(RIAUPOS.CO) - Alexander Zverev akan bermain untuk gelar Grand Slam keduanya tahun ini. Ini setelah petenis Jerman itu mengalahkan petenis Rusia, Karen Khachanov 6-3, 7-6 (7), 7-6 (6) di semifinal US Open pada hari Jumat waktu AS atau Sabtu (12/9/2026) dini hari WIB.
Zverev akan bermain pada hari Ahad waktu AS melawan unggulan ke-8 Ben Shelton atau unggulan ke-11 Frances Tiafoe, yang bermain pagi ini memperebutkan wakil AS di final. Keduanya pernah menjadi semifinalis di Flushing Meadows, tetapi keduanya belum pernah mencapai final Grand Slam.
Zverev memiliki rekor karir 9-1 melawan Tiafoe dan 5-0 melawan Shelton. AS masih mencari juara Grand Slam putra pertamanya sejak Andy Roddick menang di New York pada tahun 2003.
Baca Juga: RAPBD 2027 Diproyeksikan Rp1,3 Triliun, DPRD Ingatkan Fokus ke Mandatory dan Skala Prioritas
"Semoga saya tidak bisa mewujudkan mimpi Amerika pada hari Ahad," kata Zverev sambil tertawa.
Zverev akhirnya berhasil menembus French Open tahun ini dan kemudian mencapai final Wimbledon, di mana ia kalah dari Jannik Sinner. Petenis Jerman ini memiliki rekor 24-2 dalam pertandingan Grand Slam musim ini.
"Terkadang semuanya berjalan sesuai keinginan Anda dan saya merasa telah mengalami banyak kesulitan di level utama, saya sangat dekat berkali-kali, dan mungkin tahun ini Tuhan telah mengatakan bahwa ini akan menjadi tahun Anda dan nikmati saja waktu di lapangan," kata Zverev.
Ia berusaha menjadi pria keempat di era Open yang memenangkan dua gelar mayor pertamanya di tahun yang sama, bergabung dengan Jimmy Connors (tiga gelar pertama pada tahun 1974), Guillermo Vilas (1977), dan Sinner (2024).
Baca Juga: Kalah 1-2 dari PSIS, Pelatih PSPS Pekanbaru Akhyar Ilyas: Kesalahan Kecil Jadi Bahan Evaluasi
Bagi Zverev, US Open adalah gelar yang masih tak bisa ia percaya telah lepas dari genggamannya pada tahun 2020. Zverev memenangkan dua set pertama melawan Dominic Thiem tetapi kemudian kalah dalam tiebreaker set kelima, menjadikan Thiem pria pertama yang memenangkan gelar US Open setelah kalah di dua set pertama sejak 1949.
Zverev tampil solid setelah unggul dua set kali ini dan telah memenangkan 13 set berturut-turut setelah menjadi unggulan nomor 1 pertama yang memainkan lima set di masing-masing dua putaran pertama turnamen mayor.
Ia meraih kemenangan pertandingan ke-52 di level tur musim ini, yang memimpin tur putra.
Khachanov berusaha mencapai final Grand Slam pertamanya setelah penampilan mengejutkan di New York. Ia tiba dengan rekor kekalahan di musim itu tetapi kemudian mencapai semifinal Grand Slam ketiganya, termasuk semifinal keduanya di US Open.
Baca Juga: PSPS Pekanbaru Gagal Samakan Kedudukan, Skor 2-1 untuk Keunggulan PSIS Semarang
Ia mulai bermain lebih baik setelah kalah di set pertama dan kemudian tertinggal 2-0 di set kedua. Ia akhirnya mematahkan servis Zverev untuk menyamakan kedudukan, dan skor tetap imbang hingga mereka memasuki tiebreaker. Petenis Rusia itu menggagalkan dua poin set pertama Zverev sebelum Zverev menyelesaikannya dengan memenangkan reli 34 pukulan.
Khachanov kemudian unggul 3-0 dan 5-2 di tiebreaker set ketiga sebelum Zverev berjuang kembali.
Waktu Terlama di Lapangan untuk Mencapai Final US Open*
Tahun Pemain Jam-Menit
2022 Carlos Alcaraz 20:20
2026 Alexander Zverev 19:38
1992 Stefan Edberg 19:27
2022 Casper Ruud 18:27
*sejak pertama kali dicatat pada tahun 1991
Editor : Edwar YamanSumber : ESPN