Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Disdik Riau Dukung Peningkatan Kualitas Pelatih dan Wasit Basket

Dofi Iskandar • Rabu, 1 April 2026 | 15:11 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya.
Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya.

 

​PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Pendidikan (Disdik) Riau menyambut baik upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di cabang olahraga bola basket yang digagas Pengurus Provinsi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Pengprov Perbasi) Riau. Langkah ini dinilai strategis dalam memperkuat fondasi olahraga prestasi mulai dari level sekolah di Bumi Lancang Kuning.

​Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya, yang mengapresiasi pelaksanaan Penataran Pelatih dan Wasit Lisensi C serta Coaching Clinic 3x3 di tiga kabupaten dan kota di Riau. Menurutnya, kegiatan ini sangat positif karena turut meningkatkan kompetensi guru yang bertindak sebagai pelatih basket di sekolah serta para pengadil pertandingan.

​“Kami dari Disdik Riau tentu sangat mendukung kegiatan ini karena dapat meningkatkan kompetensi guru, terutama yang membina kegiatan olahraga basket di sekolah,” ujar Erisman Yahya, Selasa (31/3). Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan bibit atlet yang le­bih berkualitas melalui ta­ngan-tangan pelatih yang memiliki pemahaman regulasi secara mendalam.

​Pengprov Perbasi Riau sendiri terus mendorong peningkatan kualitas SDM basket sei­ring tingginya minat masyarakat terhadap olahraga tersebut. Ketua Umum Pengprov Perbasi Riau, Zulhendri, mengatakan bahwa program ini merupakan langkah nyata untuk menjawab perkembangan basket yang semakin merata di seluruh wilayah Riau.

Baca Juga: Zulhendri: Tim Basket Wajib Didampingi Pelatih Berlisensi

​“Kita melihat antusiasme basket di Riau sangat luar biasa. Tidak hanya di Pekanbaru, tapi juga berkembang hingga ke kabupaten dan kota,” katanya. Hal ini menjadi alasan utama mengapa pemerataan kualitas pelatih dan wasit menjadi prioritas pengurus saat ini.

​Zulhendri menjelaskan, pelaksanaan penataran akan dibagi dalam tiga tahap. Tahap pertama digelar di Kabupaten Bengkalis pada 3–5 April 2026. Selanjutnya di Kabupaten Kuantan Singingi pada 10–12 April 2026, dan tahap terakhir berlangsung di Kabupaten Kampar pada 17–19 April 2026.

​Selama ini, penyelenggaraan kejuaraan basket di daerah masih sangat bergantung pada sumber daya dari Pekanbaru, terutama dalam hal penyediaan wasit. Kondisi tersebut membuat biaya pelaksanaan kegiatan di daerah menjadi lebih tinggi karena adanya beban operasional transportasi dan akomodasi tenaga ahli dari ibu kota provinsi.

​“Daerah masih bergantung pada Pekanbaru untuk menghadirkan wasit. Dengan adanya penataran ini, kita berharap setiap daerah bisa memiliki wasit sendiri sehingga lebih mandiri dan efisien dari sisi biaya,” jelas Zulhendri. Kemandirian ini diharapkan mampu memicu lebih banyak turnamen lokal di masa depan.(dof)

Editor : Arif Oktafian
#KUALITAS PELATIH #disdik riau #Perbasi Riau #basket #wasit