Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Juara Liga TOPSkor Riau, SSB PTPN IV Regional III Melaju ke Pentas Nasional

Tim Redaksi • Senin, 13 Juli 2026 | 11:54 WIB
Para pemain SSB PTPN IV Regional III foto bersama usai menjuarai Liga TOPSkor Riau, beberapa waktu lalu.(Humas PTPN IV Regional III untuk riau pos)
Para pemain SSB PTPN IV Regional III foto bersama usai menjuarai Liga TOPSkor Riau, beberapa waktu lalu.(Humas PTPN IV Regional III untuk riau pos)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Atlet pesepakbola belia usia bawah 16 tahun binaan Sekolah Sepak Bola (SSB) PTPN IV Regional III mencatatkan sejarah baru setelah menjuarai Liga TOPSkor series Pekanbaru 2026 sekaligus memastikan diri menjadi wakil Provinsi Riau pada putaran nasional yang akan berlangsung Bogor, akhir Juli mendatang. 

Keberhasilan tersebut diraih usai selama tiga bulan penuh para pesepakbola berjibaku dalam kompetisi yang melibatkan 11 tim pesepakbola terbaik Bumi Lancang Kuning, di Kota Pekanbaru, sejak April 2026 lalu. 

Bahkan, sebelum akhirnya berhasil memuncaki klasmen, SSB PTPN IV Regional III harus mengha­dapi pertandingan akhir yang sarat drama menegangkan. 

Baca Juga: Jayden Berhasil Menembus Karantina PB Djarum 

Selama sepuluh pekan, Benecia FA tak tergoyahkan di puncak klasemen, sementara PTPN IV terus membuntuti di posisi kedua tanpa pernah kehilangan asa. Segalanya ditentukan pada laga terakhir ke­tika kedua tim bertemu dalam duel hidup-mati untuk memperebutkan gelar juara.

Di bawah tekanan harus menang, skuad muda PTPN IV justru tampil penuh percaya diri. Gol M. Hanif Habiburahman dan Rezky Yulandris Simanjuntak membawa PTPN IV menundukkan Benecia FA dengan skor 2-1. Kemenangan itu menjadi titik balik yang mengantarkan PTPN IV mengambil alih puncak klasemen pada saat yang paling menentukan.

PTPN IV mengakhiri kompetisi dengan catatan impresif, yakni mengoleksi 31 poin dari 10 kemenangan dan satu hasil imbang tanpa sekalipun menelan kekalahan. Tim muda di bawah asuhan pelatih kawakan Philep Hansen Maramis tersebut juga membukukan 33 gol dan hanya kebobolan delapan kali, unggul satu poin atas Benecia FA yang sebelumnya memimpin klasemen sepanjang kompetisi.

Baca Juga: Tak Terima Breel Embolo Diganjar Kartu Merah

Ketua SSB PTPN IV Regional III, Juniadi, mengatakan gelar juara tersebut merupakan buah dari proses pembinaan yang dijalankan secara konsisten, mulai dari pembentukan karakter, disiplin latihan, hingga membangun mental bertanding para pemain.

”Ini adalah sejarah bagi SSB PTPN IV Regional III,” kata Juniadi.

Prestasi tersebut juga diikuti dominasi pada penghargaan individu. PTPN IV menyapu bersih empat kategori bergengsi, yakni pemain terbaik yang diraih M. Hanif Habiburahman, pencetak gol terbanyak melalui Nadhif Muzhafaran dengan torehan 11 gol, penjaga gawang terbaik Nabil Fathurrahman, serta pelatih terbaik yang diraih Philep Hansen Maramis.

Baca Juga: Pastikan Bola Tak Sentuh Kabel Kamera

Bagi Philep Hansen Maramis, keberhasilan menjadi juara bukanlah garis akhir, melainkan awal dari tantangan yang lebih besar di tingkat nasional. Karena itu, tim pelatih langsung menyusun program persiapan agar para pemain mampu bersaing dengan wakil-wakil terbaik dari seluruh Indonesia.

Ia menjelaskan, fokus utama dalam beberapa pekan ke depan adalah meningkatkan kondisi fisik pemain agar mampu menjaga intensitas permainan selama 90 menit, sekaligus memperkuat aspek taktikal melalui penyempurnaan organisasi permainan dan transisi antarlini.

Selain itu, pembinaan mental juga menjadi perhatian khusus. Menurut Philep, atmosfer kompetisi nasional akan jauh berbeda sehingga para pemain harus siap menghadapi tekanan, menjaga konsentrasi, serta memiliki kepercayaan diri yang tinggi tanpa kehilangan kerendahan hati.

Baca Juga: Aroma Perang Malvinas Bayangi Duel Panas Argentina vs Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026

”Kami ingin anak-anak datang ke putaran nasional sebagai tim yang siap bersaing. Persiapan fisik akan kami tingkatkan, begitu juga mental bertanding mereka. Kami ingin para pemain tetap tenang dalam tekanan, percaya pada kemampuan sendiri, dan menikmati setiap pertandingan. Jika fisik, mental, dan kerja sama tim terjaga, kami optimistis mampu memberikan penampilan terbaik,” ujar Philep yang pernah mengampu klub elit nasional PSPS Pekanbaru dan PSMS Medan tersebut.

Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan SSB PTPN IV tidak hanya menjadi kebanggaan perusahaan, tetapi juga membawa nama baik Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau ke tingkat nasional.

”Selamat kepada seluruh pemain, pelatih, ofisial, dan orang tua atas pencapaian yang luar biasa ini. Kalian telah membuktikan bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan. Kini, tantangan berikutnya adalah membawa nama Riau bersaing dengan tim-tim terbaik dari seluruh Indonesia,” jelas pria berkacamata tersebut.

Ia menegaskan manajemen akan terus mendukung pembinaan olahraga usia dini sebagai bagian dari komitmen mencetak generasi muda yang sehat, disiplin, berka­rakter, dan berprestasi.(ifr)

 

Editor : Arif Oktafian
#ssb ptpn iv regional iii #liga topskor riau 2026 #sepak bola usia dini