PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Forum Komunikasi Pengprov Cabang Olahraga Riau (FORKICAU) mendesak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Riau segera menetapkan dan melaksanakan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov).
Hingga kini, agenda penting tersebut dinilai belum memiliki kepastian waktu pelaksanaan.
Ketua FORKICAU Riau, Deni Ermanto Iddehan, mengatakan penundaan Musorprov yang berlarut-larut berpotensi menimbulkan stagnasi organisasi serta mengganggu arah pembinaan olahraga di daerah.
Menurutnya, Musorprov merupakan forum tertinggi dalam struktur organisasi KONI di tingkat provinsi yang tidak seharusnya ditunda tanpa alasan yang jelas.
"Kami meminta KONI Riau segera mengambil langkah tegas dengan menetapkan jadwal Musorprov. Jangan sampai organisasi olahraga di daerah ini terkesan berjalan tanpa arah akibat tidak adanya kepastian kepemimpinan," ujar Deni, pada Selasa (10/3).
Ia menilai kondisi tersebut telah menimbulkan kegelisahan di kalangan pengurus cabang olahraga (cabor) yang selama ini menjadi ujung tombak pembinaan atlet di daerah.
Tanpa adanya kepastian mengenai pelaksanaan Musorprov, proses konsolidasi organisasi dinilai sulit berjalan secara maksimal.
Menurut FORKICAU, kepastian kepemimpinan dalam tubuh KONI Riau sangat penting guna memastikan berbagai program pembinaan atlet dan peningkatan prestasi olahraga dapat berjalan secara optimal.
Apalagi, Provinsi Riau ke depan akan menghadapi berbagai agenda olahraga tingkat nasional yang membutuhkan persiapan matang dan koordinasi yang solid.
"Kami tidak ingin polemik organisasi yang berkepanjangan justru mengorbankan kepentingan atlet serta pembinaan prestasi olahraga. Musorprov harus segera digelar sebagai jalan keluar untuk memastikan roda organisasi kembali berjalan normal," tambahnya.
FORKICAU menegaskan bahwa desakan tersebut bukan semata-mata bentuk tekanan terhadap KONI Riau, melainkan bagian dari tanggung jawab moral pengurus cabang olahraga untuk menjaga marwah organisasi olahraga di daerah.
Mereka juga mengingatkan bahwa penyelenggaraan organisasi olahraga harus tetap berlandaskan pada prinsip demokrasi, transparansi, serta mematuhi aturan organisasi yang berlaku.
Jika dalam waktu dekat tidak ada kepastian mengenai jadwal Musorprov, para pengurus cabang olahraga menyatakan akan terus menyuarakan aspirasi mereka.
Bahkan, mereka membuka kemungkinan untuk menyampaikan langsung desakan tersebut kepada KONI Pusat agar turut mendorong KONI Riau segera melaksanakan Musorprov.
"Langkah ini kami lakukan demi menjaga masa depan olahraga Riau agar tetap berada pada jalur pembinaan yang jelas dan terarah," tegas Deni.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Riau, Iskandar Hosein melalui Wakabid Humas KONI Riau H Nurmadi mengatakan, sampai saat ini KONI Riau masih menunggu arahan KONI pusat. Karena hasil dari TTP belum selesai untuk pendaftaran bakal calon Ketua KONI Riau.
"Hingga saat ini KONI pusat juga belum memberikan arahan terkait dengan musorprov KONI Riau,"ujarnya.
Lebih lanjut dikatakannya, masa kepengurusan KONI Riau berakhir 29 Maret 2026. Dan masih ada waktu menunggu arahan KONI pusat untuk menyelesaikan permasalahan di TPP.
Editor : Eka G Putra