VANCOUVER (RIAUPOS.CO) - Swiss mengalahkan Kolombia 4-3 dalam adu penalti di Vancouver, Kanada, Rabu (8/7/2026) pagi WIB untuk mencapai perempatfinal Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1954. Kedua tim bermain imbang 0-0 setelah perpanjangan waktu.
Kolombia tersandung ketika tendangan penalti Davinson Sánchez membentur mistar gawang dan upaya Cucho Hernández diselamatkan oleh kiper Gregor Kobel, sebelum Rubén Vargas mencetak gol untuk memastikan tempat di perempatfinal melawan juara bertahan Argentina.
Ini adalah pertama kalinya Swiss memenangkan beberapa pertandingan babak gugur di Piala Dunia yang sama, dan pertama kalinya mereka berada di babak delapan besar sejak mereka menjadi tuan rumah turnamen 72 tahun yang lalu.
Baca Juga: Messi Selamatkan Argentina dalam Kebangkitan Bersejarah Piala Dunia Melawan Mesir
Kolombia berupaya melaju ke perempatfinal untuk kedua kalinya dan pertama sejak 2014 ketika mereka kalah dari tuan rumah Brasil. Mereka kini telah tersingkir melalui adu penalti dalam dua penampilan Piala Dunia terakhir mereka, setelah kalah dari Inggris di babak 16 besar pada tahun 2018. Mereka gagal lolos ke turnamen terakhir di Qatar empat tahun lalu.
Kolombia dua kali hampir memenangkan pertandingan di babak perpanjangan waktu. Jhon Lucumí mengirimkan sundulan yang membentur mistar gawang sebelum Jáminton Campaz menembak melewati mistar gawang hanya dengan kiper yang harus dikalahkan setelah kesalahan pertahanan dari Granit Xhaka.
Swiss kehilangan bintang yang bersinar di Piala Dunia, Johan Manzambi, karena cedera yang diderita saat latihan pada hari Senin. Gelandang berusia 20 tahun itu mencetak tiga gol dan memberikan dua assist dalam empat pertandingan pertama Swiss di Piala Dunia.
Vargas, yang telah mencetak dua gol di Piala Dunia, juga meninggalkan latihan lebih awal pada hari Senin tetapi tersedia dari bangku cadangan dan masuk pada waktu tambahan di akhir waktu normal sebelum mencetak penalti penentu kemenangan.
Baca Juga: Pengecoran Jalan Berlanjut, Lalu Lintas Perbatasan Riau–Sumbar Masih Diatur Buka Tutup
Swiss mencapai babak 16 besar di tiga Piala Dunia terakhir tetapi gagal melaju dengan jumlah tim yang lebih sedikit, yaitu 32 tim. Argentina kini menunggu di Kansas City, Missouri, pada hari Sabtu setelah juara bertahan itu bangkit untuk mengalahkan Mesir 3-2 lewat come back dramatis.
Presiden FIFA Gianni Infantino termasuk di antara mereka yang hadir di BC Place, di mana penonton yang memadati stadion sebagian besar mengenakan pakaian kuning untuk mendukung Kolombia. Pertandingan tersebut berlangsung ketat antara dua tim dengan gaya yang kontras, Swiss dengan pendekatan yang lebih terorganisir dan Kolombia yang lebih berorientasi menyerang. Swiss unggul tipis dalam penguasaan bola.
Baca Juga: Perbaikan Drainase di Jalan Sekolah Dimulai, Pengendara Diminta Lewat Jalur Alternatif
Selain Manzambi, Swiss juga tanpa Luca Jaquez dan gelandang Michel Aebischer. Kolombia kehilangan penyerang Jhon Córdoba, yang cedera saat tim menang di babak 32 besar melawan Ghana.
Gustavo Puerta memiliki peluang bagus pertama untuk Kolombia dengan tembakan jarak jauh pada menit ke-21 yang berhasil ditepis oleh Kobel. Swiss mendapatkan salah satu peluang terbaik mereka pada menit ke-30 melalui tendangan keras Fabian Reider ke arah Camilo Vargas, yang berhasil menepis bola. Beberapa menit kemudian, Vargas menggagalkan upaya lain dari Dan Ndoye.
Swiss mendapat tendangan bebas pada menit ke-52, tetapi upaya Reider melengkung melewati tembok pertahanan dan masuk ke jala samping gawang.***
Editor : Edwar Yaman