Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Prancis Tetap Diunggulkan di Piala Dunia 2026

Redaksi • Kamis, 28 Mei 2026 | 11:19 WIB
Kylian Mbappé. (JPG)
Kylian Mbappé. (JPG)

 

PARIS (RIAUPOS.CO)- Prancis kembali datang ke Piala Dunia sebagai salah satu kandidat kuat juara. Dengan kedalaman skuad yang luar biasa dan kombinasi pemain muda berbakat plus nama-nama senior berpengalaman, Les Bleus punya semua modal untuk melangkah jauh di Amerika Utara. 

Namun, satu hal yang masih menjadi perdebatan besar di Prancis adalah pendekatan Didier Deschamps. Sebagian fans ingin melihat tim bermain lebih menyerang dan ekspresif, sementara Deschamps tetap identik dengan gaya pragmatis yang mengutamakan keseimbangan.

Meski begitu, pemanggilan pemain seperti Rayan Cherki dan Maghnes Akliouche memberi sinyal bahwa Prancis mulai membuka ruang untuk kreativitas yang lebih besar di lini depan.

Baca Juga: Mikel Arteta Sebut Perekrutan David Raya Sulit Dijelaskan kepada Dewan Arsenal

Deschamps Siapkan “Tarian Terakhir”

Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen terakhir Didier Deschamps bersama Prancis. Sang pelatih sudah memastikan dirinya akan mundur setelah kompetisi berakhir.

Selama 14 tahun menangani Les Bleus, Deschamps sukses membawa Prancis menjadi juara dunia 2018 dan finalis Piala Dunia 2022. Kini, ia jelas ingin menutup eranya dengan satu trofi besar lagi.

Nama Zinedine Zidane terus disebut sebagai kandidat terkuat penggantinya, tetapi untuk saat ini fokus utama Deschamps hanyalah membawa Prancis kembali ke puncak dunia.

Baca Juga: Belanda Umumkan Skuad Piala Dunia 2026: Koeman Coret Jeremie Frimpong, Pilih Crysencio Summerville

Formasi Andalan: 4-2-3-1

Melansir Talksport, Deschamps diprediksi tetap memakai formasi favoritnya, 4-2-3-1. Struktur ini memberi keseimbangan antara kekuatan bertahan dan kebebasan pemain depan untuk menyerang.

Duet Aurélien Tchouaméni dan Adrien Rabiot kemungkinan tetap menjadi fondasi utama lini tengah. Keduanya menawarkan kombinasi fisik, disiplin posisi, dan kemampuan menjaga ritme permainan.

Di depan, Prancis punya banyak opsi mematikan. Ousmane Dembélé, Michael Olise, Désiré Doué, hingga Kylian Mbappé siap menjadi ancaman besar bagi lawan.

Prediksi Starting XI Prancis v Senegal

Kiper Mike Maignan. Posisinya nyaris tak tergantikan. Selain refleks elite, Maignan juga sangat nyaman bermain dalam sistem modern yang mengharuskan kiper aktif membangun serangan.

Baca Juga: French Open: Novak Djokovic Singkirkan Petenis Tuan Rumah yang 15 Tahun Lebih Muda darinya dalam Laga 4 Set

Bek Kanan Jules Koundé. Meski posisi naturalnya bek tengah, Koundé sudah sangat terbiasa bermain di sisi kanan dan memberi stabilitas defensif. Bek Tengah William Saliba. Bek Arsenal ini hampir pasti menjadi starter utama. Cepat, tenang, dominan di duel udara, dan semakin matang dalam membaca permainan.

Bek Tengah Dayot Upamecano. Kecepatannya sangat penting untuk mengawal garis pertahanan tinggi ala Deschamps. Bek Kiri Lucas Digne, posisi ini masih cukup terbuka, tetapi Digne punya keuntungan sebagai bek kiri natural dengan pengalaman internasional yang besar.

Gelandang Bertahan Aurélien Tchouaméni. Motor utama permainan Prancis. Ia menjadi penghubung penting antara lini belakang dan serangan. Gelandang Bertahan Adrien Rabiot, Deschamps selalu mempercayainya di laga besar karena kemampuan menjaga keseimbangan tim.

Sayap Kanan Ousmane Dembélé. Musim luar biasa bersama PSG membuat posisinya nyaris tak tersentuh. Kreativitas dan kecepatan Dembélé akan jadi senjata utama Prancis. Gelandang Serang Michael Olise, Walau sering bermain melebar di level klub, Olise diprediksi mengisi peran sentral untuk memberi suplai bola ke lini depan.

Sayap Kiri Désiré Doué. Nama muda yang sedang naik daun. Keberaniannya dalam duel satu lawan satu memberi dimensi berbeda untuk serangan Prancis. Penyerang Kylian Mbappé. Kapten sekaligus ikon utama Les Bleus. Meski sempat mengalami masalah hamstring, Mbappé diperkirakan akan berada dalam kondisi terbaik saat turnamen dimulai.

Yang membuat Prancis begitu menakutkan bukan cuma starting XI mereka, tetapi kualitas pemain cadangan yang hampir setara dengan starter.  Nama-nama seperti Marcus Thuram, Bradley Barcola, Warren Zaïre-Emery, Rayan Cherki, hingga Jean-Philippe Mateta bisa mengubah jalannya pertandingan kapan saja. 

Jika Deschamps mampu menemukan keseimbangan antara pragmatisme dan kreativitas, Prancis punya peluang besar untuk kembali mengangkat trofi Piala Dunia pada 2026.(jpg)

 

Editor : Arif Oktafian
#piala dunia2026 #kylian mbappe #timnas prancis