Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Iran Siapkan Gugatan Resmi ke FIFA

Gema Setara • Senin, 22 Juni 2026 | 11:34 WIB
 Pemain Iran saat melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Selandia Baru dalam babak penyisihan Grup G Piala Dunia 2026, Selasa (16/6/2026).  (Instagram @iran_football_federation)
Pemain Iran saat melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Selandia Baru dalam babak penyisihan Grup G Piala Dunia 2026, Selasa (16/6/2026). (Instagram @iran_football_federation)

 MEKSIKO (RIAUPOS.CO) - Iran berencana mengajukan protes resmi kepada FIFA setelah merasa mendapatkan perlakuan yang tidak adil selama keikutsertaan mereka di Piala Dunia 2026.  Keluhan tersebut disampaikan Federasi Sepak Bola Iran (FIFRI) yang menilai sejumlah kebijakan yang diterapkan terhadap tim nasional mereka berbeda dibandingkan negara peserta lainnya.

Menurut laporan media olahraga Prancis, L’Équipe, pihak federasi Iran menyoroti beberapa kendala yang mereka hadapi sejak turnamen berlangsung. Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah persoalan visa yang disebut berdampak langsung terhadap persiapan tim.

FIFRI mengklaim bahwa sejumlah pemain dan anggota rombongan mengalami kesulitan mendapatkan izin masuk, bahkan ada yang visanya ditolak.

Baca Juga: Promosi dan Degradasi Dimainkan di Venue Netral

Situasi tersebut dinilai mengganggu proses persiapan tim menjelang pertandingan penting di ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.  Tidak hanya itu, Iran juga mengaku mendapatkan pemba­tasan perjalanan yang tidak dialami peserta lain.

Mereka disebut hanya diizinkan tiba di lokasi pertandingan satu hari sebelum laga berlangsung. Kondisi tersebut membuat waktu adaptasi tim menjadi sangat terbatas, baik dari sisi pemulihan fisik maupun penyesuaian dengan lingkungan pertandingan.

Keluhan lain yang disampaikan federasi adalah kewajiban bagi tim untuk segera kembali ke Meksiko sesaat setelah pertandingan selesai dimainkan.

Baca Juga: Bahaya Kekaguman kepada “Manusia Super”

Menurut FIFRI, aturan tersebut menambah beban perjalanan yang berpotensi memengaruhi kondisi para pemain selama turnamen.

Federasi Iran menilai kebijakan-kebijakan tersebut menciptakan situasi yang tidak setara dengan negara peserta lainnya.

Mereka merasa tim nasional Iran diperlakukan berbeda dan tidak memperoleh fasilitas serta keleluasaan yang sama sebagaimana tim lain yang berkompetisi di Piala Dunia 2026.

Dalam pernyataannya, FIFRI menegaskan akan membawa persoalan ini secara resmi kepada FIFA.

Langkah tersebut dilakukan agar federasi sepak bola dunia dapat memberikan penjelasan sekaligus mengevaluasi kebijakan yang diterapkan selama turnamen berlangsung.

Hingga saat ini, FIFA belum memberikan tanggapan resmi terkait rencana protes yang akan diajukan oleh Iran.

Namun isu tersebut mulai menjadi perhatian publik sepak bola internasional karena menyangkut prinsip kesetaraan dan perlakuan yang sama bagi seluruh peserta kompetisi.

Apabila protes tersebut benar-benar diajukan dan ditindaklanjuti, kasus ini berpotensi menjadi salah satu pembahasan penting dalam evaluasi penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Iran berharap FIFA dapat memastikan bahwa seluruh negara peserta memperoleh kesempatan dan perlakuan yang setara dalam setiap edisi turnamen di masa mendatang.(gem)

Laporan JPG, Meksiko

 

Editor : Arif Oktafian
#gugatan fifa #iran #fifa batalkan drawing