MILAN (RIAUPOS.CO) - Gabriel Jesus sudah mencapai performa puncak hanya sebulan setelah kembali dari cedera panjang. Penyerang Arsenal itu baru diberi kesempatan bermain sebagai starter untuk ketiga kalinya musim ini. Penyerang asal Brasil itu pun mencetak dua gol pada babak pertama untuk membawa Arsenal meraih kemenangan 3-1 atas tuan rumah Inter Milan di Liga Champions, Rabu (21/1/2026) dni hari WIB.
Gabriel Jesus pun jadi bintang di San Siro, Milan. Dia dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga itu, di mana dia absen hampir setahun setelah mengalami cedera ACL pada Januari tahun lalu.
"Ini malam yang seperti mimpi. Saya selalu bermimpi menjadi pemain sepakbola," kata Jesus kepada Amazon Prime.
"Saya banyak menonton Serie A ketika kecil, Jadi, berada di stadion ini dan mencetak gol di sini membuat saya menangis karena saya selalu bermimpi berada di sini. Selalu ada alasan mengapa sesuatu terjadi, baik itu hal-hal baik maupun hal-hal sulit. Saya belajar itu selama 11 bulan absen dari lapangan," lanjut mantan penyerang Manchester City itu.
Gabriel Jesus kembali pada bulan Desember tetapi sebagian besar tampil sebagai pemain pengganti. Satu-satunya penampilan sebagai starter sebelum pertandingan lawan Inter Milan terjadi di kompetisi piala domestik. Namun, pelatih Arsenal Mikel Arteta memasukkan pemain Brasil itu ke dalam susunan pemain inti di San Siro menggantikan Viktor Gyokeres, yang kesulitan beradaptasi sejak kepindahannya dengan nilai transfer besar dari Sporting CP pada musim panas.
"Semua orang ingin menjadi starter," tambah Jesus.
"Saya adalah orang yang sangat menghormati pemain lain. Saya bukan anak kecil lagi, saya sudah 28 tahun, jadi saya mengerti sepakbola. Saya sangat senang Vik masuk dan mencetak gol. Saya sangat senang saya mencetak gol dan Vik juga mencetak gol."
Gabriel Jesus membawa Arsenal unggul di menit ke-10 dengan penyelesaian instingtif, mengulurkan kakinya dan menyambut bola pantulan dari tembakan Jurriën Timber.
Itu adalah gol pertamanya di Liga Champions dalam lebih dari dua tahun, sejak mencetak gol di pertandingan grup melawan Lens pada November 2023.
Inter menyamakan kedudukan delapan menit kemudian melalui Petar Sucic, tetapi Jesus kembali berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat untuk kembali membawa Arsenal unggul di menit ke-31.
Bukayo Saka mengirimkan tendangan sudut dari kanan ke tiang jauh, di mana Leandro Trossard menyundulnya kembali untuk Jesus yang kemudian menyundul bola masuk ke gawang. Gyokeres masuk menggantikan Jesus di menit ke-75 dan mencetak gol ketiga Arsenal, sembilan menit kemudian.
"Ini luar biasa, kami sangat merindukan Gabby," kata Arteta. "Ini akan meningkatkan kepercayaan dirinya, dan juga tim, karena sekarang kami memiliki profil pemain yang berbeda di posisi itu. Dan fakta bahwa para pemain tersebut bermain di level itu -- Viktor masuk, dia juga memberikan dampak besar dalam pertandingan -- itu hanya membuat kami lebih baik dan itulah yang kami cari."
Kemenangan tersebut memastikan Arsenal yang berada di puncak klasemen lolos ke babak 16 besar Liga Champions dan juga membuat mereka memenangkan tujuh pertandingan Eropa berturut-turut untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.
Arsenal belum pernah memenangkan Liga Champions, meskipun mereka mencapai final pada tahun 2006 -- kalah dari Barcelona.
Tim asuhan Arteta juga memimpin klasemen Liga Primer, dengan keunggulan tujuh poin, dan akan menjamu Manchester United pada hari Ahad.***
Editor : Edwar Yaman