Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Ujian Perdana Maplepress 

Tim Redaksi • Jumat, 12 Juni 2026 | 10:16 WIB
KANADA V BOSNIA line up. (JPG)
KANADA V BOSNIA line up. (JPG)

 

TORONTO (RIAUPOS.CO) – Sejak ditangani Jesse Marsch dua tahun terakhir, Kanada bermain dengan pressing tinggi, transisi cepat, dan intensitas tanpa henti. Awalnya, gaya main itu dikenal sebagai sepakbola Red Bull mengingat Marsch pernah menimba ilmu di New York Red Bulls dan Red Bull Salzburg. Belakangan, dengan menggunakan formasi 4-4-2, sistem tersebut dikenal sebagai ”Maplepress”.

Maplepress-lah yang membawa Kanada melaju ke semifinal Copa America 2024. Bersama Marsch, Kanada mencapai peringkat ke-26 FIFA per September tahun lalu, catatan terbaik sepanjang sejarah timnas berjuluk Les Rouges atau Si Merah tersebut. 

Di Piala Dunia 2026, Maplepress menjalani ujian perdana saat melawan Bosnia-Herzegovina di BMO Field, Toronto, dini hari nanti (siaran langsung TVRI Nasional/TVRI Sport pukul 02.00 WIB). ”Tentu saja, laga di Piala Dunia berbeda dengan laga-laga yang kami jalani dalam dua tahun terakhir (Piala Emas CONCACAF dan uji coba internasional, red). Akan tetapi, kami selalu optimistis,” kata Jonathan David, striker Kanada yang memperkuat Juventus, seperti dilansir dari ESPN.

Baca Juga: Laga Pembuka Piala Dunia 2026: Meksiko Tampil Agresif Libas Afrika Selatan 2-0, Tiga Kartu Merah Selama Permainan  

Cedera Bertubi-tubi

Kapten sekaligus bintang utama Kanada saat ini, Alphonso Davies, dipastikan absen lawan Bosnia. Davies belum pulih dari cedera hamstring yang dialaminya saat Bayern Munchen berlaga di semifinal Liga Champions bulan lalu. 

Selain Davies, bek tengah Moise Bombito juga dicoret setelah hanya bertahan 30 menit dalam dua laga uji coba. Dia dinilai belum benar-benar pulih dari cedera patah kaki. Selain itu, gelandang Marcelo Flores, yang baru berpindah kewarganegaraan dari Meksiko ke Kanada awal tahun ini ikut dicoret hanya beberapa hari sebelum Piala Dunia akibat cedera ACL. 

Marsch mengakui kondisi skuadnya tidak ideal. Tetapi, dia tetap optimistis. ”Apakah semua pemain akan dalam kondisi 100 persen untuk pertandingan melawan Bosnia? Tidak, itu tidak akan terjadi,” kata Marsch dikutip dari Sportsnet. ”Tetapi kami akan memiliki tim inti yang sangat kuat yang siap untuk pertandingan itu dan kami percaya kami bisa menjadi lebih kuat seiring berjalannya turnamen,” imbuhnya.

Baca Juga: PSSI Pekanbaru Kembali Agendakan Lisensi D, Peserta Hampir Penuhi Kuota

Rumah bagi Tim Tamu

Ujian bagi Kanada tidak hanya berhenti soal skema main dan cedera. Meski berstatus tuan rumah, laga dini hari nanti berpotensi jadi kandang bagi Bosnia. Sebab, Toronto diketahui adalah kota dengan komunitas diaspora Bosnia terbesar di Kanada.

Laporan dari CBC Canada memperkirakan akan ada sedikitnya 25 ribu warga Bosnia dan diasporanya yang memenuhi wilayah Greater Toronto Area. Mereka datang dari seluruh Amerika Utara, Eropa, bahkan Australia.

”Menyenangkan melihat begitu banyak pendukung di sini. Mereka datang dari seluruh penjuru dunia dan kami tahu ada begitu banyak orang Bosnia di Amerika Serikat dan Kanada. Rasanya seperti di rumah sendiri,” tutur kiper Bosnia Nikola Vasilj.(ka/dns/jpg)

Editor : Arif Oktafian
#kanada #bosnia herzegovina #piala dunia 2026