Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Tak Terima Breel Embolo Diganjar Kartu Merah

Tim Redaksi • Senin, 13 Juli 2026 | 10:56 WIB
Wasit Joao Pinheiro mengeluarkan kartu merah kepada pemain Swiss Breel Embolo  dalam pertan­dingan perempat final Piala Dunia FIFA 2026  melawan Argentina di Stadion Kansas City, Ahad (12/7/2026). (afp)
Wasit Joao Pinheiro mengeluarkan kartu merah kepada pemain Swiss Breel Embolo dalam pertan­dingan perempat final Piala Dunia FIFA 2026 melawan Argentina di Stadion Kansas City, Ahad (12/7/2026). (afp)

 

KANSAS CITY (RIAUPOS.CO) - Pelatih Timnas Swiss Murat Yakin, angkat bicara soal kartu me­rah kontroversial yang dijatuhkan kepada Breel Embolo saat menghadapi Argentina di babak perempat final Piala Dunia 2026. Dia mengatakan insiden tersebut membuat hancur permainan Nati julukan Timnas Swiss. 

Swiss menelan kekalahan dari Argentina di Stadion Arrowhead, Kansas City, Amerika Serikat, Ahad (12/7) pagi WIB. Skuad Nati bisa dikatakan menelan keka­lahan yang cukup dramatis dari La Albiceleste, karena bermain hingga babak tambahan waktu di piala dunia. 

Swiss sempat tertinggal lewat gol Alexis Mac Alliste (10’), sebelum akhir­nya berhasil disamakan Dan Ndoye (67’). Tak lama setelah gol tersebut, skuad Nati mendapat petaka karena Embolo diganjar kartu kuning kedua setelah dinilai melakukan diving. 

Baca Juga: Pastikan Bola Tak Sentuh Kabel Kamera

Semua bermula ketika Embolo terjatuh usai duel dengan Leandro Paredes. Wasit kemudian mengganjar Paredes dengan kartu ku­ning. Namun tak lama kemudian, permainan dihentikan karena adanya intervensi dari wasit VAR. 

Wasit VAR menilai ka­lau Paredes tidak melakukan pelanggaran terhadap Embolo. Justru, penyerang anyar Swiss itu terlihat mela­kukan diving. Benar saja, ketika ditinjau lewat moni­tor, wasit yang memimpin pertandingan membatalkan kartu kuning Paredes, dan mengganjar Embolo dengan kartu kuning kedua setelah di babak pertama sudah kena kartu kuning. 

Sebagai pelatih, Ya­kin sangat kecewa dengan keputusan wasit terhadap Embolo. Dia bahkan tidak bisa menerima keputusan yang diberikan kepada anak asuhnya itu. 

Baca Juga: Aroma Perang Malvinas Bayangi Duel Panas Argentina vs Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026

“Kami dihukum karena sebuah aturan yang menurut saya sama sekali tidak bisa diterima,” kata Yakin, dipetik dari Reuters, Ahad (12/7).

“Saya tidak memahaminya, dan ini sangat menyakitkan. Aturan itu menghancurkan pertandingan kami hari ini. Sayangnya, kami harus menerimanya,” imbuh dia.

Keluarnya Embolo harus dibayar oleh Swiss. Meski berhasil menahan imbang hingga 90 menit, tapi pada akhirnya mereka kebobolan dua gol di babak tambahan waktu lewat Julian Alvarez dan Lautaro Martinez. 

Kendati terpampang nyata melakukan diving yang tak ada gunanya, Yakin sama sekali tidak menyudutkan Embolo. Dia mengungkapkan pemain berusia 29 tahun itu sangat terpukul dan menyesali perbuatannya karena merugikan tim. 

“Saya sama sekali tidak menyalahkannya. Dia adalah pemain yang selalu mengutamakan tim. Saat ini dia sangat terpukul,” terang Yakin.(jpg) 

 

Editor : Arif Oktafian
#Breel Embolo #Murat Yakin #argentina #swiss