LISBON (RIAUPOS.CO) - Sporting CP menjadi tim kelima yang membalikkan defisit tiga gol di leg pertama untuk melaju ke perempatfinal Liga Champions dengan kemenangan agregat 5-3 atas Bodo/Glimt, Rabu (18/3/2026) dini hari WIB. Klub Portugal itu tampil luar biasa setelah pada leg 1 kalah 3-0 di Arctic Circle pekan lalu.
Namun, kemenangan 5-0 setelah perpanjangan waktu di Estadio Jose Alvalade membuat Sporting mencapai perempatfinal untuk pertama kalinya sejak 1982-83.
Bek Gonçalo Inacio memulai kebangkitan di menit ke-34 ketika ia mencetak gol melalui sundulan dari sepak pojok. Luis Suárez memberikan umpan kepada Pedro Gonçalves untuk mencetak gol di menit ke-61 dan kemudian menyamakan kedudukan di menit ke-78 dari titik penalti.
Sporting memenangkan pertandingan di babak perpanjangan waktu ketika Maximiliano Araújo mencetak gol dua menit memasuki perpanjangan waktu, sebelum Rafael Nel menambahkan gol kelima di waktu tambahan.
Di sisi lain, kegagalan ini mengakhiri kisah dongeng Bodo/Glimt untuk menorehkan sejarah sebagai klub Norwegia pertama dalam 29 tahun yang berhasil menembus babak perempatfinal Liga Champions.
Jalannya Pertandingan
Sejak peluit awal, Sporting langsung menggebrak demi mengejar ketertinggalan. Peluang emas hadir saat laga baru memasuki menit ketiga. Maximiliano Araújo menusuk dari sisi kiri dan mengirim umpan silang ke Francisco Trincao, tetapi sundulannya belum menemui sasaran. Beberapa saat kemudian, Trincao kembali mengancam lewat percobaan chip, namun bola masih melenceng dari gawang.
Agresivitas tuan rumah sempat membuka celah bagi serangan balik lawan. Bodo/Glimt memperoleh kesempatan emas melalui Kasper Hogh, tetapi penyelesaiannya belum berbuah gol. Momen itu justru menjadi titik balik, karena pada menit ke-30 Sporting memecah kebuntuan lewat sundulan Goncalo Inacio yang memaksimalkan sepak pojok.
Tim tamu nyaris membalas tak lama berselang. Upaya Odin Bjortuft bahkan dua kali membentur mistar gawang dalam satu rangkaian peluang dramatis.
Memasuki paruh kedua, tekanan Sporting tak mengendur. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-61 saat Pedro Gonçalves mencatatkan nama di papan skor setelah menerima umpan matang dari Luis Suarez, membuat agregat kian menipis.
Gelombang serangan akhirnya berujung momen krusial melalui intervensi VAR. Wasit menunjuk titik penalti setelah Fredrik Andre Bjorkan dinilai melakukan handball di area terlarang. Suárez yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna dan menyamakan agregat.
Sporting hampir menyelesaikan pekerjaan di waktu normal, tetapi sepakan Nuno Santos hanya menghantam tiang gawang. Saat laga berlanjut ke babak tambahan, Sporting tampil semakin percaya diri. Baru dua menit berjalan, Araujo mencetak gol penting yang melengkapi kebangkitan setelah memanfaatkan celah di sisi dekat gawang lawan.
Gol pamungkas hadir di masa injury time melalui pemain pengganti Rafael Nel, sekaligus mengunci kemenangan telak 5-0 yang bersejarah.***
Editor : Edwar Yaman