Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hadapi Petenis Rusia Mirra Andreeva di Semifinal French Open, Marta Kostyuk Sampaikan Hal Ini

Edwar Yaman • Rabu, 3 Juni 2026 | 09:00 WIB
Marta Kostyuk akan memainkan semifinal besar pertamanya di French Open setelah mengalahkan sesama pemain Ukraina Elina Svitolina pada hari Selasa. (Franco Arland/Getty Images)
Marta Kostyuk akan memainkan semifinal besar pertamanya di French Open setelah mengalahkan sesama pemain Ukraina Elina Svitolina pada hari Selasa. (Franco Arland/Getty Images)

PARIS (RIAUPOS.CO) -- Marta Kostyuk, pemain terbaik di lapangan tanah liat musim ini dan pendukung vokal Ukraina di tengah perang dengan Rusia, akan memainkan semifinal besar pertamanya di French Open melawan seorang pemain Rusia.

Kostyuk memenangkan perempatfinal yang sengit antara sesama pemain Ukraina melawan Elina Svitolina 6-3, 2-6, 6-2 pada hari Selasa (2/6/2026) waktu setempat). Itu membuat Kostyuk berhadapan dengan remaja Rusia, Mirra Andreeva, yang mengalahkan veteran Rumania Sorana Cirstea 6-0, 6-3.

Kostyuk unggul 2-0 atas Andreeva dalam tur tersebut; kemenangan kedua di final Madrid sebulan yang lalu. Kostyuk tidak berjabat tangan di net, mengikuti protokol bagi warga Ukraina dengan lawan dari Rusia dan sekutunya Belarus sejak perang dimulai empat tahun lalu.

Baca Juga: Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Penggantinya Nanik S Deyang Jadi Sorotan Netizen karena Hal Ini

"Kami kembali mengalami malam yang sangat sulit di Ukraina, terutama di Kyiv, begitu banyak orang tewas," kata Kostyuk.

"Saya ingin mempersembahkan kemenangan ini kepada rakyat Ukraina dan ketahanan mereka. [Kejayaan bagi Ukraina!]"

Rusia meluncurkan ratusan drone dan puluhan rudal terhadap Kyiv dan kota-kota Ukraina lainnya semalam, menewaskan sedikitnya 18 warga sipil dan melukai lebih dari 100 lainnya, kata pihak berwenang pada hari Selasa.

"Saya mengetahuinya pagi-pagi sekali. Saya punya beberapa teman yang memberi tahu saya tentang hal itu, yang ada di sana," kata Svitolina.

Baca Juga: Bupati Anton Tak Tolerir ASN Rohul Absen Upacara Hari Lahir Pancasila, 696 Pegawai Disanksi Pengurangan TPP

"Sangat sedih bahwa kita semua harus benar-benar menanggung beban dan rasa sakit ini setiap hari, dan momen-momen menakutkan karena tidak tahu apa yang akan terjadi esok hari."

Svitolina akan meninggalkan Roland Garros untuk merawat putrinya yang ia miliki bersama suaminya, pemain tenis Prancis Gael Monfils, tetapi ia akan mendukung Kostyuk dari jauh.

"Saya akan menonton pertandingan dan pasti akan mendukungnya, semoga dia bisa mendapatkan gelar juara," kata Svitolina.

"Ini akan menjadi hal yang besar bagi Ukraina."

Unggulan ke-7 Svitolina memulai pertandingan dengan lambat tetapi kemudian berhasil menyesuaikan diri, menandingi kekuatan pukulan Kostyuk yang unggulan ke-15 dari garis belakang. Kostyuk lebih unggul pada poin-poin penting di set penentu dan meningkatkan rekor impresifnya di lapangan tanah liat pada tahun 2026 menjadi 17-0.

Ia adalah wanita Ukraina pertama yang mencapai semifinal di Roland Garros di era profesional (sejak 1968). Svitolina telah mencapai semifinal di tiga Grand Slam lainnya tetapi gagal untuk keenam kalinya memenangkan perempatfinal French Open.

Andreeva akan tampil di semifinal French Open keduanya, dua tahun setelah yang pertama. Ia ditanya tentang tantangan bermain melawan pemain Ukraina di masa perang.

Baca Juga: Prof Saldi Isra Paparkan Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan di Pemilu 2029, IKA FH Unand Gelar Seminar Dinamika Negara Hukum Kontemporer

"Yah, bagi saya tidak masalah siapa lawan saya," kata Andreeva.

"Saya benar-benar berusaha bermain melawan bola yang datang ke arah saya. Biasanya tidak masalah bagi saya siapa lawan saya, jadi saya mencoba untuk benar-benar fokus pada permainan dan pada rencana permainan yang harus saya gunakan di lapangan."

Setelah seminggu cuaca panas, hujan turun di Paris dan pertandingan dimulai di bawah atap tertutup Lapangan Philippe-Chatrier. Bertanding di perempatfinal untuk pertama kalinya dalam 17 tahun, Cirstea kesulitan menemukan ritmenya melawan lawannya yang berusia 19 tahun.

Pemain veteran berusia 36 tahun itu, yang memainkan musim terakhir kariernya, langsung kehilangan servisnya. Dia tidak mempertahankan servis atau memenangkan satu game pun hingga game pertama set kedua. Pukulan-pukulan Andreeva yang dalam dan akurat serta serangannya ke net berdampak buruk pada Cirstea yang diunggulkan di posisi ke-18, yang upayanya untuk bangkit kembali hanya berlangsung singkat.

"Saya merasa ini adalah salah satu pertandingan terbaik saya sejauh ini di turnamen ini," kata Andreeva.

"Sangat senang bisa kembali ke semifinal."***

Editor : Edwar Yaman
#Mirra Andreeva #rusia #Marta Kostyuk #french open #ukraina