhatian serius terhadap pembinaan atlet muda berprestasi.
"Prestasi Delvi diharapkan bisa menjadi pemicu kebangkitan generasi muda agar serius menekuni kegiatan positif, khususnya olahraga bela diri," ujarnya.
Dia mengucapkan terima kasih kepada Kemenpora, pihak-pihak yang telah mendampingi proses administrasi termasuk pengurusan paspor, serta seluruh pelatih dan tim yang selama ini mendukung perjalanan karier Delvi, khususnya Bupati dan Wakil Bupati Rohul.
Wakil Bupati Rokan Hulu, H Syafaruddin Poti SH MM, saat menghubungi Riaupos.co, Ahad (11/1/2026), menyatakan bahwa prestasi Juara I dan Medali Emas AMMA di Cina yang diraih Delvi Nurfadilah menjadi kebanggaan tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau dan Indonesia.
"Atlet muda dari desa Mahato ini membuktikan bahwa dengan disiplin, pembinaan serius, dan dukungan semua pihak, putra daerah mampu bersaing dan berjaya di level internasional," ujarnya.
Syafaruddin Poti mengatakan pemerintah Kabupaten Rohul mengapresiasi dan terimakasih kepada ananda Devi Fadilah yang telah mengharumkan nama daerah dan bangsa Indonesia di tingkat Asia.
Ditambahnya, pemerintah daerah akan menyambut Devi Fadilah saat tiba di Kabupaten Rohul. "Tentunya para generasi muda Rohul untuk bisa mengikuti prestasi ananda tersebut," tutup Wabup Rohul.
Editor : Rinaldi