PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - AJANG bergengsi Riau Pos-Honda Student Basketball League (HSBL) 2026 Pekanbaru Series resmi bergulir, Sabtu (12/9/2026). Kompetisi bolabasket antarpelajar tingkat SMP dan SMA tersebut dipusatkan di GOR Tribuana Pekanbaru dan akan berlangsung hingga 19 September 2026.
Pada laga pembuka, tim SMP Stella Gracia langsung menunjukkan performa meyakinkan. Menghadapi SMPN 1 Pekanbaru, Stella Gracia berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 41-21.
Pertandingan berlangsung cukup ketat pada dua kuarter awal. Kedua tim saling berupaya mengambil kendali permainan dan menciptakan peluang untuk mencetak angka. Namun, memasuki kuarter ketiga, Stella Gracia mulai mampu menemukan ritme permainan dan memperlebar keunggulan.
Dominasi tersebut berlanjut pada kuarter keempat. Stella Gracia semakin nyaman mengendalikan pertandingan hingga akhirnya menutup laga dengan kemenangan 41-21 atas SMPN 1 Pekanbaru.
Baca Juga: Opening Riau Pos-HSBL 2026 Pekanbaru Series Meriah
Pelatih SMP Stella Gracia, Coach Yudi, mengaku cukup puas dengan penampilan anak asuhnya. Meski demikian, ia menilai masih banyak hal yang perlu diperbaiki karena perjalanan timnya pada HSBL 2026 masih panjang.
“Pertandingan berjalan seru. Kami beruntung tadi bisa berhasil menang. Kami juga sudah melakukan persiapan sebelumnya,” ujar Yudi.
Menurutnya, permainan kedua tim berlangsung ketat pada kuarter pertama dan kedua. Stella Gracia baru mampu menunjukkan keunggulan yang lebih konsisten pada dua kuarter terakhir.
Baca Juga: Bicara tentang Yan Diomande, Mourinho: Potensi Besar, tapi Masih Banyak yang Harus Dipelajari
“Kuarter pertama dan kedua pertandingan berjalan ketat. Di kuarter ketiga dan keempat kami berhasil unggul. Sejauh ini saya puas, tetapi tidak begitu puas banget karena perjalanan kami di HSBL ini masih panjang,” katanya.
Yudi menegaskan, kemenangan pada laga perdana menjadi modal penting bagi timnya untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Stella Gracia datang dengan target tinggi dan ingin terus menjaga konsistensi permainan hingga akhir kompetisi.
“Target kami juara,” tegasnya.
Sementara itu, kemenangan meyakinkan juga diraih tim putra SMA Witama Pekanbaru. Menghadapi SMAN 10 Pekanbaru, Witama tampil dominan sejak awal pertandingan dan berhasil mengakhiri laga dengan skor telak 85-13.
Perbedaan skor yang cukup jauh menunjukkan dominasi Witama sepanjang pertandingan. Tim besutan Harry Permana tersebut mampu mengontrol jalannya permainan sekaligus memanfaatkan sejumlah peluang untuk terus menambah angka.
Pelatih SMA Witama Pekanbaru, Harry Permana, mengatakan hasil tersebut tidak terlepas dari persiapan panjang yang telah dilakukan timnya. Menurut dia, para pemain menjalani latihan secara rutin sebagai bagian dari persiapan menghadapi HSBL 2026.
“Intinya persiapan sudah setahun. Kami melakukan latihan reguler,” kata Harry.
Ia menilai pertandingan perdana juga menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk melihat kemampuan dan kesiapan para pemain saat tampil dalam kompetisi. Evaluasi dari pertandingan tersebut akan menjadi bahan untuk menghadapi laga-laga berikutnya.
“Target kami juara. Minimal sampai sejauh ini, dari pertandingan tadi kami sudah melihat kemampuan peserta didik,” ujarnya.
Harry berharap para pemain tidak cepat puas dengan kemenangan besar pada laga perdana. Menurutnya, persaingan HSBL 2026 masih panjang sehingga tim harus terus menjaga fokus, disiplin latihan dan meningkatkan permainan pada setiap pertandingan.
HSBL 2026 Pekanbaru Series sendiri diikuti tim-tim pelajar dari berbagai sekolah. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan, pengalaman bertanding serta menjunjung tinggi sportivitas di lapangan basket.(hbk)
Editor : Bayu Saputra