Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

PSPS Rombak 50 Persen Skuad dan Tim Pelatih, Bidik Promosi ke Liga 1, Plt Gubri: Mari Bekerja Sama untuk Kemajuan PSPS

Dofi Iskandar • Selasa, 7 Juli 2026 | 17:18 WIB
Owner PSPS Pekanbaru, I Gede Widiade saat audiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto di Kantor Gubernur Riau, Senin (6/7/2026) kemarin. (Istimewa)
Owner PSPS Pekanbaru, I Gede Widiade saat audiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto di Kantor Gubernur Riau, Senin (6/7/2026) kemarin. (Istimewa)

PEKANBARU (RIAU POS.CO) - PSPS Pekanbaru melakukan perombakan besar-besaran dalam menyambut kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2026/2027. Manajemen memutuskan mengganti sekitar 50 persen komposisi pemain sekaligus merombak jajaran pelatih sebagai bagian dari strategi membangun tim yang lebih kompetitif demi mewujudkan target promosi ke Liga 1.

Owner PSPS Pekanbaru, I Gede Widiade mengatakan keputusan tersebut diambil setelah manajemen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim pada musim lalu. Hasil evaluasi menjadi dasar untuk menghadirkan kekuatan baru agar Askar Bertuah mampu bersaing di papan atas Liga 2.

"Untuk menghadapi musim baru ini akan ada banyak perubahan. Bisa dibilang 50 persen adalah pemain baru dan pelatih baru juga kami datangkan," ujar I Gede usai menghadiri audiensi bersama Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto di Kantor Gubernur Riau, Senin (6/7/2026).

 Baca Juga: Muliardi Imbau ASN Kemenag Jadi Pelopor Gerakan Verifikasi Arah Kiblat

Menurut Gede, perombakan tidak hanya menyentuh komposisi pemain lokal, tetapi juga diperkuat dengan hadirnya pemain asing baru yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan tim sepanjang kompetisi.

Ia menyebut, kehadiran wajah-wajah baru tersebut menjadi kejutan yang telah dipersiapkan manajemen untuk menyongsong musim kompetisi mendatang.

"Semuanya menjadi kejutan untuk musim 2026-2027. Kami mendatangkan para pemain baru, termasuk ada dua orang pemain asing baru," katanya.

Tak hanya sektor pemain, PSPS juga melakukan perubahan signifikan pada struktur kepelatihan. Hampir seluruh jajaran pelatih diganti, termasuk posisi pelatih kepala. Hanya posisi asisten pelatih yang tetap dipertahankan sebagai upaya menjaga kesinambungan program latihan yang telah berjalan.

 Baca Juga: Indra Warman Nahkodai NPC Riau 2026-2031, Siapkan Pembinaan Atlet Menuju Peparnas 2028

"Satu-satunya yang tidak diganti hanya posisi asisten pelatih. Selain itu, semuanya, mulai dari pemain hingga posisi head coach kami ganti dengan yang baru," jelasnya.

Gede menegaskan seluruh keputusan tersebut telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang. Menurutnya, perubahan menjadi langkah penting agar PSPS memiliki daya saing lebih baik menghadapi ketatnya persaingan Liga 2.

Dengan kombinasi pemain baru, pelatih baru, serta strategi yang telah disusun, manajemen optimistis PSPS mampu tampil lebih konsisten sepanjang musim dan bersaing memperebutkan tiket promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

 Baca Juga: Bupati Kampar Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, DPRD Siap Lakukan Pembahasan

Saat ini, fokus utama tim adalah mematangkan persiapan menjelang bergulirnya Liga 2 musim 2026/2027. Program latihan, pembentukan chemistry antarpemain, hingga penyempurnaan strategi menjadi prioritas agar tim mampu tampil maksimal sejak pertandingan perdana.

Gede juga mengajak seluruh masyarakat Riau untuk terus memberikan dukungan kepada tim kebanggaan Bumi Lancang Kuning tersebut. 

Menurutnya, dukungan suporter akan menjadi energi tambahan bagi para pemain dalam menjalani kompetisi yang dipastikan berlangsung ketat.

"Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat agar PSPS Pekanbaru, in sya Allah, dapat melangkah dan promosi ke Liga 1 pada musim depan," tutupnya.

Baca Juga: Belgia Hancurkan Mimpi Tuan Rumah AS di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Riau menyatakan komitmennya untuk terus mendukung perkembangan PSPS Pekanbaru. Dukungan tersebut disampaikan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto saat menerima audiensi manajemen PSPS di Kantor Gubernur Riau.

SF Hariyanto menegaskan Pemprov Riau membuka ruang kerja sama, termasuk dalam pemanfaatan Stadion Kaharuddin Nasution sebagai markas PSPS, selama pengelolaannya dilakukan secara bertanggung jawab.

"Ya saya tentu mendukung lah bagaimana kita bekerja sama untuk kemajuan PSPS ini. Silakan pakai stadion itu, tapi ingat harus memperhatikan perawatannya," ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga fasilitas penunjang stadion agar tetap bersih dan nyaman bagi masyarakat maupun suporter yang datang menyaksikan pertandingan.

Menurutnya, pengelolaan stadion tidak hanya sebatas lapangan pertandingan, tetapi juga mencakup fasilitas umum yang menjadi kebutuhan penonton.

"Saya waktu nonton di stadion kasihan melihat kondisi musala. Kalau bisa ini menjadi catatan untuk pengelola supaya bisa dirawat. Kalau itu bersih, masyarakat pasti nyaman," pesannya.

 Baca Juga: Kecelakaan di Tol Permai: Bus Tabrak Truk Tronton, Dua Orang Meninggal, 18 Luka-Luka

Dukungan pemerintah daerah tersebut diharapkan semakin memperkuat langkah PSPS dalam mempersiapkan diri menghadapi Liga 2 musim 2026/2027. Dengan dukungan manajemen, pemerintah, dan masyarakat Riau, PSPS optimistis mampu kembali bersaing di papan atas dan merealisasikan ambisi promosi ke Liga 1.(dof)

Editor : Edwar Yaman
#PSPS #plt gubri #promosi #liga 1