PEKANBARU (RIAU POS.CO) - Partai semifinal Sansani Agustusan Turnamen Badminton berlangsung sengit di GOR Axcon, Pekanbaru, Ahad (23/8/2026) malam.
Dua pasangan terbaik dari empat besar akhirnya memastikan tiket ke partai final setelah melalui pertandingan ketat hingga angka akhir.
Pada semifinal pertama, pasangan Thoha/Fayyad dari Klub Madrasah Olahraga berhadapan dengan Janu/Andi Fitra dari Simpatig. Pertandingan berlangsung ketat sejak awal hingga kedua pasangan harus saling mengejar angka.
Baca Juga: Kejuaraan Balap Motoprix Piala Wali Kota Pekanbaru Sukses Digelar, Berikut Daftar Para Juaranya
Pasangan Janu/Andi Fitra akhirnya berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 42-40. Hasil tersebut sekaligus mengantarkan pasangan dari Simpatig melaju ke partai final.
Penanggung Jawab Pertandingan/Referee Sansani Agustusan Turnamen Badminton, Zelfriyandi, mengatakan pertandingan semifinal pertama berlangsung sengit karena kedua pasangan sama-sama tampil maksimal.
"Janu/Andi Fitra dari Simpatig berhasil melaju ke final setelah mengalahkan Thoha/Fayyad dari Madrasah Olahraga dengan skor 42-40," ujar Zelfriyandi.
Baca Juga: Tiga Lahan Terbakar di Kampar, Keterbatasan Sumber Air Hambat Pemadaman
Persaingan ketat kembali terjadi pada semifinal kedua. Pasangan Bayu/Habib yang memperkuat RBC harus berhadapan dengan Zaki/Reza dari Mayatama. Kedua pasangan tampil agresif dan saling memberikan tekanan sepanjang pertandingan.
Zaki/Reza akhirnya keluar sebagai pemenang setelah menundukkan Bayu/Habib dengan skor 42-39. Kemenangan tersebut membuat pasangan Mayatama menyusul Janu/Andi Fitra ke babak final.
Dengan hasil semifinal tersebut, partai puncak Sansani Agustusan Turnamen Badminton mempertemukan Janu/Andi Fitra dari Simpatig melawan Zaki/Reza dari Mayatama.
Baca Juga: Jalur Alam Cahayo Juara Pacu Jalur Tradisional Kuansing 2026, Copot Gelar Bintang Emas Cahaya Intan
Pertandingan final dipastikan menjadi penutup yang menarik setelah kedua pasangan menunjukkan performa terbaik sepanjang turnamen.
Zelfriyandi mengatakan, persaingan sejak babak awal hingga semifinal menunjukkan kualitas peserta yang cukup merata. Pasangan yang tampil di turnamen tersebut berasal dari berbagai klub bulu tangkis di Riau.
"Pertandingan berlangsung menarik karena mempertemukan pasangan-pasangan dari berbagai klub bulu tangkis di Riau. Sejak laga dimulai, masing-masing pasangan tampil maksimal untuk mengamankan kemenangan sekaligus menjaga peluang meraih gelar juara," katanya.
Baca Juga: Sansani Agustusan Masuki Babak Delapan Besar, Malam Ini Semifinal dan Final
Menurut dia, format pertandingan yang berlangsung beruntun juga membuat pemain harus mampu menjaga stamina dan konsistensi permainan. Kondisi tersebut semakin terasa ketika pertandingan memasuki fase semifinal, saat setiap kesalahan dapat menentukan hasil akhir pertandingan.
Sansani Agustusan Turnamen Badminton digelar selama tiga hari, 21-23 Agustus 2026, di GOR Axcon, Pekanbaru. Turnamen tersebut diikuti 30 pasangan untuk kategori ganda putra dewasa open se-Riau dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Owner pertandingan, Habibullah Azuhri, SE, M.Ak, yang juga bakal calon Ketua PBSI Kota Pekanbaru periode 2027-2031, mengatakan turnamen tersebut tidak semata-mata mengejar prestasi. Menurutnya, kegiatan itu juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarpemain dan klub bulu tangkis di Riau.
Baca Juga: Motoprix Piala Wali Kota Pekanbaru Sukses Digelar, Galang Rp120 Juta untuk Korban Bencana NTT
"Pelaksanaan turnamen ini selama tiga hari, mulai 21 sampai 23 Agustus. Kita laksanakan untuk kebersamaan dan silaturahmi sesama pemain badminton, khususnya untuk level dewasa open," katanya.
Habibullah menyebutkan, turnamen kategori ganda putra dewasa open se-Riau masih relatif jarang digelar. Karena itu, PB Sansani berinisiatif menghadirkan kompetisi yang dapat mempertemukan pemain dari berbagai klub di Riau.
"Dalam tahun ini sepertinya belum ada yang open di Riau. Makanya kita laksanakan. Ini menjadi wadah untuk mempertemukan para pemain antar-klub se-Riau. Untuk kategori ganda putra dewasa ada 30 pasang," ujarnya.
Baca Juga: Kabut Asap Tipis Selimuti Bagansiapiapi, BPBD Rohil Sebut Asap Kiriman
Ia menambahkan, Sansani Agustusan menjadi langkah awal PB Sansani untuk menghadirkan kompetisi dengan cakupan peserta yang lebih luas. Ke depan, pihaknya berencana kembali menggelar turnamen open dengan kategori yang lebih beragam.
"Ini awal dulu. Nanti akhir tahun kita buat lagi yang open, dari anak-anak sampai veteran. Saat ini masih untuk kategori ganda putra dewasa dulu,"jelasnya.
Selain memperebutkan gelar juara, panitia juga menyiapkan hadiah menarik bagi pasangan terbaik. Juara pertama mendapatkan uang pembinaan Rp8 juta, trofi dan medali. Juara kedua memperoleh uang tunai Rp5 juta dan medali.
Baca Juga: Semarakkan HUT Kemerdekaan ke-81, KOCI Riau Gelar Berbagai Perlombaan
Sementara itu, dua pasangan yang menempati posisi juara tiga bersama masing-masing mendapatkan uang tunai Rp4 juta dan medali. Panitia juga menyediakan sejumlah hadiah tambahan serta doorprize bagi peserta.
Habibullah berharap turnamen tersebut dapat memberikan kontribusi terhadap perkembangan olahraga bulu tangkis di Riau. Menurutnya, kompetisi yang rutin menjadi salah satu faktor penting untuk memberikan ruang kepada pemain dalam mengasah kemampuan dan menambah pengalaman bertanding.
"Harapannya ingin badminton di Riau lebih maju. Jarang turnamen open seperti ini dilaksanakan. Istilahnya, prestasi ada karena kompetisi. Kalau tidak ada turnamen, tidak ada kompetisi,"katanya.
Baca Juga: Tidak Kunjung Padam, Personel Pemadaman Karhutla di Desa Sungai Guntung Hilir Inhu Ditambah
Ia berharap kegiatan serupa dapat semakin sering digelar sehingga ekosistem kompetisi bulu tangkis di Riau terus berkembang. Selain itu, keberadaan turnamen diharapkan mampu memotivasi generasi muda untuk lebih aktif berlatih dan menekuni olahraga bulu tangkis.
"Harapannya kegiatan seperti ini sering dilaksanakan dan menjadi contoh juga untuk anak-anak yang lain agar lebih sering latihan,"pungkasnya.
Editor : M. Erizal