Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Manchester City Dipermalukan Bodo/Glimt di Liga Champions, Erling Haaland: Saya Bertanggung Jawab Penuh

Edwar Yaman • Rabu, 21 Januari 2026 | 07:43 WIB

 

Erling Haaland mengalami kepulangan yang menyedihkan ke Norwegia saat Manchester City dikalahkan Bodø/Glimt 3-1 dalam lanjutan Liga Champions.
Erling Haaland mengalami kepulangan yang menyedihkan ke Norwegia saat Manchester City dikalahkan Bodø/Glimt 3-1 dalam lanjutan Liga Champions.

BODO/GLIMT (RIAUPOS.CO) - Striker Manchester City, Erling Haaland kecewa berat saat pulang kampung ke negara asalnya, Norwegia. Ini setelah Man City dipermalukan tim underdog Norwegia, Bodo/Glimt dalam lanjutan Liga Champions, Stadion Aspmyra, Rabu (21/1/2026) dini hari WIB.

Man City yang bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-62 kalah 3-1. Fi mana gelandang bintang Rodri diusir dari lapangan karena mendapatkan dua kartu kuning berturut-turut. Kekalahan tak terduga melawan tim debutan turnamen ini terjadi tiga hari setelah City dikalahkan 2-0 oleh rival sengit mereka, Manchester United, di Liga Premier.

"Saya tidak punya jawabannya. Saya bertanggung jawab penuh karena tidak mampu mencetak gol yang seharusnya," kata Haaland kepada TNT Sports.

"Saya hanya meminta maaf kepada semua orang; setiap pendukung Man City dan setiap pendukung yang melakukan perjalanan hari ini, karena pada akhirnya ini memalukan. Bodo memainkan sepakbola yang luar biasa dan pada akhirnya itu pantas bagi mereka," lanjut penyerang Timnas Norwegia itu.

“Sejujurnya, saya tidak tahu harus berkata apa karena saya tidak punya jawabannya, dan yang bisa saya katakan hanyalah maaf."

Man City hanya memenangkan dua dari tujuh pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi -- dan salah satunya melawan Exeter yang berada di divisi ketiga di Piala FA.

Tim asuhan Guardiola memulai putaran ketujuh pertandingan Liga Champions di posisi keempat tetapi bisa saja tergeser dari delapan posisi kualifikasi otomatis. Tim yang finis di posisi 9-24 setelah putaran terakhir minggu depan harus melalui babak play-off.

 Baca Juga: Melintas dengan Rasa Cemas, Warga Ujung Batu Berharap Perbaikan Jalan Provinsi

"Hari ini adalah kesempatan luar biasa bagi kami. Namun semuanya berjalan salah, banyak hal yang merugikan kami. Itu adalah fakta dan kami harus mencoba mengubahnya. Para pemain ada di sana dan kami telah mencoba," ujar Guardiola.

"Saya tidak ragu bahwa dalam kompetisi ini, tidak ada yang pasti. United lebih baik dari kami [Sabtu]. Hari ini momentumlah yang menghukum kami," lanjut manajer asal Spanyol itu.

City juga dilanda cedera, terutama di lini pertahanan di mana bek tengah Rúben Dias, John Stones, dan Josko Gvardiol semuanya absen dan bek kanan Matheus Nunes absen karena sakit.

Tidak banyak waktu istirahat bagi City, dengan harapan mereka untuk mengamankan tempat otomatis di babak 16 besar Liga Champions bergantung pada pertandingan penting fase liga terakhir melawan Galatasaray pekan depan.

"Kami tiba di beberapa lini tanpa pemain penting yang memberikan konsistensi pada tim," tambah Guardiola.

"Mereka agak rapuh, [seperti] musim lalu pada periode tertentu. Bagaimana mereka berjuang 10 lawan 11, banyak pemain yang menunjukkan peningkatan, tetapi kami harus mengubah dinamika dengan cepat untuk pertandingan berikutnya melawan Wolves dan setelah itu pertandingan terakhir melawan Galatasaray."

Guardiola menolak mengkritik Rodri karena ia terus berjuang dalam musim comeback yang sulit hingga saat ini setelah menderita cedera lutut serius musim lalu.

"Itu situasi yang sulit. Kami kehilangan bola. Kami melakukan transisi, tetapi mereka cepat dan terkadang Anda bereaksi," katanya.

"Gol kedua agak lemah, tetapi begitulah adanya."***

Editor : Edwar Yaman
#Bodo/Glimt #Manchester City #Erling Haaland #liga champions #Guardiola #norwegia