Derby Petenis Wanita Amerika Dimenangkan Coco Gauff, Iva Jovic Tersingkir di Laga Seru US Open 2026

Redaksi • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 16:24 WIB
Kejuaraan Grand Slam US Open 2026 pada babak 16 besar mempertemukan dua petenis muda wanita Amerika Iva Jovic dan Coco Gauff, Senin (7/9/2026) waktu setempat.(IG @WTA)
Kejuaraan Grand Slam US Open 2026 pada babak 16 besar mempertemukan dua petenis muda wanita Amerika Iva Jovic dan Coco Gauff, Senin (7/9/2026) waktu setempat.(IG @WTA)

NEW YORK (RIAUPOS.CO) - Iva Jovic yang berhasil mengentikan langkah sahabatnya Alex Eala pada babak penyisihan, gagal melanjutkan tren positif kemenangan pada ajang Grand Slam, US Open 2026 kali ini. Bertemu sesama petenis wanita Amerika, Iva Jovic harus mengakui keunggulan Coco Gauff.

Juara New York 2023 itu mengalahkan sesama petenis Amerika Iva Jovic 6-1, 6-4 dalam 1 jam 33 menit untuk memperpanjang rentetan kemenangannya di WTA Tour Driven by Mercedes-Benz menjadi 10 pertandingan.

Kini, Coco Gauff melaju ke perempat final Grand Slam ke-12 dalam kariernya. Lebih jauh lagi, dengan kemenangan dua set langsung pada Senin, Gauff kini telah memenangi 20 set beruntun, setelah terakhir kali kehilangan satu set di babak kedua Cincinnati melawan Liudmila Samsonova.

Baca Juga: Diduga ODGJ Bunuh Diri di Kawasan Belakang RS  Kampus Bina Widya Unri

Berikutnya Gauff akan menghadapi Mirra Andreeva, lawan yang belum pernah dikalahkan Gauff dalam 5 pertemuan.

Empat dari lima pertemuan itu terjadi di lapangan tanah liat, sementara satu-satunya laga di lapangan keras terjadi di US Open 2023.

Bagi Gauff, mencapai delapan besar bukanlah hal mengejutkan, dan berbekal pengalamannya, ia akan memperlakukannya sama seperti perempat final lainnya.

Baca Juga: Usai Hentikan Alex Eala di US Open, Petenis Remaja AS Iva Jovic Hadapi Coco Gauff di Babak Keempat

"Saya rasa saya hanya menyambutnya," kata Gauff soal besarnya arti bermain di perempat final Grand Slam dalam wawancara usai pertandingan menghadapi Iva Jovic, dikutip riaupos.jawapos.com, Selasa (8/9/2026) dari situs resmi WTA, wtatennis.com

"Saya tidak tahu harus mengatakannya bagaimana, bagi saya perempat final, rasanya saya sudah di titik di mana terbiasa berada di posisi ini. Saya terus-menerus lolos ke perempat final, jadi momennya tidak terasa sebesar dulu lagi, sambung Coco Gauff.

"Itu bukan berarti saya - saya sangat beruntung bisa bermain, berada di sini di perempat final. Jelas, saya berharap bisa bermain di lebih banyak lagi, jadi ini soal keseimbangan antara menghargai momen. Saya rasa banyak orang pasti ingin mencapai perempat final Grand Slam, tapi di sisi lain saya juga sudah menempatkan diri di posisi ini begitu sering sehingga saya seharusnya sudah terbiasa," bebernya.

 

Pertemuan tunggal mereka sebelumnya terjadi di lapangan tanah liat Italia, di mana Gauff mengalahkan Jovic yang lebih muda 5-7, 7-5, 6-2 di babak 16 besar Roma. Gauff akhirnya melaju ke final Internazional BNL d'Italia, dan kalah dari Elina Svitolina di partai puncak.

Set pertama pada laga seru Senin (7/9/2026) berjalan sangat berbeda dari yang terjadi di Roma, dengan Gauff mengamankannya dalam waktu kurang dari 35 menit.

Meski kebobolan break di gim pertama, Gauff kemudian tancap gas dengan memenangi enam gim berikutnya. Pada satu titik, mulai pertengahan set pertama hingga kedudukan 0-30 di set kedua, Gauff memenangi 25 dari 30 poin melawan Jovic, yang akhirnya membuat set kedua berjalan lebih ketat.

Baca Juga: Tiga Kali Reschedule, Astrid Terpaksa Tempuh Rute Memutar ke Jakarta

Jovic keluar dari Arthur Ashe Stadium dengan sedikit air mata, kecewa dengan penampilannya di mana ia hanya memenangi 45 persen poin pada servisnya.

Ia sempat tertinggal satu break sebelum menyamakan kedudukan 3-3, tapi Gauff mampu melakukan break tepat waktu di kedudukan 5-4 dan berkesempatan menutup pertandingan lewat servisnya.

"Senantiasa bagus ketika kamu bisa bermain tenis terbaik saat poin-poinnya ketat dan saat lawan mampu bangkit," kata Gauff.

Baca Juga: 270 Titik Panas Terdeteksi di Riau, Separuhnya Ada di Inhu

"Jelas, saya ingin unggul satu break dan tetap unggul, tapi itulah tenis. Ini permainan yang saling balas," tutupnya.

Editor : Eka G Putra
iva jovic US Open 2026 grand slam amerika open petenis wanita dunia Coco Gauff