LONDON (RIAUPOS.CO) - Hingga pekan ke-36 Premier League, Arsenal masih tertinggal satu gol lebih rendah daripada Manchester City. Kalau City surplus 43 gol, maka Arsenal hanya surplus 42 gol.
Dengan konsistensi City yang masih bisa mengancam peluangnya merebut trofi Premier League musim ini, tactician Arsenal Mikel Arteta mengubah mindset anak buahnya. Bukan lagi menang tipis hanya demi tiga angka. Tapi juga harus lebih rakus dalam urusan mencetak gol.
Terutama ketika menjamu Burnley FC di Etihad Stadium, Manchester, dini hari nanti (siaran langsung Vidio pukul 02.00 WIB). Kebetulan Burnley musim ini sudah terdegradasi dari Premier League.
“Seharusnya, bisa menang tiga atau empat gol tanpa balas,” sebut mantan striker Arsenal Paul Merson dalam analisisnya. Kali terakhir Arsenal menang tiga gol atau lebih terjadi saat mengalahkan Fulham FC 3-0, 3 Mei lalu.
Baca Juga: Korea Selatan Umumkan Skuad, Son Heung-min Akan Pimpin Taeguk Warriors di Piala Dunia 2026
Dilansir dari laman Burnley Express, Arteta berkaca dari kemenangan atas West Ham United 1-0 yang didapatkan dengan susah payah. “Kami harus mampu mencetak lebih banyak gol lagi,” harap Arteta.
“Aku pikir, ini bagian dari narasi. Ada berbagai pilihan dan ini bisa menjadi salah satunya. Ini jadi faktor terpenting sejak awal musim,” lanjut Arteta, tentang produktivitas gol Arsenal.
Gyokeres Memburu Level Saka
Tidak ada penggawa Arsenal yang masuk di dalam tiga besar pencetak gol terbanyak Premier League musim ini. Strikernya Viktor Gyokeres mengoleksi 14 gol, terpisah 12 gol dari striker Manchester City Erling Haaland sebagai pencetak gol terbanyak sementara.
Gyo, sapaan karib Gyokeres, kini mulai membidik pencapaian Bukayo Saka sebagai pencetak gol terbanyak Arsenal di Premier League. Terutama sejak pasca era pandemi Covid-19. Saka mengoleksi 16 gol di Premier League 2023-2024.
Baca Juga: Mohamed Salah Desak Liverpool Kembali ke Gaya Sepakbola 'Heavy Metal'
VAR Bisa Jadi Bala Bantuan
Dianulirnya gol West Ham yang dicetak Callum Wilson setelah review VAR, membantu Arsenal mempertahankan posisi puncaknya di Premier League. Tapi, keputusan wasit yang tidak menghukum City dengan penalti saat lawan Everton, juga membantu The Cityzens, julukan City.
Keputusan VAR pun disebut-sebut bisa jadi penentu lainnya dalam momen perebutan gelar juara di Premier League antara Arsenal dan City. “Saat dua klub besar berebut gelar, ada keputusan VAR yang jauh lebih besar dampaknya,” kata Arteta.(ren/bas/gem)
Laporan JPG
Editor : Arif Oktafian